Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pengaruh Waktu Etsa Terhadap Ukuran Struktur Mikrografi Material Logam dan Paduannya Fitrianti Sugiono, Friska Ayu; Sugiono, Ratih Anggraeni; Munawwaroh, Dita
Jurnal Permadi : Perancangan, Manufaktur, Material dan Energi Vol 5 No 03 (2023): JURNAL PERMADI: PERANCANGAN, MANUFAKTUR, MATERIAL DAN ENERGI
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/permadi.v5i03.103

Abstract

In the world of the manufacturing industry, knowledge about the quality of the materials used is very important. This aims to guarantee the quality of the processing of primary materials into semi-finished and finished materials. One of the things that can be done to determine the quality of a metal is to know the micrographic structure of the metal and its contents in the metal. Another alternative that can be used to determine the amount of carbon in metal is photography which is useful for seeing large and small grains of steel. The research concrete iron, cast iron cast iron, amutite steel, and silver steel. The methods used in this study include grinding, polishing, etching, and microstructural observations using an optical microscope.
Analisis Audit Energi di Gedung Teknik Elektro Universitas Diponegoro Diah Larasati, Pangestuningtyas; Fitrianti Sugiono, Friska Ayu; Arvin Karuniawan, Eriko; Karnoto
Jurnal Permadi : Perancangan, Manufaktur, Material dan Energi Vol 5 No 03 (2023): JURNAL PERMADI: PERANCANGAN, MANUFAKTUR, MATERIAL DAN ENERGI
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/permadi.v5i03.110

Abstract

An energy audit is a work that aims to identify energy consumption in buildings that have been built so that they can find opportunities for energy savings in these buildings and buildings and improve energy efficiency and conservation in these buildings. The Electrical Engineering Building is one of the buildings at Diponegoro University that has been built for a long time, and to find out the savings opportunities in the building, an energy audit is needed. The energy audit was carried out during the pandemic era where lectures were still being held online and hybrid. Based on the results of the energy audit that has been carried out, it was found that the Energy Consumption Intensity (IKE) in the Electrical Engineering Building in 2021 was 8.59 while in 2022 it was 12.61. This is still in the efficient category according to Regulation of the Minister of energy and mineral resources No. 13/2012. Opportunities for savings can be implemented starting from no cost, low cost, to high cost to increase the efficiency of energy use in the Diponegoro University Electrical Engineering Building, so that energy use can be very efficient.
Pemanfaatan Teknologi Sistem Cerdas pada Mesin Pengering Kerupuk Petis: Solusi Peningkatan Produktivitas, Keamanan Pangan, dan Daya Saing bagi UMKM di Kabupaten Kendal Pramurti, Adeguna Ridlo; Fitrianti Sugiono, Friska Ayu; Luthfia, Irin Mirrah; Nur’aini, Vivi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7213

Abstract

Proses pengeringan kerupuk petis di Kabupaten Kendal umumnya masih menggunakan metode tradisional dengan mengandalkan sinar matahari. Metode ini sangat bergantung pada kondisi cuaca, sehingga proses produksi menjadi tidak efisien, memakan waktu lama, dan rentan terhadap ketidakpastian cuaca. Akibatnya, kualitas kerupuk petis menjadi tidak konsisten dan tidak optimal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menerapkan sistem cerdas pada mesin pengering kerupuk petis. Sistem ini dirancang untuk mengontrol suhu otomatis dan presisi, terlepas dari kondisi cuaca di luar elain itu, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan aspek ekonomi mitra dengan cara memberikan pelatihan digital marketing sehingga dapat meningkatkan daya saing ekonomi mitra. Metode kegiatan berupa survei lapangan, FGD, perancangan alat, pengujian alat, penyerahan alat, pelatihan penggunaan alat, dan pelatihan digital marketing. Hasil kegiatan ini adalah alat pengering hanya membutuhkan waktu 120 menit untuk mengeringkan kerupuk, atau lebih cepat 5-6 jam dibanding cara konvensional. Kegiatan ini juga memperbarui kemasan produk dan pengadaan media sosial agar produk lebih dapat diterima dan dikenal oleh masyarakat secara luas.
PENERAPAN DAUR ULANG (RECYCLE) PASIR SILIKA DALAM PROSES PEMBUATAN CETAKAN PASIR UNTUK MENEKAN BIAYA PRODUKSI DI CV. RAM TEGAL Yanuar, Padang; Khoryanton, Ampala; wirawan, yuris; Tristijanto, Hery; Anggit Kristiawan, Timotius; Tono Putri, Farika; Syukur Alfauzi, Abdul; Harmanto, Sri; Isti Nugroho, Wahyu; Abidin, Zaenal; Fitrianti Sugiono, Friska Ayu; Rizky Riadini, Elfrida; Mujiarto, Iman; Mamba'udin, Ahmad; Satya, Evan Bagas; Prasetyo, Anoeng; Mahendra, Tegar Aprilio
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 11 No. 1 (2026): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v11i1.15346

Abstract

Objek yang menjadi mitra kegiatan pengabdian adalah CV. Rejeki Abadi Machinery (CV RAM) yang bergerak di bidang pengecoran logam. Dalam proses produksinya, perusahaan menggunakan pasir silika sebagai bahan utama dalam pembuatan cetakan untuk komponen pompa. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum dimanfaatkannya limbah dari proses pengecoran di CV.RAM khususnya pasir silica, sehingga biaya produksi menjadi tinggi. Solusi yang diberikan adalah pasir silica setelah digunakan direcycle sehingga dapat menekan biaya produksi. Metode yang akan dipakai untuk pelaksanaan rencana tersebut yaitu: tahapan perencanaan, pelaksanaan program dan pendampingan sampai evaluasi kegiatan mitra. Hasil pengabdian yang dilakukan dengan teknologi tepat guna berupa mesin pengayak pasir yaitu kebutuhan pasir silika baru mencapai 25 ton per bulan, berkurang menjadi 16 ton per bulan setelah alat diterapkan. Hal ini menunjukkan efisiensi penggunaan pasir silika daur ulang sebesar 9 ton per bulan. Meskipun harga pasir silika tetap Rp. 800.000,- per ton, total biaya pembelian menurun dari Rp. 20.000.000,- menjadi Rp. 12.800.000,- per bulan, sehingga penghematan biaya perbulan dapat dicapai sebesar Rp. 7.200.000,- atau 36% dari total biaya sebelumnya.