Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diversifikasi Pangan Olahan Jagung sebagai Upaya Pengembangan Agroindustri di Desa Tarowang Kabupaten Takalar Nurul Mukhlishah; Agus Salim Syam; Ansar; Faizah Mahi
Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/intisari.v1i2.45

Abstract

Jagung merupakan bahan pangan terpenting kedua di Indonesia setelah beras. Selain itu jagung dapat diolah menjadi berbagai sumber kalori. Kegiatan pengabdian ini adalah sebagai sarana ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat Desa Tarowang Kabupaten Takalar untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam melalui aneka jenis olahan pangan jagung. Selain itu juga memberikan wawasan tentang cara mengolah dan mempromosikan kepada masyarakat luas. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Balai Desa Tarowang pada Hari Sabtu, tanggal 27 Mei Tahun 2023. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan atau sosialisasi tentang diversifikasi pangan untuk produk olahan jagung sebagai upaya untuk mengembangkan agroindustri. Penyuluhan berkaitan tentang pengenalan agroindustri, metode pengolahan jagung, dan teknik branding serta marketing, yang diikuti oleh 40 peserta dari perwakilan dari ibu PKK dan anggota Kelompok Tani Desa Tarowang. Pemberian materi penyuluhan dilakukan oleh tim dosen pengabdian masyarakat. Dengan mengoptimalkan tanaman jagung melalui pengolahan diharapkan menjadi usaha rumah tangga berbasis agrobisnis, meningkatkan pendapatan keluarga melalui usaha ekonomi kreatif dan produktif di Desa Tarowang.
Penataan Kawasan Ekowisata Hutan Mangrove Lantebung, Makassar: Perspektif Pengelola dan Masyarakat Lokal: Development of the Lantebung Mangrove Forest Ecotourism Area, Makassar: Perspectives of Managers and Local Communities Ansar
Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ecoforest.v2i2.75

Abstract

Hutan Mangrove Lantebung di Kota Makassar telah ditetapkan sebagai kawasan ekowisata, namun pengembangannya masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penataan kawasan ekowisata Hutan Mangrove Lantebung berdasarkan persepsi pengelola dan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan kuesioner dengan teknik purposive sampling terhadap 30 responden yang terdiri dari 5 pengelola dan 25 masyarakat lokal. Analisis data menggunakan tabulasi frekuensi untuk mengukur persepsi responden terhadap empat indikator: penataan kawasan, pelestarian, pengelolaan, dan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (lebih dari 90%) menganggap penataan, pelestarian, dan pengelolaan kolaboratif kawasan mangrove sebagai hal yang "Sangat Penting". Responden juga menyoroti urgensi penyediaan fasilitas dasar seperti toilet, jembatan, dan tempat sampah untuk mendukung kegiatan ekowisata. Kesimpulannya, terdapat kesadaran tinggi dari pihak pengelola dan masyarakat akan pentingnya penataan kawasan secara berkelanjutan, namun implementasinya terkendala oleh kurangnya sarana dan prasarana yang memadai. Diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia guna mengoptimalkan potensi ekowisata Mangrove Lantebung. Kata Kunci: Ekowisata, Hutan Mangrove, Penataan Kawasan, Partisipasi Masyarakat.