Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat selama menjabat sebagai Bupati Serang pada tahun 1901-1924. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji kepemimpinan tokoh lokal pada masa kolonial sebagai bagian dari sejarah pemerintahan di Banten serta untuk memahami karakter kepemimpinan yang mampu memadukan nilai-nilai lokal dengan sistem administrasi kolonial. Rumusan masalah penelitian meliputi latar belakang Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, gaya kepemimpinannya sebagai Bupati Serang, serta perkembangan Kabupaten Serang di bawah kepemimpinannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian diperoleh dari memoar Herinneringen van Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, arsip kolonial, surat kabar sezaman, dokumen pemerintahan, wawancara, serta berbagai sumber sekunder yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan Teori Sifat (Trait Theory), Teori Perilaku (Behavior Theory), dan Teori Peran Sosial (Role Theory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang keluarga bangsawan, pendidikan Barat dan Islam, serta pengalaman birokrasi membentuk karakter kepemimpinan Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat. Selama memimpin Kabupaten Serang, ia menunjukkan kepemimpinan yang adaptif, komunikatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kepemimpinannya memberikan dampak terhadap perkembangan pemerintahan, pendidikan, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Serang. Berdasarkan hasil analisis, gaya kepemimpinan Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat dapat dikategorikan sebagai gaya kepemimpinan paternalistik yang memadukan nilai-nilai lokal Banten dengan prinsip administrasi modern pada masa kolonial. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan, Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, Bupati Serang, Kolonial. ABSTRACT This study aims to analyze the leadership style of Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat during his tenure as Regent of Serang from 1901 to 1924. The research is motivated by the importance of examining the leadership of local figures during the colonial era as part of the history of governance in Banten, as well as understanding a leadership character capable of integrating local values with the colonial administrative system. The research questions address Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat’s background, his leadership style as Regent of Serang, and the development of Serang Regency under his leadership. The study employs historical research methods, encompassing the stages of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Research sources include the memoir Herinneringen van Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, colonial archives, contemporary newspapers, government documents, interviews, and various relevant secondary sources. The analysis utilizes Trait Theory, Behavior Theory, and Role Theory. The findings indicate that his aristocratic family background, Western and Islamic education, and bureaucratic experience shaped Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat’s leadership character. During his leadership of Serang Regency, he demonstrated an adaptive, communicative, and community-welfare-oriented leadership style. His leadership impacted the development of governance, education, the economy, and the social life of the people in Serang Regency. Based on the analysis, Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat’s leadership style can be categorized as paternalistic, blending local Banten values with modern administrative principles of the colonial era. Keywords: Leadership Style, Prince Aria Achmad Djajadiningrat, Regent of Serang, Colonial.