Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Media Edukasi Literasi Budaya Di Sekolah Dasar Melalui Implementasi Gim Pembelajaran Berbasis Leap Motion Cicilia Clara Devi Anggraini; Mario Aditya Prasetyo; Gunawan Wiradharma; Agus Joko Purwanto; Danar Kristiana Dewi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.463

Abstract

Indonesia memiliki keragaman budaya yang perlu dikenalkan sejak jenjang Sekolah Dasar, salah satunya melalui pembelajaran rumah adat. Namun, pembelajaran budaya masih sering disampaikan secara konvensional sehingga kurang mendorong keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi kelayakan awal gim edukatif ArchiLeap berbasis motion gesture sebagai media pembelajaran literasi budaya pada materi rumah adat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang difokuskan pada tahap implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 10 guru Sekolah Dasar sebagai pengguna awal. Instrumen penelitian berupa angket kelayakan dengan 33 butir pernyataan yang mencakup aspek kesesuaian materi dan literasi budaya, pembelajaran dan motivasi belajar, interaksi motion gesture, tampilan visual dan desain gim, serta bahasa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan konversi skor ke dalam persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ArchiLeap memperoleh skor 1.049 dari skor maksimal 1.320 dengan persentase 79,47% dan termasuk kategori layak. Aspek bahasa memperoleh persentase tertinggi sebesar 82,50%, sedangkan interaksi motion gesture memperoleh persentase terendah sebesar 76,00%. Temuan ini menunjukkan bahwa ArchiLeap layak digunakan sebagai media pembelajaran pendukung literasi budaya, tetapi masih memerlukan penyempurnaan pada aspek teknis gesture sebelum diujicobakan langsung kepada siswa.
INCLUSIVE DISASTER LEARNING: DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN MITIGASI BENCANA BERBASIS INKLUSIVITAS PADA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Fadloli Fadloli; Cicilia Clara Devi Anggraini; Gunawan Wiradharma; Mario Aditya Prasetyo; Khaerul Anam
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.12474

Abstract

ABSTRACT Indonesia is a disaster-prone country, making disaster mitigation education essential from the elementary school level to improve students’ preparedness and resilience. This study aims to analyze the need for developing a disaster mitigation learning media based on the Universal Design for Learning (UDL) principles as a foundation for designing effective, adaptive, and inclusive educational media. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, focusing on the analysis phase. Data were collected through questionnaires and needs assessment instruments involving 30 elementary school students, 10 teachers, and 5 education and disaster management experts. The findings indicate that although most students possess basic knowledge of natural disasters, they experience difficulties in visualizing disaster situations and require more interactive learning media. Students demonstrated strong interest in game-based and simulation-based learning activities for disaster mitigation. From the teachers’ perspective, interactive digital media can enhance students’ understanding and preparedness, although its implementation in classroom practice remains limited. Experts emphasized the importance of developing contextual, multimodal, interactive, child-friendly, and accessible media that accommodates diverse learning needs. The study concludes that the development of UDL-based disaster mitigation learning media is highly necessary to transform disaster-related knowledge into practical preparedness skills through engaging, accessible, and inclusive learning experiences for all elementary school students ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerentanan bencana tinggi sehingga pendidikan mitigasi bencana perlu diperkenalkan sejak sekolah dasar untuk meningkatkan kesiapsiagaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran mitigasi bencana alam berbasis prinsip Universal Design for Learning (UDL) sebagai landasan perancangan media yang efektif, adaptif, dan inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang difokuskan pada tahap analisis kebutuhan. Data dikumpulkan melalui angket dan lembar analisis yang melibatkan 30 siswa sekolah dasar, 10 guru, dan 5 ahli pendidikan serta kebencanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa telah memiliki pemahaman dasar tentang bencana alam, mereka masih mengalami kesulitan dalam membayangkan situasi bencana secara nyata dan membutuhkan media pembelajaran yang lebih interaktif. Siswa menunjukkan minat tinggi terhadap penggunaan permainan dan simulasi sebagai sarana belajar mitigasi bencana. Dari perspektif guru, media digital interaktif dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa, meskipun pemanfaatannya dalam pembelajaran masih terbatas. Sementara itu, para ahli merekomendasikan pengembangan media yang kontekstual, multimodal, interaktif, ramah anak, dan dapat diakses oleh peserta didik dengan karakteristik belajar yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran mitigasi bencana berbasis UDL sangat diperlukan untuk mendukung transformasi pengetahuan kebencanaan menjadi keterampilan kesiapsiagaan yang konkret, menarik, dan inklusif bagi seluruh siswa sekolah dasar.
Peningkatan Daya Tarik Destinasi Wisata Kalimasada melalui Sarana Edukasi Flora dan Fauna Yulia Budiwati; Danar Kristiana Dewi; Cicilia Clara Devi Anggraini; Ratih Paramitasari; Fadloli Fadloli; Djoko Sri Bimo
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2282

Abstract

Tourism destinations are an important source of Regional Original Revenue (PAD), and Kalimasada Tourism Village is one of the local attractions with significant potential. Although it was a popular destination around 2022, visitor numbers have declined in recent years. To support its revitalization, the Community Service Team of Universitas Terbuka Surakarta developed several educational facilities based on a flora-and-fauna concept. The program included the construction of animal enclosures and a flora garden, as well as the improvement of the playground and other supporting facilities. The implementation consisted of a field needs assessment, coordination with the Village-Owned Enterprise (BUMDES), project execution, monitoring and evaluation, and follow-up planning. The results demonstrated improved readiness of the BUMDES to manage and reopen the Kalimasada tourism destination through enhanced educational attractions and upgraded infrastructure. The local community responded positively by actively participating throughout the implementation and launching activities. Both the BUMDES management and residents expressed their expectation that continuous village funding would support further tourism development, increase visitor numbers, and promote sustainable local economic growth.