Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prospek Pertumbuhan Ekonomi Islam Indonesia Melalui Perjanjian Kemitraan IUAE-CEPA Minhajuddin Minhajuddin; Santika Santika
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.3495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prospek pertumbuhan ekonomi Islam di Indonesia dengan disepakatinya perjanjian ekonomi komprehensif antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab (UEA) yang sudah diratifikasi pada tanggal 1 September 2023 yang dikenal dengan Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA). Persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif ini memuat kerja sama antar kedua negara dalam bidang ekonomi termasuk pada sektor ekonomi Islam. IUAE-CEPA akan memudahkan aktivitas ekonomi antara kedua negara melalui perdagangan internasional karena Indonesia dan UEA sudah menyepakati penurunan tarif dan hambatan perdagangan lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi pustaka serta wawancara dengan pihak yang berkepentingan termasuk dengan pihak Komite Nasional Ekonomi Keuangan dan Syariah (KNEKS) serta pihak Dirjen Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi Islam di Indonesia sangat besar dengan adanya perjanjian IUAE-CEPA karena Indonesia dan UEA memiliki populasi penduduk yang mayoritas beragama Islam. Kesamaan identitas keagamaan tersebut menjadi salah satu faktor yang akan membantu dalam hal pertumbuhan ekonomi Islam di Indonesia.
Transformasi Operasional KL Lazismu Tingkat Wilayah Jawa Barat melalui Pelatihan Lean Management untuk Distribusi Bantuan yang Lebih Cepat dan Tepat Nurul Aziz Pratiwi; Minhajuddin Minhajuddin; Kenny Nabila Putri; Muhammad Wildan Sidiq
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.712

Abstract

West Java Province has 3.88 million people living in poverty (7.89%), placing significant demands on social institutions such as Lazismu to distribute aid swiftly, accurately, and accountably. However, Lazismu's regional Service Offices (KL) continue to face operational challenges including distribution delays, duplicate beneficiary data, weak inter-unit coordination, and limited human resource capacity. This community service activity aimed to strengthen the capacity of KL Lazismu personnel through lean management training to achieve more efficient and targeted aid distribution. The methodology encompassed field observation, value stream mapping, interactive training through a problem-based learning approach, and evaluation via pre-test and post-test instruments. The training involved 16 Lazismu scholarship recipients from Universitas 'Aisyiyah Bandung. Evaluation results revealed an average comprehension improvement of 28.7%, surpassing the minimum target of 20%. The highest gains were recorded in amil primary duties (40%), followed by lean management (36%), and communication competency (36%). Two aspects reached perfect scores of 100%: the principles of trust and transparency, and amil communication competency. These findings demonstrate that lean management training is effective in building the competency of zakat institution personnel while establishing a strong foundation for the operational transformation of aid distribution toward greater efficiency, transparency, and measurable social impact.