Nashwa Fadila Dewi
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP PENGARUH SYUBHAT DALAM SANKSI TINDAK PIDANA PENCURIAN MINUMAN BERALKOHOL Nashwa Fadila Dewi; Nabila Siti Royani; Muhammad Nazhar Fauzan; Muhamad Adi Darmawan; Deden Najmudin
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v1i1.1143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sanksi yang dikenai oleh pelaku tindak pidana pencurian minuman beralkohol yang mana di dalamnya terdapat unsur syubhat menurut hukum Islam. Metode yang diterapkan ialah pendekatan analisis normatif hukum dengan teknik pengumpulan data melalui literatur yang relevan serta content analysis sebagai teknik analisis data yang digunakan. Hasil dari penelitian ini menghasilkan pelaku perbuatan tindak pidana pencurian atau jarimah sariqah ini tidak dapat dikenai hukuman hudud sebab objek yang dicuri merupakan benda tidak berharga dalam hukum Islam (syubhat fi al-tafah). Dibatalkannya hukuman hudud ini diganti dengan hukuman ta’zir sebagaimana sanksi diserahkan kepada negara sesuai dengan kemaslahatannya.
Reform of Compulsory Licensing of Non-Medicinal Technologies in Indonesian Patent Law Nailah Salsabilah; Nashwa Fadila Dewi; Navaratu Annisa Devi; Najwa Alawiyah; Saskya Ardila Kurnia
VARIA HUKUM Vol. 7 No. 2 (2025): VARIA HUKUM: Jurnal Forum Studi Hukum dan Kemasyarakatan
Publisher : Ilmu Hukum, Sharia and Law Faculty, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/vh.v7i2.46605

Abstract

This article highlights the need for reforming the regulation of compulsory licensing for non-pharmaceutical technologies in Indonesia by reviewing Law No. 13 of 2016 on Patents. This research employs a normative juridical approach, focusing on normative challenges and the rationale behind the urgency for reform. The findings indicate that current regulation remains limited to the pharmaceutical sector and lacks a clear operational definition of “public interest” in non-pharmaceutical contexts. Moreover, the absence of a Government Regulation outlining technical procedures, as well as the complexity of patent thickets in modern technologies, presents significant challenges. Such reform is essential to broaden access to strategic technologies, promote technology transfer, and reduce the dominance of foreign patents in key sectors of national development.