Cicilia Clara Devi Anggraini
Universitas Terbuka

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Supervisi Akademik dengan Paradigma Coaching dalam Meningkatkan Kemampuan Guru Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi Siska Yuniyati; Cicilia Clara Devi Anggraini; Rani Darojah
CENDEKIAWAN Vol 7 No 1 (2025): Cendekiawan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/cendekiawan.v7i1.592

Abstract

Belajar merupakan usaha sadar yang dilakukan seseorang untuk mencapai tujuan yang diharapkan terjadi pada dirinya. Guru sebagai fasilitator pembelajaran perlu memahami bahwa murid memiliki keunikan yang membuat mereka berbeda satu sama lain dalam hal belajar. Pembelajaran perlu didesign sedemikian rupa sehingga seluruh murid memperoleh haknya untuk mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya. Aspek kebutuhan belajar yang meliputi kesiapan, minat, dan profil belajar murid dapat dianalisis dan digunakan sebagai dasar fasilitasi pembelajaran oleh guru. Kepala sekolah perlu mendukung dan memastikan keterlaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dapat dilaksanakan oleh guru dengan baik melalui supervisi akademik. Rangkaian supervisi akademik seperti, pra observasi, observasi, dan pasca observasi dengan paradigma coaching menjadi kegiatan yang memberdayakan dan konstruktif bagi guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektifitas supervisi akademik dengan paradigma coaching dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitan konseptual, yaitu peneliti melakukan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah yang sesuai dengan variabel penelitan yang dilakukan peneliti untuk selanjutnya dianalisis dan dideskripsikan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya keefektifan supervisi akademik dengan paradigma coaching dalam meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi.
Media Edukasi Literasi Budaya Di Sekolah Dasar Melalui Implementasi Gim Pembelajaran Berbasis Leap Motion Cicilia Clara Devi Anggraini; Mario Aditya Prasetyo; Gunawan Wiradharma; Agus Joko Purwanto; Danar Kristiana Dewi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.463

Abstract

Indonesia memiliki keragaman budaya yang perlu dikenalkan sejak jenjang Sekolah Dasar, salah satunya melalui pembelajaran rumah adat. Namun, pembelajaran budaya masih sering disampaikan secara konvensional sehingga kurang mendorong keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi kelayakan awal gim edukatif ArchiLeap berbasis motion gesture sebagai media pembelajaran literasi budaya pada materi rumah adat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang difokuskan pada tahap implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 10 guru Sekolah Dasar sebagai pengguna awal. Instrumen penelitian berupa angket kelayakan dengan 33 butir pernyataan yang mencakup aspek kesesuaian materi dan literasi budaya, pembelajaran dan motivasi belajar, interaksi motion gesture, tampilan visual dan desain gim, serta bahasa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan konversi skor ke dalam persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ArchiLeap memperoleh skor 1.049 dari skor maksimal 1.320 dengan persentase 79,47% dan termasuk kategori layak. Aspek bahasa memperoleh persentase tertinggi sebesar 82,50%, sedangkan interaksi motion gesture memperoleh persentase terendah sebesar 76,00%. Temuan ini menunjukkan bahwa ArchiLeap layak digunakan sebagai media pembelajaran pendukung literasi budaya, tetapi masih memerlukan penyempurnaan pada aspek teknis gesture sebelum diujicobakan langsung kepada siswa.
INCLUSIVE DISASTER LEARNING: DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN MITIGASI BENCANA BERBASIS INKLUSIVITAS PADA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Fadloli Fadloli; Cicilia Clara Devi Anggraini; Gunawan Wiradharma; Mario Aditya Prasetyo; Khaerul Anam
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.12474

Abstract

ABSTRACT Indonesia is a disaster-prone country, making disaster mitigation education essential from the elementary school level to improve students’ preparedness and resilience. This study aims to analyze the need for developing a disaster mitigation learning media based on the Universal Design for Learning (UDL) principles as a foundation for designing effective, adaptive, and inclusive educational media. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, focusing on the analysis phase. Data were collected through questionnaires and needs assessment instruments involving 30 elementary school students, 10 teachers, and 5 education and disaster management experts. The findings indicate that although most students possess basic knowledge of natural disasters, they experience difficulties in visualizing disaster situations and require more interactive learning media. Students demonstrated strong interest in game-based and simulation-based learning activities for disaster mitigation. From the teachers’ perspective, interactive digital media can enhance students’ understanding and preparedness, although its implementation in classroom practice remains limited. Experts emphasized the importance of developing contextual, multimodal, interactive, child-friendly, and accessible media that accommodates diverse learning needs. The study concludes that the development of UDL-based disaster mitigation learning media is highly necessary to transform disaster-related knowledge into practical preparedness skills through engaging, accessible, and inclusive learning experiences for all elementary school students ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerentanan bencana tinggi sehingga pendidikan mitigasi bencana perlu diperkenalkan sejak sekolah dasar untuk meningkatkan kesiapsiagaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran mitigasi bencana alam berbasis prinsip Universal Design for Learning (UDL) sebagai landasan perancangan media yang efektif, adaptif, dan inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang difokuskan pada tahap analisis kebutuhan. Data dikumpulkan melalui angket dan lembar analisis yang melibatkan 30 siswa sekolah dasar, 10 guru, dan 5 ahli pendidikan serta kebencanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa telah memiliki pemahaman dasar tentang bencana alam, mereka masih mengalami kesulitan dalam membayangkan situasi bencana secara nyata dan membutuhkan media pembelajaran yang lebih interaktif. Siswa menunjukkan minat tinggi terhadap penggunaan permainan dan simulasi sebagai sarana belajar mitigasi bencana. Dari perspektif guru, media digital interaktif dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa, meskipun pemanfaatannya dalam pembelajaran masih terbatas. Sementara itu, para ahli merekomendasikan pengembangan media yang kontekstual, multimodal, interaktif, ramah anak, dan dapat diakses oleh peserta didik dengan karakteristik belajar yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran mitigasi bencana berbasis UDL sangat diperlukan untuk mendukung transformasi pengetahuan kebencanaan menjadi keterampilan kesiapsiagaan yang konkret, menarik, dan inklusif bagi seluruh siswa sekolah dasar.