Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA ANTOSIANIN PADA MINUMAN OLAHAN BUNGA TELANG (Clitoria Ternatea L) DENGAN METODE pH DIFFERENSIAL Herlina Herlina; Syauqul Jannah; Elly Mulyani; Meilinda Sembiring
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 2 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i2.5138

Abstract

Bunga telang (Clitoria Ternatea L) memiliki warna ungu serta biru karena bunga telang mengandung antosianin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah olahan minuman bunga telang seperti sirup, teh, air seduh bunga telang segar dan kering mengandung antosianin serta untuk mengetahui perbandingan kadar antosianinya. Dalam penelitian ini mengidentifikasi adanya antosianin pada olahan minuman bunga telang menggunakan pereaksi HCl 2M dan NaOH 2M. Adapun untuk penetapan kadar antosianin menggunakan metode pH differensial menggunakan spektrofotometri visible dengan  panjang gelombang 510 nm dan 700 nm, sampel bunga telang dilarutkan pada pH 1,0 dan 4,5. Dari penelitian yang sudah dilakukan pada olahan minuman bunga telang (Clitoria Ternatea L) semuanya terbukti mengandung antosianin dengan pereaksi HCl 2M terbentuknya warna merah tidak berubah mantap dan pereaksi NaOH terbentuknya warna merah berubah menjadi hijau biru memudar perlahan. Hasil dari penetapan kadar antosianin olahan minuman bunga telang yang di dapat pada bunga telang segar sebesar 15,028 mg/L, bunga telang kering 9,017 mg/L, teh sebesar 8,794 mg/L dan sirup 1,446 mg/L.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI ETIL ASETAT SAWI LADANG (Nasturtium Montanum) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-2-pycrilhydrazyl) Jannah, Syauqul; Mulyani, Elly; Maharani, Nathasia Aulia
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.15550

Abstract

Antioksidan ialah zat penghambat respons yang dilakukan oleh ekstremis bebas. Salah satu contoh antioksidan adalah tanaman sawi. Pemanfaatan daun sawi ladang (Nasturtium montanum) dalam pembuatan fraksi asam etil asetat dan efek antioksidan saat ini belum diketahui secara pasti. Selanjutnya, penting untuk melakukan penelitian mengenai aksi antioksidan dari bagian turunan asam etil asetat daun sawi sawah (Nasturtium Montanum). Uji penelitian dilakukan dengan tujuan agar mengetahui khasiat fraksi etil asetat sebagai antioksidan pada sawi ladang (Nasturtium Montanum) dengan menggunakan teknik DPPH. Pada fraksi etil asetat dilakukan dengan 4 rangkaian konsentrasi yaitu 40, 60, 80, 100 ppm. Tiap konsentrasi yang dibuat, dipepet sebanyak 2ml kemudian di tambahkan 2 ml DPPH 50 ppm. Lalu di inkubasi sekitar 30 menit. Absorbansi diperkirakan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada λ 517 nm dan disebut sebagai Nilai IC 50 (Inhibitory Focus) untuk menunjukkan konsentrasi antioksidan pada suatu senyawa yang menghasilkan tangkapan setengah atau 50% dari DPPH. Hasil uji coba antioksidan fraksi asam etil asetat sawi ladang (Nasturtium Montanum) menunjukkan adanya efektivitas Antioksidan dengan Nilai IC 50 senilai 98,57 µg/mL, termasuk kuat, 50-100 µg/mL . Berdasarkan penelitian ini, daun sawi putih (Nasturtium Montanum) mempunyai khasiat sebagai antioksidan.