Andi Amiruddin
STAI DDI Maros

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pendidikan Multikultural Andi Amiruddin
IQRA : JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM Vol 1, No 1 (2021): IQRA : JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : IQRA : JURNAL MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan. Segala kegiatan dan buah pikiran manusia menghasilkan kebudayaan. Tiap kelompok masyarakat mempunyai kebudayaan yang berbeda, karena masyarakat Indonesia sejak dulu sudah dikenal dengan kemajemukannya dalam berbagai aspek, seperti adanya keberagaman suku bangsa/etnis, agama, bahasa istiadat dan sebagainya. Sebagai sistem pengetahuan dan gagasan, kebudayaan yang dimiliki suatu masyarakat merupakan kekuatan yang tidak tampak (invisble power), yang mampu menggiring dan mengarahkan manusia pendukung kebudayaan itu untuk bersikap dan berperilaku sesuai dengan pengetahuan dan gagasan yang menjadi milik masyarakat tersebut, baik di bidang ekonomi, sosial, politik, kesenian dan sebagainya. Sebagai suatu sistem, kebudayaan tidak diperoleh manusia dengan begitu saja secara ascribed, tetapi melalui proses belajar yang berlangsung tanpa henti, sejak dari manusia itu dilahirkan sampai dengan ajal menjemputnya. Proses belajar dalam konteks kebudayaan bukan hanya dalam bentuk internalisasi dari sistem “pengetahuan” yang diperoleh manusia melalui pewarisan atau transmisi dalam keluarga, lewat sistem pendidikan formal di sekolah atau lembaga pendidikan formal lainnya, melainkan juga diperoleh melalui proses belajar dari berinteraksi dengan lingkungan alam dan sosialnya. Melalui pewarisan kebudayaan dan internalisasi pada setiap individu, pendidikan hadir dalam bentuk sosialisasi kebudayaan, berinteraksi dengan nilai-nilai masyarakat setempat dan memelihara hubungan timbal balik yang menentukan proses-proses perubahan tatanan sosio-kultur masyarakat dalam rangka mengembangkan kemajuan peradabannya. Sebaliknya, dimensi-dimensi sosial yang senantiasa mengalami dinamika perkembangan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan faktor dominan yang telah membentuk eksistensi pendidikan manusia. Penggunaan alat dan sarana kebutuhan hidup yang modern telah memungkinkan pola pikir dan sikap manusia untuk memproduk nilai-nilai baru sesuai dengan intensitas pengaruh teknologi terhadap tatanan kehidupan sosial budaya. Dalam hal ini, pendidikan menjadi instrumen kekuatan sosial masyarakat untuk mengembangkan suatu sistem pembinaan anggota masyarakat yang relevan dengan tuntutan perubahan zaman. Abad globalisasi telah menyajikan nilai-nilai baru, pengertian- pengertian baru serta perubahan-perubahan di seluruh ruang lingkup kehidupan manusia yang waktu kedatangannya tidak bisa diduga-duga. Sehingga dunia pendidikan merasa perlu untuk membekali diri dengan perangkat pembelajaran yang dapat memproduk manusia zaman sesuai dengan atmosfir tuntutan global. Penguasaan teknologi informasi, penyediaan SDM yang profesional, terampil dan berdaya guna bagi masyarakat, kemahiran menerapkan Iptek, perwujudan tatanan sosial masyarakat yang terbuka, demokratis, humanis serta progresif dalam menghadapi kemajuan jaman merupakan beberapa bekal mutlak yang harus dimiliki oleh semua bangsa di dunia ini yang ingin tetap bertahan menghadapi tata masyarakat baru berwujud globalisasi.
