Ika Raeni Novianti
Alphateach FITK UNSIQ

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

P, Pendidikan Akhlak Anak dalam Keluarga Broken Home (Studi Kasus di Desa Nagasari Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara Tahun 2023) Ika Raeni Novianti; Fatkhurrohman Fatkhurrohman; Muhammad Yusuf Amin Nugroho
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 3 No 2 (2023): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v3i2.5942

Abstract

Penelitian ini terinspirasi dari kesaksian anak-anak keluarga Broken Home yang tinggal di Desa Nagasari, Desa Pagentan, Kabupaten Banjarnegara. Banyak kasus rumah tangga yang rusak disebabkan oleh pernikahan dini dan keadaan ekonomi yang buruk. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berada di Desa Nagasari Kecamatan Pagentan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data meliputi reduksi data, pengujian data, dan penarikan kesimpulan. Partisipan penelitian adalah anak-anak dan orang tuanya yang berasal dari keluarga Broken Home. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perkembangan moral anak pada keluarga Broken Home di Desa Nagasari Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara. Berikut temuan penelitian perkembangan moral anak dari keluarga Broken Home di Desa Nagasari Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara. Pertama, kondisi moral anak-anak keluarga Broken Home di Desa Nagasari sudah baik karena selama ini belum ada anak atau remaja yang melanggar aturan dan menempuh jalur hukum di desa tersebut. Kedua, upaya orang tua, khususnya pada keluarga yang berlatar belakang Broken Home, untuk menerapkan dan mengajarkan pendidikan moral kepada anak melalui: Pengajaran, motivasi dan keteladanan; Menegakkan aturan dan kebiasaan; Ketiga, faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pendidikan moral anak, khususnya pada keluarga Broken Home, seperti anak yang mudah diatur; Lingkungan; Agama; Kesibukan orang tua; Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi; Keempat, kecanduan gadget orang tua.