Muhammad Alisra Chivalry
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP PEMBUKTIAN JARIMAH ZINA DALAM QANUN JINAYAT ACEH Naswa Nelina Rahayu; Muhammad Alisra Chivalry; Nisa Livani Marselia; Muhammad Fajrur Ramadhan; Deden Najmudin
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v1i1.1264

Abstract

Kejahatan meningkat seiring perkembangan zaman, seperti yang terlihat di Indonesia saat ini. Perzinaan adalah salah satu kejahatan yang harus diwaspadai. Artikel ini memberikan penjelasan lebih lanjut tentang praktik pembuktian jarimah zina di Nanggroe Aceh Darussalam. Penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif dan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Hasil dan pembahasan mencakup perspektif hukum islam tentang jarimah zina, perspektif hukum Islam tentang pembuktian jarimah zina, dan perspektif Qanun Jinayat Nanggroe Aceh Darussalam tentang jarimah zina. Prinsip kehati-hatian diperlukan karena jarimah zina merupakan perbuatan dosa yang sangat merugikan perempuan. Hingga saat ini, hukuman jarimah zina ditetapkan dalam qanun jinayat di Nanggore Aceh Darussalam.
Regulations Rights Intellectual Property Regarding Digital Works Created by Artificial Intelligence (AI) Muhamad Nabil Lamonsya; Puja Maulana; Muhammad Alisra Chivalry; Moh Fadhel Abd Jalil; Adinda Cahya Lestari; Ikhwan Aulia Fatahillah
VARIA HUKUM Vol. 7 No. 2 (2025): VARIA HUKUM: Jurnal Forum Studi Hukum dan Kemasyarakatan
Publisher : Ilmu Hukum, Sharia and Law Faculty, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/vh.v7i2.47352

Abstract

This article examines the challenges of regulating intellectual property rights (IPR) in Indonesia for digital works produced by artificial intelligence (AI). Although Law No. 28 of 2014 on Copyright establishes the creator as the legal subject, works produced automatically by AI create ambiguity in copyright ownership. This uncertainty creates a legal loophole that could lead to disputes. This study employs a normative juridical approach to analyse the legal protection of AI works and finds that, absent specific regulations, these works lack adequate legal protection. Concrete steps are needed, either through revisions to laws or through the establishment of new rules, to accommodate the development of AI technology and provide legal certainty for the owners of works.