Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Activity Of Daily Living Dengan Kejadian Depresi Pada Lanjut Usia Aliyah; Leya Indah Permatasari; Rizaluddin Akbar
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 8 No. 2 (2025): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v8i2.508

Abstract

Elderly individuals undergo an aging process characterized by the accumulation of complex changes, particularly physical changes, which can affect their ability to perform activities of daily living (ADL). A decline in ADL abilities among the elderly can contribute to the onset of depression. This study aims to determine the relationship between ADL and the incidence of depression among elderly individuals in Sumber Village. This research employs a non-experimental quantitative design with a correlational approach using a cross-sectional method. The study involved a sample of 63 elderly individuals residing in Sumber Village, selected through simple random sampling. Data were collected using the Barthel Index questionnaire and the Geriatric Depression Scale (GDS), both of which had been validated and proven reliable. Data analysis was conducted using the chi-square test with a significance level of < 0.05. The results showed a significance value of 0.000 (0.000 < 0.05), indicating that the null hypothesis (Ho) was rejected. This finding suggests a significant relationship between ADL and the incidence of depression among the elderly in Sumber Village. Strengthening family support and motivation is essential to help optimize the elderly's abilities, minimize their dependency on others, and maintain their independence in performing activities of daily living.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH SISTOL DAN DIASTOL PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI KECAMATAN DUKUPUNTANG CIREBON Agil Putra Tri Kartika; Rizaluddin Akbar
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi masih menjadi penyakit tidak menular yang mematikan atau biasa dikenal dengan (silent killer), kebanyakan penderita hipertensi tidak menyadari akan penyakitnya sampai bertahun tahun. Selain pengobatan farmakologi untuk penderita hipertensi memerlukan kombinasi pengobatan non farmakologi salah satunya intervensi bekam basah Metodologi: Metode penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia penderita hipertensi di Kecamatan Dukupuntang pada bulan juni 2022. Sampel yang didapat dalam penelitian ini berjumlah 15 responden diambil menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan sphygmomanometer, peralatan bekam, dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Normalitas menggunakan shapiro-wilk dan uji statistic menggunakan uji paired t-test dan uji wilcoxon. Hasil Penelitian: sebelum diberikan intervensi bekam, tekanan darah sistol 163,07 dengan hipertensi derajat 2 dan diastol 90 dengan hipertensi derajat 1. Setelah diberikan intervensi bekam, tekanan darah sistol 141,53 dengan hipertensi derajat 1 dan diastole 87,80 dengan pre hipertensi. tekanan darah sistol menggunakan uji paired t-test menunjukan nilai P 0,000 dan diastol menggunakan uji wilcoxon menunjukan nilai P 0,001, yang berarti keduanya menunjukan nilai p < 0,05, maka Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian terapi bekam basah terhadap tekanan sistol dan diastol darah pada lansia penderita hipertensi.