Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Advantages and Disadvantages of Arbitration in the Context of International Law: Focus on Commercial and Ad Hoc Arbitration Halimatusaddiah Siregar; Ardina Nur Inaya; Fahkry Wahyuda Siregar; M. Faiz Abdullah; Idham Khaliq Hasibuan
ISNU Nine-Star Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024 :ISNU Nine-Star_INS9MJ
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/ins9mj.v1i2.107

Abstract

Arbitration has become a popular dispute resolution mechanism in international law, especially in the context of commercial and ad hoc arbitration. This study aims to evaluate the advantages and disadvantages of arbitration as an international dispute resolution method. Through literature analysis and case studies, it is found that commercial arbitration offers great flexibility, efficiency and privacy to the disputing parties. However, its high cost and sometimes slow process are significant drawbacks. On the other hand, ad hoc arbitration provides greater freedom in choosing the procedure and arbitrators, but the lack of formal structure may lead to uncertainty and difficulties in enforcement of the award. In conclusion, while arbitration provides an effective solution to international disputes, the choice between commercial and ad hoc arbitration should be carefully considered based on the specific needs of the parties. This study recommends strengthening the international framework to enhance the reliability of ad hoc arbitration processes.
Problematika Etika Dalam Praktik Advokasi Pada Kasus-Kasus Di Indonesia Febi Febonecci S. Brahmana Febi; Helmalia Putri; Dhea Ananda Puspita Yusuf; Halimatusaddiah Siregar; Habibi Irham Buana Nasution
Jurnal Sahabat ISNU SU Vol. 1 No. 3 (2024): Vol. 1 No. 3 (2024): DESEMBER 2024 :ISNU Sahabat
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jsisnu.v1i3.493

Abstract

Problematika etika dalam praktik advokasi merupakan isu yang kompleks dan krusial bagi keberlangsungan serta kepercayaan publik terhadap profesi hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pelanggaran etika dalam praktik advokat, serta meninjau efektivitas kode etik yang berlaku. Menggunakan metode penelitian pustaka, kajian ini mengumpulkan data dari berbagai literatur terkait, termasuk jurnal ilmiah, buku referensi, regulasi kode etik, dan laporan dari organisasi profesi advokat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilema etika dalam profesi advokat sering kali muncul akibat konflik kepentingan, tekanan dari klien, dan kurangnya pemahaman tentang nilai-nilai etis. Faktor eksternal, seperti tuntutan ekonomi dan pengaruh sosial-politik, juga memainkan peran penting dalam mendorong pelanggaran kode etik. Meskipun kode etik profesi advokat sudah diterapkan, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui mekanisme pengawasan yang lebih kuat, pelatihan etika berkelanjutan, serta sanksi tegas bagi pelanggar. Dengan penguatan pada aspek-aspek ini, diharapkan advokat dapat menjalankan fungsinya dengan integritas yang lebih tinggi, sehingga kepercayaan publik terhadap sistem peradilan juga meningkat