Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Pertanian Rumah Tangga (Pekarangan Rumah) Dengan Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Pada Kelompok Wanita Tani Al-Barokah Herjan Haryadi; Mukminah Mukminah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan sayuran yang dikonsumsi sebagai bahan pelengkap makanan pokok akan terus berfluktuasi seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk. Program pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan di desa Mertak Tombok Kecamatan Praya kabupaten Lombok Tengah bertujuan meningkatkan pemanfaatan pertanian (pekarangan) rumah tangga, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan gotong royong, memenuhi kebutuhan gizi, dan mengurangi biaya pengeluaran. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Dari hasil kegiatan pengabdian yang sudah dilakukan masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit untuk menanam berbagai jenis sayuran/tanaman. Dengan memanfaatkan pekarangan yang sempit, masyarakat tidak lagi menggantungkan kebutuhan sehari-hari pada hasil pasar/pedangang keliling disamping itu juga bisa meminimalisir pengeluaran keuangan rumah tangga. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepda masyarakat ini, masyarakat belajar melakukan wirausaha dari hasil pekarangan yang mereka kelola.
Pelatihan Jurnalistik Dalam Meningkatkan Mutu Pengelolaan Berita dan Menumbuhkan Budaya Literasi Milenial Pengurus Karang Taruna Kelurahan Dasan Geres Herjan Haryadi; Mukminah Mukminah; Abdul Aziz; Falia Anjani
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tujuan agar orang lain mengetahui hal-hal yang terjadi pada saat itu. Berita dapat memberikan informasi secara transparan, terbuka dan akan meredupkan hal-hal pemikiran yang bersifat negative bagi suatu wilayah. Berita juga merupakan bagian terpenting dari Jurnalistik karena berita merupakan produk utama jurnalistik. Seorang jurnalistik harus memiliki keahlian utama yaitu menulis dan berita tidak bisa terlepas dari kata “ Menulis”. Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan potensi skill yang dimilikinya, bukan hanya kemampuan baca tulis saja.Kegiatan pelatihan jurnalistik merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk membudayakan literasi pemuda dikalangan milenial, membudayakan budaya menulis yang terus menurun dikalangan pemuda. Dalam kegiatan pengabdian mayarakat ini juga memberikan teknik atau cara dalam menulis kata-kata yang tidak dapat menimbulkan unsur sara atau melakukan kebencian terutama dalam memberikan kritikan atau masukan kepada pemerintah. pokok dalam penulisan literasi atau jurnalistik agar dapat menulis berita dengan baik, meningkatkan minat literasi yang tinggi dan berkualitas yang berpedoman pada kunci 5W + H. dengan rincian sebagai berikut :W pertama adalah Who: siapa yang terlibat dalam peristiwa itu? W kedua adalah What: apa yang terjadi? W ketiga adalah Where: dimana peristiwa itu terjadi? W ke empat adalah When: kapan peristiwa itu terjadi? W kelima adalah why: mengapa hal tersebut bisa terjadi? H atau How adalah bagaimana peristiwa itu bisa terjadi?
Pendampingan Mahasiswa dalam Berpikir Secara Komputasi (Computational Thinking) Uswatun Hasanah; Herjan Haryadi
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa akan pentingnya memahami konsep matematika di bidang informatika. Hal ini diperoleh dari hasil wawancara dan tes mahasiswa informatika terkait hubungan matematika dengan bidang mereka. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh anggapan atau pendapat beberapa mahasisiwa yang mempertanyakan dan tidak memahami kebermanfaatan ilmu matematika sebagai dasar perkembangan ilmu teknik informatika. Di dalam bidang Informatika, mahasiswa dituntut untuk dapat melakukan komputasi dari suatu permasalahan dengan bantuan aplikasi. Oleh karena itu, dilakukan pendampingan kepada mereka terkait bagaimana berpikir secara komputasi (Computational Thinking). Subjek pada kegiatan pengabdian ini adalah mahasiswa semester 3 sebanyak 40 orang selama tujuh kali pendampingan untuk mencapai tujuan dari pengabdian ini. Adapun tahapan berpikir komputasi merupakan metode problem solving dari masalah nyata dengan melalui beberapa tahap yaitu dekomposisi (proses penguraian suatu masalah kompleks menjadi lebih sederhana), abstraksi (pemodelan secara matematis, pengenalan pola sebagai kunci dari solusi setiap permasalahan sehingga proses penyusunan algoritma menjadi lebih efektif dan efisien untuk pengambilan keputusan