Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemanfaatan Pertanian Rumah Tangga (Pekarangan Rumah) Dengan Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Pada Kelompok Wanita Tani Al-Barokah Herjan Haryadi; Mukminah Mukminah
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v1i2.101

Abstract

Permintaan sayuran yang dikonsumsi sebagai bahan pelengkap makanan pokok akan terus berfluktuasi seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk. Program pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan di desa Mertak Tombok Kecamatan Praya kabupaten Lombok Tengah bertujuan meningkatkan pemanfaatan pertanian (pekarangan) rumah tangga, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan gotong royong, memenuhi kebutuhan gizi, dan mengurangi biaya pengeluaran. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Dari hasil kegiatan pengabdian yang sudah dilakukan masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit untuk menanam berbagai jenis sayuran/tanaman. Dengan memanfaatkan pekarangan yang sempit, masyarakat tidak lagi menggantungkan kebutuhan sehari-hari pada hasil pasar/pedangang keliling disamping itu juga bisa meminimalisir pengeluaran keuangan rumah tangga. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepda masyarakat ini, masyarakat belajar melakukan wirausaha dari hasil pekarangan yang mereka kelola.
Pelatihan Jurnalistik Dalam Meningkatkan Mutu Pengelolaan Berita dan Menumbuhkan Budaya Literasi Milenial Pengurus Karang Taruna Kelurahan Dasan Geres Herjan Haryadi; Mukminah Mukminah; Abdul Aziz; Falia Anjani
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v1i2.109

Abstract

tujuan agar orang lain mengetahui hal-hal yang terjadi pada saat itu. Berita dapat memberikan informasi secara transparan, terbuka dan akan meredupkan hal-hal pemikiran yang bersifat negative bagi suatu wilayah. Berita juga merupakan bagian terpenting dari Jurnalistik karena berita merupakan produk utama jurnalistik. Seorang jurnalistik harus memiliki keahlian utama yaitu menulis dan berita tidak bisa terlepas dari kata “ Menulis”. Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan potensi skill yang dimilikinya, bukan hanya kemampuan baca tulis saja.Kegiatan pelatihan jurnalistik merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk membudayakan literasi pemuda dikalangan milenial, membudayakan budaya menulis yang terus menurun dikalangan pemuda. Dalam kegiatan pengabdian mayarakat ini juga memberikan teknik atau cara dalam menulis kata-kata yang tidak dapat menimbulkan unsur sara atau melakukan kebencian terutama dalam memberikan kritikan atau masukan kepada pemerintah. pokok dalam penulisan literasi atau jurnalistik agar dapat menulis berita dengan baik, meningkatkan minat literasi yang tinggi dan berkualitas yang berpedoman pada kunci 5W + H. dengan rincian sebagai berikut :W pertama adalah Who: siapa yang terlibat dalam peristiwa itu? W kedua adalah What: apa yang terjadi? W ketiga adalah Where: dimana peristiwa itu terjadi? W ke empat adalah When: kapan peristiwa itu terjadi? W kelima adalah why: mengapa hal tersebut bisa terjadi? H atau How adalah bagaimana peristiwa itu bisa terjadi?
Pendampingan Mahasiswa dalam Berpikir Secara Komputasi (Computational Thinking) Uswatun Hasanah; Herjan Haryadi
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i1.139

