Edelfrida Taek
Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manfaat Media Internet Sebagai Sarana Katekese Edelfrida Taek; Intansakti Pius X
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN AGAMA Vol. 4 No. 2 (2023): November : SEMNASPA
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) Santo Fransiskus Assisi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/semnaspa.v4i2.1276

Abstract

The development of internet-based social media is very influential in today's life and has really attracted the world so that today many people use internet media as a means of communication. Social communication will be more successful and focused if Catechesis is used as a communication of faith. Therefore, it is necessary to follow the development of Internet media as the media of choice for preaching faith in Jesus Christ. Proclaiming good news in today's modern world must utilize the sophistication of internet media as a means of communicating faith that is not hindered by distance and time. With the existence of internet media such as Facebook, YouTube, WhatsApp, Instagram and TikTok, this is very helpful in preaching faith so that everyone's faith will develop and grow in their daily lives. The purpose of writing this article is to explain how everyone can proclaim the good news about Jesus Christ through internet media. The research was carried out by reviewing the literature regarding forms of online catechesis, namely Online Faith Development (webinar), Online Recollection, and Deepening of the Faith/Holy Scriptures through short videos. And it is hoped that with catechesis via internet media, they can maintain and develop their faith in the Digital Era so that they can have relationships and encounters with others on the internet network.
Magang Paroki Sebagai Bentuk Persiapan Spiritualitas Mahasiswa Calon Katekis di Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang Edelfrida Taek; Angelika Bule Tawa
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v3i10.1881

Abstract

Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang adalah lembaga akademik Pendidikan Katolik yang fokus membina calon Katekis. Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang menyelenggarakan program magang paroki untuk mempersiapkan calon katekis menjadi katekis profesional. Tujuan dari program magang paroki adalah untuk membentuk pribadi katekis yaitu spiritualitas, intelektualitas, dan moralitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi mahasiswa terhadap program magang pastoral paroki dalam mempersiapkan diri menjadi katekis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan beberapa poin penting yaitu mahasiswa memahami katekis, program magang paroki di Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa program magang paroki di Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang sangat bermanfaat bagi pendidikan calon katekis, terutama dalam mempersiapkan diri menjadi katekis yang berkualitas. Program magang paroki merupakan program pelatihan bagi calon katekis. Manfaat program magang paroki bagi calon katekis adalah melatih kepekaan terhadap fenomena, kebutuhan umat, memiliki keterampilan dan kompetensi profesional.
Pemahaman Keluarga Muda Katolik Terhadap Tujuan Perkawinan Berdasarkan KHK 1055 Edelfrida Taek; Maria Sonita Bay; Veronika Nato Kolin; Yohanes Wilson B Lena Meo
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i12.2641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman keluarga muda Katolik mengenai tujuan perkawinan berdasarkan Kitab Hukum Kanonik (KHK) 1055 dan bagaimana mereka mengimplemeentasikan ajaran Gereja dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman dan persepsi pasangan muda Katolik yang baru menikah atau memiliki anak kecil. Temuan penelitian menunjukan bahwa meskipun keluarga muda Katolik umumnya memahami dua tujuan utama perkawinan, kesejahteraan suami istri dan kelahiran serta pendidikan anak-anak tantangan signifikan muncul dan penerapannya, terutama terkait dengan kesibukan kerja, tekanan ekonomi, dan perbedaan harapan antara pasangan. Gereja, melalui program pendidikan agama dan bimbingan pastoral, memainkan peran penting dalam mendukung pasangan muda untuk memahami dan mengimplementasikan ajaran Gereja dalam kehidupan mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran gereja dalam menyediakan dukungan berkelanjutan untuk pasangan muda, baik dalam bentuk pendidikan agama, konseling keluarga, maupun program paca-nikah yang sesuai dengan tentangan kehidupan modern.