Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Budaya, Identitas, Dan Migrasi : Penyebaran Suku Jawa Di Diaspora Suriname Abad XIX Ridwan Nugroho; Eko Ribawati
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 11 No 2 (2023): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v11i2.210

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui sejarah penyebaran suku Jawa di wilayah Suriname. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif, Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah teknik studi literatur, dimana penulis mengambil materi dari berbagai sumber tertulis baik berupa jurnal, artikel, dan juga buku. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwasanya. Imigran Jawa pertama tiba di Suriname untuk bekerja sebagai buruh kontrak di Marienburg, perkebunan terbesar di Suriname. Perkebunan ini dimiliki oleh NHM Belanda (Nederlandse Handel-Maatschappij, Perusahaan Dagang Belanda). Periode migrasi masyarakat Jawa di Suriname berkisar pada tahun 1890-1939, dengan total jumlah penduduk migrasi sekitar 33.000 orang. Jumlah tersebut terus meningkat karena diluar dugaan pemerintah kolonial masyarakat Jawa yang telah bermigrasi justru tidak ingin kembali ke tanah airnya setelah tinggal bertahun-tahun disana. Sekitar 80% dari jumlah 33.000 populasi penduduk Jawa memilih tinggal dan melanjutkan hidupnya di wilayah ini.
Gaya Kepemimpinan Bupati Serang Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat Tahun 1901-1924 Ridwan Nugroho; Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo; Agus Rustamana
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 14 No 2 (2026): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v14i2.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat selama menjabat sebagai Bupati Serang pada tahun 1901-1924. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji kepemimpinan tokoh lokal pada masa kolonial sebagai bagian dari sejarah pemerintahan di Banten serta untuk memahami karakter kepemimpinan yang mampu memadukan nilai-nilai lokal dengan sistem administrasi kolonial. Rumusan masalah penelitian meliputi latar belakang Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, gaya kepemimpinannya sebagai Bupati Serang, serta perkembangan Kabupaten Serang di bawah kepemimpinannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian diperoleh dari memoar Herinneringen van Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, arsip kolonial, surat kabar sezaman, dokumen pemerintahan, wawancara, serta berbagai sumber sekunder yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan Teori Sifat (Trait Theory), Teori Perilaku (Behavior Theory), dan Teori Peran Sosial (Role Theory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang keluarga bangsawan, pendidikan Barat dan Islam, serta pengalaman birokrasi membentuk karakter kepemimpinan Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat. Selama memimpin Kabupaten Serang, ia menunjukkan kepemimpinan yang adaptif, komunikatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kepemimpinannya memberikan dampak terhadap perkembangan pemerintahan, pendidikan, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Serang. Berdasarkan hasil analisis, gaya kepemimpinan Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat dapat dikategorikan sebagai gaya kepemimpinan paternalistik yang memadukan nilai-nilai lokal Banten dengan prinsip administrasi modern pada masa kolonial. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan, Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, Bupati Serang, Kolonial. ABSTRACT This study aims to analyze the leadership style of Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat during his tenure as Regent of Serang from 1901 to 1924. The research is motivated by the importance of examining the leadership of local figures during the colonial era as part of the history of governance in Banten, as well as understanding a leadership character capable of integrating local values with the colonial administrative system. The research questions address Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat’s background, his leadership style as Regent of Serang, and the development of Serang Regency under his leadership. The study employs historical research methods, encompassing the stages of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Research sources include the memoir Herinneringen van Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, colonial archives, contemporary newspapers, government documents, interviews, and various relevant secondary sources. The analysis utilizes Trait Theory, Behavior Theory, and Role Theory. The findings indicate that his aristocratic family background, Western and Islamic education, and bureaucratic experience shaped Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat’s leadership character. During his leadership of Serang Regency, he demonstrated an adaptive, communicative, and community-welfare-oriented leadership style. His leadership impacted the development of governance, education, the economy, and the social life of the people in Serang Regency. Based on the analysis, Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat’s leadership style can be categorized as paternalistic, blending local Banten values with modern administrative principles of the colonial era. Keywords: Leadership Style, Prince Aria Achmad Djajadiningrat, Regent of Serang, Colonial.