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa akan pentingnya memahami konsep matematika di bidang informatika. Hal ini diperoleh dari hasil wawancara dan tes mahasiswa informatika terkait hubungan matematika dengan bidang mereka. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh anggapan atau pendapat beberapa mahasisiwa yang mempertanyakan dan tidak memahami kebermanfaatan ilmu matematika sebagai dasar perkembangan ilmu teknik informatika. Di dalam bidang Informatika, mahasiswa dituntut untuk dapat melakukan komputasi dari suatu permasalahan dengan bantuan aplikasi. Oleh karena itu, dilakukan pendampingan kepada mereka terkait bagaimana berpikir secara komputasi (Computational Thinking). Subjek pada kegiatan pengabdian ini adalah mahasiswa semester 3 sebanyak 40 orang selama tujuh kali pendampingan untuk mencapai tujuan dari pengabdian ini. Adapun tahapan berpikir komputasi merupakan metode problem solving dari masalah nyata dengan melalui beberapa tahap yaitu dekomposisi (proses penguraian suatu masalah kompleks menjadi lebih sederhana), abstraksi (pemodelan secara matematis, pengenalan pola sebagai kunci dari solusi setiap permasalahan sehingga proses penyusunan algoritma menjadi lebih efektif dan efisien untuk pengambilan keputusan
INKUIRI KUALITATIF STRATEGI PEDAGOGIK GURU DALAM MEMBACA TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR Lalu Abdul Aziz; Masamah; Azmussya’ni; Herjan Haryadi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pedagogis guru dalam membaca terbimbing terhadap kemampuan membaca siswa dan untuk mengetahui faktor penyebab strategi pedaggogis guru dalam membaca terbimbing terhadap kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptuf. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 15 Cakranegara. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analsisi data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Kebasahan data menggunakan triangulasi, perpanjangan penelitian dan ketekukan peneliti. Hasil penelitian adalah strategi pedagogis guru dalam membaca terbimbing diimplementasikan melalui pendekatan diferensiasi kelompok kecil dan scaffolding untuk merespons siswa yang belum bisa membaca. Analisis strategi menunjukkan bahwa guru membagi siswa berdasarkan tingkat hambatan membacanya dengan memberikan bimbingan individual yang fokus dengan metode fonetik dan pemanfaatan media visual. Akan tetapi, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah hambatan dan faktor kesulitan dalam pelaksanaannya, terutama keterbatasan ketersediaan buku bacaan berjenjang , serta kendala manajemen waktu di mana guru sulit membagi perhatian di tengah disparitas kemampuan siswa. Selain itu, hambatan eksternal berupa rendahnya dukungan pendampingan literasi dari lingkungan keluarga serta motivasi belajar siswa yang menjadi faktor kesulitan utama yang menghambat efektivitas strategi pedagogis ini dalam menuntaskan membaca siswa.
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Perilaku Bullying Dan Dampak Terhadap Kecerdasan Sosial Siswa Di Sekolah Dasar Muhamad Sadli; Herjan Haryadi; Ziharraturrahmi; Lalu Abdul Aziz Aziz
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.696

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apa yang menyebabkan perilaku bullying dan bagaimana hal tersebut berdampak pada kecerdasan. Fenomena yang terungkap di sekolah dasar berdampak pada perkembangan psikososial anak, terutama dalam hal hubungan sosial dan kemampuan berinteraksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan siswa, guru, dan orang tua siswa. analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi, display dan penarikan kesimpulan. keabsahan data menggunakan triangulasi, ketekunan peneliti dan perpanjangan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lingkungan keluarga, pola asuh yang otoriter, kekurangan pengawasan guru, dan ketimpangan status sosial di antara siswa adalah penyebab utama pemahaman. Kecerdasan peserta sosial dipengaruhi oleh perilaku bullying. Hal ini terlihat pada penurunan kemampuan untuk berempati, kesulitan dalam berteman, dan peningkatan kecenderungan untuk menarik diri dari lingkungan sosial.  Hasilnya menunjukkan bahwa pencegahan dan penanganan bullying harus dilakukan melalui pendekatan edukatif, pelibatan orang tua, dan program bimbingan konseling di sekolah
Analisis Kontekstualisasi Soal Cerita Matematika Kelas V Berbasis Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar Trisna Kusuma Wardani; Desi Rahmawati; Herjan Haryadi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.712

