Yuditia Leo Andhika
Institut Seni Indonesia Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI FESTIVAL PAMENAN MINANGKABAU Topan Dewa Gugat; Yuditia Leo Andhika; Gangga Lawranta
SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2023): SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi
Publisher : Politeknik Bina Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56881/senada.v4i1.159

Abstract

Media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam cara kita berkomunikasi dan berinteraksi. Dalam konteks promosi budaya dan festival, media sosial telah menjadi alat yang kuat dan efektif. Artikel ini membahas tentang pengelolaan media sosial sebagai strategi promosi untuk Festival Pamenan Minangkabau. Festival Pamenan adalah perayaan budaya tradisional yang mencerminkan warisan kaya dan nilai-nilai Minangkabau di Sumatera Barat, Indonesia. Dengan pengelolaan media sosial yang tepat, Festival Pamenan Minangkabau dapat mencapai tujuan promosi yang lebih luas, memperkenalkan budaya Minangkabau kepada khalayak global, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam festival. Pengabdian Masyarakat ini menjelaskan Langkah-langkah dalam melaksanakan pengelolaan media sosial Festival Pamenan Minangkabau.
Estetika Sinematografi dan Kurasi Visual pada Iklan Berbasis Generative AI: Studi Kasus TVC Ramadhan MNC University Topan Dewa Gugat; Yuditia Leo Andhika
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 10 No. 01 (2026): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v10i01.231

Abstract

Kehadiran Generative Artificial Intelligence (AI) di industri media digital telah mengubah cara kerja produksi visual komersial secara mendasar, menawarkan kecepatan dan efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana kaidah sinematografi klasik diterjemahkan ke dalam bentuk teks (prompt engineering), serta bagaimana proses perbaikan estetika (kurasi) dilakukan pada video hasil buatan AI. Menggunakan metode Research through Design (RtD) dan pendekatan autoetnografi, penelitian ini membedah proses pembuatan iklan komersial bertema Ramadan "Keluarga Baru" (MNC University) sebagai studi kasus utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun AI sangat efisien dalam memproduksi aset mentah, teknologi ini tidak memiliki "empati algoritmik" dan sering gagal menjaga konsistensi visual seiring berjalannya waktu bingkai (frame). Ada lima temuan penting dalam kolaborasi manusia-mesin ini: (1) perlunya menerjemahkan jenis lensa dan spesifikasi kamera (misal: lensa 24mm, bukaan f/1.8) ke dalam bahasa teks untuk mengunci keacakan gambar AI; (2) wajibnya campur tangan editor manusia untuk membuang gambar yang bergetar (temporal flickering) dan menyelaraskan warna agar selaras dengan psikologi penonton; (3) penggunaan teknik montase klasik "Efek Kuleshov" untuk merangkai klip-klip acak menjadi sebuah cerita ruang-waktu yang logis; (4) pentingnya penambahan suara manusia asli (voice-over) untuk memberikan nyawa, napas, dan kerentanan emosi pada video AI yang terasa kaku; dan (5) keharusan menggunakan teknik tempel digital (compositing) tingkat lanjut agar logo merek korporat tampil sempurna tanpa distorsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran manusia secara absolut tidak bisa dihilangkan. Pekerja kreatif harus beradaptasi menjadi "Direktur Kreatif Hibrida" yang tidak hanya mampu mengarahkan mesin AI melalui bahasa pemrograman linguistik, tetapi juga memiliki otoritas kuratorial penuh untuk memperbaiki hasilnya agar layak tayang sebagai iklan komersial berkualitas tinggi.
MEDIA AJAR AUDIO VISUAL UNTUK PENINGKATAN LITERASI SISWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Endang Purwasari; Rian Prasetya Yunanto; Yuditia Leo Andhika
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v15i2.6312

Abstract

The Indonesian Art Institute of Surakarta is one of the institutions that focuses on developing art science and carries the spirit of art for society. So, in community service activities, in this case, the art scheme, there needs to be involvement from the campus in the community. The PKM that will be held focuses on improving shooting techniques, and image and sound editing. This idea stems from the needs of schools that require updates in audio-visual teaching media that align with the implementation of the Independent Curriculum. Teachers are required to be technologically literate and at the same time keep up with the times when demands are increasingly high. Students can no longer be treated as part of the old learning model because generations Z and Alpha have their characteristics. For this reason, teachers need to improve their skills, especially in terms of presenting material in teaching and learning activities in the classroom. Apart from that, this ability needs to be given to teachers so that it can be applied as a solution to problems faced by other schools, including making school profile videos. The aim of this PKM activity is of course to provide training to teachers so that teacher knowledge and skills increase. Audiovisuals can no longer be separated from the daily lives of today's society. So, educators must also keep pace with this development. This activity program targets outputs in the form of scientific articles and audio-visual works of art submitted by KI to support the main performance indicators (IKU) of higher education. The continuation of this activity program is believed to have increased the teachers' abilities in presenting audio-visual material and abilities in making videos. The output of this PKM activity includes scientific articles published in periodic journals, mass media publications, KI, and exhibitions