Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan ASI Eksklusif pada Kader dan Ibu Hamil Guna Mewujudkan Keluarga Sadar ASI sebagai Upaya Pencegahan Stunting Woro Setia Ningtyas; Dwi Izzati; Andriyanti Andriyanti; Gebyar Catur Wahyuning R; Widya Retno Sari; MufidahSheena Andani; Fauzun Nikmatush Sholihah; Adeylla Mayang Sari; Sri Setyaningsih
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.81

Abstract

Salah satu indikator keluarga sehat adalah bayi mendapat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Pemberian ASI ekslusif sangat penting dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bayi dan balita serta mencegah stunting. Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur dengan angka balita pendek sekitar 16,2%. Sedangkan cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Probolinggo pada tahun 2020 sebesar 70%. Berbagai faktor yang menyebabkan rendahnya cakupan ASI eksklusif salah satunya pengetahuan ibu. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dan ibu hamil terkait pemberian ASI serta komitmen keluarga dalam memberikan ASI eksklusif. Metode yang digunakan terdiri dari beberapa tahap. Tahap pertama yakni pelatihan kader terkait praktikpemberian ASI Eksklusif. Tahap kedua adalah kelas persiapan laktasi bagi ibu hamil. Tahap ketiga adalah komitmen keluarga sadar ASI dan tahap keempat ialah pendampingan pada ibu menyusui selama 6 bulan oleh kader kesehatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kader yang telah mendapatkan pelatihan memiliki pengetahuan baik mengalami peningkatan. Kader yang telah mendapatkan pelatihan meningkat tekait pemberian ASI Eksklusif mengalami peningkatan. Pada ibu hamil yang telah mendapatkan edukasi persiapan laktasi juga mengalami peningkatan pengetahuan. Seluruh ibu hamil dan pendamping yang hadir pada kegiatan kelas persiapan laktasi berkomitmen untuk memberikan ASI Eksklusif.Hasil kegiatan ini menujukkan bahwa program pendampingan pada ibu berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan ASI Eksklusif. Diharapkan program pendampingan ini dapat mewujudkan keluarga sadar ASI sebagai salah satu upaya penurunan angka stunting di Indonesia.
Strategi Pembelajaran Mendalam Kontekstual Model ASYIK, ATIK, dan SIUUL dalam Pendidikan Anak Usia Dini Inklusif di Era Disrupsi Sri Watini; Alawiyah Alawiyah; Andriyanti Andriyanti; Maturrohmah, Bibin Siti; Ekawati Andayani; Mira Humayrah; Yazid Yazid
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v4i1.1612

Abstract

Inclusive Early Childhood Education (PAUD) faces significant challenges in the era of digital disruption, particularly in integrating technology with meaningful and contextual learning. This study aims to develop and implement a contextual deep learning strategy through the ASYIK, ATIK, and SIUUL models. The research used a participatory workshop method combined with experiential learning and collaborative inquiry approaches, involving 50 PAUD practitioners in the Cikarang area. The findings showed a significant increase in participants' knowledge and a very high level of satisfaction, with 98% reporting satisfaction or high satisfaction. The learning simulations demonstrated the successful application of creative and contextual strategies to support inclusive education for children with special needs. Participants were highly motivated to implement these models in their institutions. The study recommends continuous technical support, the development of adaptive learning media, and the establishment of practitioner communities to ensure the sustainable implementation of inclusive education. These efforts are essential to enhance the quality and inclusiveness of early childhood education in the digital era.