Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Community Empowerment in Utilizing Toga Plants Through Making Lemongrass Drinks in Adikarso Village, Kebumen District, Kebumen Regency Annisa Fajar Rahmawati; Rofiqotul Ngafiyah; Dita Nofiyanti; Teni Okty Handayani; Fera Indriyansyah; Isna Putri Utami; Agus Fatkhurrohman; Raeza Pradeka Rahmawati; Nurul Ariffudin; Miftah Parasasmi; Moh Salimi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82220

Abstract

Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh ibu-ibu PKK Desa Adikarso dengan metode pelaksanaan sosialisasi atau penyuluhan yang diawali dengan survei potensi tanaman TOGA dalam pemanfaatan tanaman sereh/serai menjadi minuman herbal inovasi di Desa Adikarso. Tujuan pemberdayaan masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman warga mengenai pemanfaatan tanaman TOGA menjadi minuman lemongrass. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan sosialisasi, penyampaian materi, diskusi bersama, persiapan alat dan bahan, dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan minuman lemongrass, serta mencoba minuman lemongrass hasil praktek pelatihan oleh ibu-ibu PKK. Pemberdayaan ini melibatkan ibu-ibu PKK dan BPP Kecamatan Kebumen. Hasil dari pemberdayaan ini meliputi produk minuman lemongrass dan peningkatan pemahaman warga mengenai pemanfaatan tanaman TOGA. Pertama, tanaman TOGA yaitu tanaman sereh/serai dimanfaatkan menjadi minuman lemongrass. Kedua pemahaman warga terkait pengetahuan tentang tanaman TOGA dan pengetahuan tentang minuman lemongrass. Berdasarkan hasil tersebut, maka pemberdayaan masyarakat berdampak pada pemahaman warga terkait pemanfaatan tanaman toga menjadi produk minuman lemongrass yang dapat menjadi peluang ekonomi bagi warga Desa Adikarso.
Penerapan Model Project Based Learning Berbantuan Media Crossword Puzzle untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS tentang Bentuk Indonesiaku pada Siswa Kelas V SDN 2 Karangsari Tahun Ajaran 2023/2024 Raeza Pradeka Rahmawati; Wahyudi Wahyudi; Ngatman Ngatman
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85104

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa SDN 2 Karangsari dikarenakan siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui model PjBL berbantuan media Crossword Puzzle. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari guru, siswa kelas V SDN 2 Karangsari. Data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan di SDN 2 Karangsari menyatakan bahwa penerapan model PjBL berbantuan Crossword Puzzle yaitu, (a) orientasi masalah mendasar, (b) mendesain proyek berbantuan media Crossword Puzzle, (c) menyusun jadwal penyelesaian proyek IPAS berbantuan media Crossword Puzzle, (d) memonitor kemajuan proyek IPAS, (e) menguji proses dan hasil proyek IPAS berbantuan media Crossword Puzzle, (f) evaluasi proyek IPAS berbantuan media crossword puzzle. Ketuntasan hasil belajar ranah kognitif pada siklus I = 73.08%, siklus II = 88.46%, siklus III = 92.03%. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa model PjBL berbantuan media Crossword Puzzle dapat meningkatkan hasil belajar IPAS kelas V SDN 2 Karangsari.
Community empowerment in making ecobricks to overcome the problem of plastic waste Rofiqotul Ngafiyah; Annisa Fajar Rahmawati; Dita Noviyanti; Teni Okty Handayani; Agus Fatkhurrohman; Nurul Ariffudin; Isna Putri Utami; Miftah Parasasmi; Fera Indriansyah; Raeza Pradeka Rahmawati; Moh Salimi
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i1.62786

Abstract

Ecobricks is an innovation that produces a product made from plastic bottles filled with compacted plastic waste, which has not yet been attempted to be created on a large scale. The target of this activity is all PKK women in Adikarso Village. The implementation method carried out by socialization or counseling begins with a survey of the plastic waste problem. There is a need to utilize plastic waste in a product with use value. This training aims to increase residents' understanding of the use of plastic waste in ecobrick products. This activity began with outreach, collecting plastic waste, and preparing tools and materials, followed by training activities with direct practice in making ecobricks. Data collection techniques were carried out using observation and questionnaires. The results of this training include ecobrick products and increasing residents' understanding of the use of plastic waste. First, plastic waste is used to make ecobrick products, namely garden chairs. Second, residents' understanding is related to knowledge about plastic waste and ecobrick products. Based on these results, community empowerment impacts residents' knowledge regarding the use of plastic waste in ecobrick products that have use value and can generate income for the residents of Adikarso Village.   Abstrak Ecobrick merupakan suatu inovasi untuk menghasilkan suatu produk yang terbuat dari botol plastik yang diisi sampah plastik yang dipadatkan yang secara luas belum diupayakan untuk diproduksi secara besar-besaran. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh ibu-ibu PKK Desa Adikarso dengan metode pelaksanaan dilakukan dengan sosialisasi atau penyuluhan yang diawali dengan survei permasalahan sampah plastik. Perlu adanya pemanfaatan sampah plastik menjadi sebuah produk yang memiliki nilai guna. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman warga mengenai pemanfaatan sampah plastik menjadi produk ecobrick. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan sosialisasi, pengumpulan sampah plastik, persiapan alat dan bahan, dilanjutkan kegiatan pelatihan dengan praktek langsung pembuatan ecobrick. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan angket. Hasil dari pelatihan ini meliputi produk ecobrick dan peningkatan pemahaman warga mengenai pemanfaatan sampah plastik. Pertama, sampah plastik dimanfaatkan menjadi produk ecobrick yaitu kursi taman. Kedua pemahaman warga terkait pengetahuan tentang sampah plastik dan pengetahuan tentang produk ecobrick. Berdasarkan hasil tersebut, maka pemberdayaan masyarakat berdampak pada pemahaman warga terkait pemanfaatan sampah plastik menjadi produk ecobrick yang memiliki nilai guna dan dapat menghasilkan sumber pendapatan bagi warga Desa Adikarso. Kata Kunci: ecobricks; pelatihan; pemberdayaan masyarakat; sampah plastik