Bidang Layanan Bimbingan dan Konseling Dalam Pengembangan Pribadi, Sosial, Pembelajaran, dan Karir Mahasiswa Andi Amiruddin; Nurul Fajriah; Dhea Ananda
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi merupakan instrumen vital dalam mendukung keberhasilan mahasiswa secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi layanan bimbingan konseling pada empat bidang utama: pribadi, sosial, belajar, dan karier. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara terhadap mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pribadi membantu stabilitas emosi, layanan sosial meningkatkan kemampuan adaptasi, layanan belajar mengoptimalkan prestasi akademik, dan layanan karier memberikan arah kesiapan kerja. Kesimpulannya, integrasi keempat layanan ini secara berkelanjutan mampu meminimalisir hambatan perkembangan mahasiswa di era pendidikan modern.
Penerapan Metode Kata Acak dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Kalimat Sederhana pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea Kabupaten Maros Sahyuni Gaffar; Andi Amiruddin; Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah Penerapan Metode Kata Acak dalam Meningkatkan Kemapuan Menulis Kalimat Sederhana pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea. Dengan tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaiamana penerapan metode kata acak terhadap peningkatan kertampilan siswa menulis kalimat sederhana pada sisiwa kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea dan untuk mengetahui apakah pengaruh metode kata acak terhadap peningkatan keterampilan menulis kalimat sederhana pada siswa kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea. Metode penelitian ini adalah penelitian tidakan kelas dengan menggunakan metode kata acak yang terdiri dari duasiklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea Maros yang terdiri dari 17 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I dengan persentase belajar siswa mencapai 53% dan siklus II dengan persentase belajar siswa mencapai 86%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menerapkan metode kata kata acak dalam menyusun kalimat sederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Media Big Book untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas III Sardinah; Andi Amiruddin; Rahmat Rizal
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan suatu kemampuan untuk memahami makna dari bahan bacaan secara menyeluruh, baik secara tersurat maupun tersirat, sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi teks. Kemampuan membaca pemahaman merupakan salah satu kunci keberhasilan seorang siswa dalam proses pembelajaran, rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa merupakan suatu masalah pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan media Big Book dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas III MI Al-wasi Kuri Kecamatan Marusu Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Setiap siklus terdiri dari empat atahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk melihat aktivitas siswa dalam proses belajar serta aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran dan tes digunakan untuk melihat kemampuan membaca pemahaman siswa, serta dokumentasi untuk mengumpulkan data-data berupa catatan-catatan, surat-surat, serta bukti dalam bentuk foto atau gambar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada siklus I berada pada kategori belum tuntas dengan presentase ketuntasan nilai hasil tes belajar siswa yaitu 62,5% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 siswa dan siswa yang belum tuntas sebanyak 6 siswa. Pada siklus kedua sudah tergolong tuntas dengan presentase ketuntasan nilai hasil tes belajaraitu 81,25%. Jadi, dapat disimpulkan penggunaan media Big Book dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa.
Penerapan Penggunaan Kurikulum Merdeka Dalam Penanaman Nilai Moral Peserta Didik Kelas V Azzahra Syarifah Mustafa; Andi Amiruddin; Rahmat Rizal
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh kurikulum merdeka dalam penanaman nilai moral masih ditemukan sejumlah tantangan, perkembangan moral peserta didik belum sepenuhnya optimal, hal ini disebabkan oleh karakter keluarga dan pengaruh lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan kurikulum merdeka terhadap pembentukan moral peserta didik kelas V di SDN 37 Panaikang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses penanaman nilai moral melalui kurikulum merdeka peserta didik kelas V di SDN 37 Panaikang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu, metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data berasal dari Kepala Sekolah, Wali Kelas V dan Guru PAI SDN 37 Panaikang. Sedangkan untuk uji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi yaitu, triangulasi sumber, triangulasi data, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum merdeka membantu membentuk karakter siswa melalui pendekatan Profil Pelajar Pancasila, terutama dalam hal tanggung jawab, kepedulian, kejujuran, dan kemandirian. Adapun faktor pendukung yaitu: 1) peran guru sebagai teladan, 2) keterlibatan orang tua, 3) pembelajaran berbasis proyek (P5), dan 4) fleksibilitas kurikulum. Adapun faktor penghambat yaitu: 1) pengaruh lingkungan di luar sekolah, 2) kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, dan 3) terbatasnya waktu pembelajaran