Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemikiran Ibnu Khaldun Tentang Sistem Ekonomi Islam Atikah Nurul Ichsan; Febrian Permana; Iin Saputra; Nisa Zahratul Jannah; Trian Zulhadi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 10 (2023): November
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10156150

Abstract

Pemikiran tentang sistem Ekonomi Islam telah hadir semenjak periode klasik. Ibnu Khaldun merupakan salah satu tokoh yang sangat berperan penting dalam sejarah perkembangan sistem Ekonomi Islam hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk membahas pemikiran Ibnu Khaldun tentang ekonomi islam. Metode penelitian ini menggunakan library research dengan menggunakan pendekatan historis. Penelitian ini menganalisis pemikiran Ibnu Khaldun tentang Ekonomi Islam, yang terdiri atas kekayaan nasional, keseimbangan ekonomi makro, teori upah, perdagangan internasional, uang, pajak, dan mekanisme pasar. 
Upaya Fintech Syariah Mendorong Akselerasi Pertumbuhan UMKM di Indonesia Iin Saputra
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jqim.v3i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk dapat memberikan pemahaman tentang Upaya Fintech Syariah Mendorong Akselerasi Pertumbuhan Umkm Di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pendekatan kualitatif memiliki karakteristik alami (Natural serfing) sebagai sumber data langsung, deskriptif, proses lebih dipentingkan dari pada hasil. Analisis dalam penelitian kualitatif cenderung dilakukan secara analisis induktif dan makna makna merupakan hal yang esensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa;  Fintech syariah memberikan kemudahan akses permodalan bagi pelaku UMKM dengan menyediakan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Perbedaan utama antara fintech syariah dan konvensional terletak pada sistem akad dan pembiayaan yang menghindari riba, spekulasi, dan elemen tidak transparan lainnya. Fintech syariah juga mengedepankan prinsip keadilan dan transparansi dalam transaksi keuangan, memungkinkan pelaku UMKM untuk menjalankan bisnis dengan cara yang lebih etis dan berkelanjutan. Selain itu, fintech syariah mendukung UMKM dalam pengembangan usaha melalui layanan pinjaman, pembayaran digital, dan pengaturan keuangan yang lebih mudah dan efisien. Fintech syariah memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya literasi keuangan di masyarakat, infrastruktur yang belum memadai, dan perundang-undangan yang belum sepenuhnya mendukung. Fintech syariah berperan penting dalam mengoptimalkan rekayasa inovasi pengembangan pembiayaan mikro syariah dan membantu UMKM dalam berinvestasi saham syariah. Peluang bagi fintech syariah adalah perluasan pasar, peningkatan akses ke pelanggan baru, serta mendukung perubahan pola pikir konsumen yang lebih praktis. Agar dapat memaksimalkan potensi fintech syariah, diperlukan sinergi antara pemerintah, regulator, dan pelaku fintech untuk meningkatkan edukasi dan literasi keuangan di masyarakat
The Role of Sharia Financial Institutions in Improving the Indonesian Economy: Focus on Murabahah Financing Iin Saputra; Muhammad Aris; Yudi Yudi; Ayub Rangkuti; Nanda Suryadi
International Journal of Information System and Innovation Management (IJISIM) Vol. 2 No. 1 (2024): International Journal of Information System and Innovation Management
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/ijisim.v2i1.954

Abstract

This research is a literature study that examines the role of sharia financial institutions in improving the Indonesian economy with a focus on murabahah financing. The methodology used involves in-depth analysis of existing literature to produce a solid understanding of how Islamic financial institutions can contribute to the economy through murabahah financing. This study relies on relevant secondary data and literature analysis to provide a meaningful contribution to academic and policy-related understanding. The research results show that the implementation of murabahah financing by sharia financial institutions provides financial solutions in accordance with sharia principles, helps people own interest-free homes, and increases bank profitability and liquidity. Apart from that, murabahah financing also helps sharia financial institutions attract more customers and increase public trust in sharia-based financial services. It also plays a role in supporting financial inclusion, especially for communities that are underserved by conventional financial institutions. Overall, murabahah financing not only provides direct benefits for customers and banks, but also contributes positively to economic growth and welfare of Indonesian society.