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1)untuk mengetahui bagaimana kontekstualisasi soal cerita matematika terhadap literasi numerasi siswa sekolah dasar. (2) untuk mengetahui faktor penghambat kontekstualisasi soal cerita matematika terhadap literasi numerasi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif jenis fenomologi. Informan yang digunakan adalah 10 orang yang terdiri dari 6 siswa, guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data menggunaka observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi, ketekunan peneliti dan perpanjangan waktu. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah beberapa soal cerita yang diberikan masih bersifat umum dan kurang membangkitkan minat siswa, sehingga literasi numerasi yang diharapkan tidak optimal. Faktor penghambatnya adalah faktor lingkungan, kurangnya keterlibatan orang tua dan komunitas, siswa jarang berinteraksi dengan konteks matematika dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kurangnya pelatihan dan sumber daya bagi guru dalam mengembangkan soal cerita matematika berbasis literasi numerasi. Guru membutuhkan bimbingan dan contoh soal yang beragam dan relevan untuk mengembangkan soal cerita yang benar-benar kontekstual yang mendukung literasi numerasi. Faktor penghambat lainnya adalah keterbatasan waktu belajar. Guru seringkali harus mengikuti kurikulum yang terlalu padat, sehingga untuk mengembangkan dan menyajikan soal cerita secara mendalam kurang leluasa. Akibatnya, soal yang disajikan cenderung sederhana dan kurang menarik bagi siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kontekstualisasi soal cerita matematika berbasis literasi numerasi merupakan strategi yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar. Oleh karena itu, penerapannya perlu didukung secara berkelanjutan agar siswa memiliki kemampuan numerasi yang baik dan siap menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
Efektivitas Metode Storytelling Berbasis Teks Naratif terhadap Minat Membaca Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Azmussya’ni Azmussya’ni; Ziadatun Adawiyah; Hadi Wijaya; Herjan Haryadi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran story telling berbasis teks naratif terhadap minat membaca siswa sekolah dasar kelas IV. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat membaca siswa sekolah dasar yang berdampak pada kurangnya keterlibatan dalam proses belajar. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan metode story telling dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan, masing-masing berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan dengan korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha dengan r-hitung sebesar 0,369. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 55,00 meningkat menjadi 82,80 pada posttest yang termasuk dalam kategori minat membaca tinggi, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 50,1 menjadi 54,8 dan tetap berada dalam kategori rendah. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh signifikan metode story telling terhadap peningkatan minat membaca siswa. Dapat disimpulkan bahwa metode story telling berbasi teks naratif efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran dalam meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar.
Analisis Kesiapan Kognitif dan Teknis Literasi Numerasi Siswa SD di Kabupaten Lombok Barat Berbasis ANBK Herjan Haryadi; Masjudin Masjudin
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FSTT, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15672

Abstract

ANBK berfungsi sebagai panduan untuk menilai kemampuan siswa dalam beberapa bidang studi. Salah satu aspek penting dalam proses analisis ANBK adalah literasi numerasi. Literasi numerasi matematika merupakan kompetensi esensial yang dibutuhkan siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk memetakan mutu pendidikan, termasuk kemampuan literasi numerasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan kognitif dan teknis siswa Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Lombok Barat dalam menghadapi literasi numerasi matematika berbasis ANBK. Metode penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Sumber data utama penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V sekolah dasar Kabupaten Lombok Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianya adalah kurangnya kesiapan kognitif siswa dalam pengetahuan mendalam tentang literasi numerasi, Pemberian soal dan materi ANBK yang diberikan belum terintegrasi dengan materi ajar yang disiapkan oleh guru di kelas. Soal cerita yang disiapkan oleh pemerintah berbentuk narasi panjang sehingga siswa menunjukkan kesulitan signifikan pada aspek membuat inferensi (kesimpulan). Siswa belum mampu menghubungkan informasi dalam teks dengan pengetahuan sebelumnya atau memberikan penilaian kritis terhadap teks. Secara tehnis bahwa banyak siswa yang tidak bisa mengoperasikan komputer. Adapun kendalanya adalah Kurangnya buku referensi bahan ajar yang digunakan guru, masih menggunakan buku yang dipakai pada tahun-tahun sebelumnya, keterbatasan akses internet, kurangnya pelaksanaan simulasi dan kurangnya jumlah komputer sekolah.