Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Hukum Peranan Imigrasi Tanjung Balai dalam Penindakan Terhadap Orang Asing yang Menyalahgunakan Visa Izin Tinggal di Asahan Philip Rio Meliala
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6249

Abstract

Penyalahgunaan visa dan izin tinggal oleh warga negara asing menjadi isu penting dalam kebijakan keimigrasian di Indonesia. Pemerintah, melalui sistem dokumentasi kependudukan, mencatat status warga negara asing yang menetap di Indonesia. Kasus di Kabupaten Asahan menjadi salah satu contoh nyata, di mana terdapat tiga warga negara Myanmar dan empat warga negara Malaysia yang telah tinggal lama di Indonesia, termasuk seorang warga negara Myanmar yang telah menetap selama lebih dari 11 tahun dan memiliki KTP, buku nikah, serta kartu keluarga di wilayah hukum Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap berbagai kasus pelanggaran izin tinggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran izin tinggal dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai. Peran ini meliputi identifikasi, pengawasan, dan penindakan terhadap warga negara asing yang melanggar aturan keimigrasian. Dalam wilayah Kabupaten Asahan, ditemukan bahwa penyalahgunaan izin tinggal dapat berdampak negatif terhadap ekonomi daerah, seperti memengaruhi pasar tenaga kerja dan meningkatkan beban sosial. Hambatan yang dihadapi dalam penindakan antara lain koordinasi dan terbatasnya sumber daya untuk pengawasan, khususnya di wilayah hukum Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Sumatera Utara
Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Hubungan Industrial Di Kantor Dinas Tenaga Kerja Asahan Mangaraja Manurung; Philip Rio Meliala; Sofyan Souri Lubis; Sakbanol R; Padli Padli
Hukum dan Masyarakat Madani Vol. 14 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/humani.v14i1.8272

Abstract

Sengketa hubungan industrial dapat memberikan dampak serius terhadap produktivitas perusahaan dan kesejahteraan pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji masalah yang muncul dalam penyelesaian konflik ketenagakerjaan dan menilai efektivitas mediasi sebagai metode pengganti di Disnaker Asahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum kualitatif dan empiris. Wawancara dengan mediator di Disnaker Asahan dalam memperoleh datanya, analisis dokumen peraturan, dan studi kasus penyelesaian sengketa yang telah dilakukan dengan mediator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi di Dinas Tenaga Kerja Asahan telah berhasil menjadi solusi efektif dalam menyelesaikan sengketa hubungan industrial. Mediasi memberikan penyelesaian yang cepat, hemat biaya, dan meminimalkan dampak negatif terhadap hubungan antara para pihak. Meskipun demikian, beberapa hambatan seperti ketidaksepahaman pihak untuk sepenuhnya berkomitmen masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mediasi di Dinas Tenaga Kerja Asahan memiliki peran penting dalam menangani sengketa hubungan industrial. Keberhasilan mediasi tidak hanya terletak pada efektivitas penyelesaian, tetapi juga pada kemampuan mediator dalam membangun kepercayaan dan dialog terbuka antara pihak yang bersengketa. Implikasi penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kebijakan dan praktik penyelesaian sengketa di tingkat nasional, khususnya dalam kajian alternatif penyelesaian sengketa hubungan industrial.