Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PROYEK REKONSTRUKSI JALAN PROF. DR. JOHN ARIO KATILI Nurhediyati Tome; Ari Putra Rachman; Hardiansyah Hardiansyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (J-PMas) Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada MASyarakat (J-PMas)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/j-pmas.v1i3.160

Abstract

Jalan raya adalah fasilitas penting bagi manusia untuk mencapai daerah yang dikehendaki, merupakan prasarana transportasi darat, dan merupakan prasarana yang berpengaruh dalam kelancaran dinamika hidup dan aktivitas ekonomi. Tujuan dari pengabdian ini adalah merekonstruksi Jalan John Ario Katili dengan panjang 2700 dan anggaran biaya sebesar Rp. 36.698.485.000. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kuantitatif. Masalah yang sering dijumpai saat tahap pengawas pelaksana yaitu kurangnya kesadaran para pekerja untuk menerapkan peggunaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Solusi untuk mengatasi masalah dalam implementasi proyek Praktek, yang mencakup beberapa langkah: 1) Memiliki Komite Manajemen, 2) Menegakkan Aturan dan Prosedur untuk Proyek, 3) Menyediakan Komunikasi yang Baik, 4) Mendorong Aktif Pekerja, dan 5) Meningkatkan Pelatihan.
PENINGKATAN KUALITAS PERMUKIMAN KUMUH KAWASAN TALUMOLO KOTA GORONTALO Ari Putra Rachman; Nona Fitriana Madjowa; Faisal Fikri Bonenehu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (J-PMas) Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada MASyarakat (J-PMas)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/j-pmas.v2i3.172

Abstract

Kawasan permukiman kumuh seringkali identik dengan keberadaan penduduk miskin. Persepsi ini tidak selalu benar karena di dalam kawasan permukiman kumuh juga terdapat penduduk yang tidak termasuk kategori miskin. Hal ini ditandai dengan kondisi rumah dan fasilitas yang mereka miliki dikawasan permukiman kumuh tersebut. Kajian tentang permukiman kumuh pada umumnya mencakup tiga segi, pertama kondisi fisiknya, kedua kondisi sosial ekonomi budaya komunitas yang bermukim di pemukiman tersebut, dan ketiga dampak oleh kedua kondisi tersebut. Kondisi fisik antara lain tampak dari kondisi bangunan yang sangat rapat dengan kualitas konstruksi rendah, jaringan jalan tidak berpola dan kondisi perkerasan yang kurang baik, sanitasi umum dan saluran drainase tidak berfungsi dengan baik, serta pengelolaan sampah yang kurang baik. Pengabdian ini bertujuan untuk menciptakan Kelurahan Talumolo menjadi kawasan yang rindang dan indah, serta memberikan kenyamanan bagi warga setempat dengan menyediakan tempat tinggal yang lebih layak.
PEMANFAATAN FASILITAS KAWASAN DESA WISATA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA PONTOLO ATAS KECAMATAN KWANDANG KABUPATEN GORONTALO UTARA Ari Putra Rachman; Dewi Sartika T. Zees; Aditya Rauf
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (J-PMas) Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian kepada MASyarakat (J-PMas)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/j-pmas.v1i3.177

Abstract

The tourism sector is one of the mainstay sectors in boosting economic growth in today's modern era. The target of planning the development of a Tourism Village based on environment and community participation is all stakeholders and parties related and involved with development in Pontolo Atas Village, District. Kwandang, Kab. North Gorontalo. The activity aims to increase students' insight and skills in the professional field so that they are able to understand problematic issues that exist in society and can provide solutions to solve problems that exist in society.
Studi Kasus Kerusakan Jalan Berdasarkan Metode PCI Jalan Brigjen Piola Isa Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo Nur Rifka Abdulah; Ari Putra Rachman; Aning Yustica Sari Abdullah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2535

Abstract

Permasalahan infrastruktur jalan menjadi isu krusial yang berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan skeberlangsungan aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan pada ruas Brigjen Piola Isa, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) sebagai alat analisis utama. Metode PCI dipilih karena mampu memberikan gambaran kuantitatif mengenai kondisi jalan berdasarkan jenis, tingkat keparahan, serta luas kerusakan permukaan. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei lapangan, pengukuran dimensi kerusakan, dan observasi visual terhadap permukaan jalan selama 30 hari. Analisis dilakukan terhadap tujuh segmen jalan dengan fokus pada jenis kerusakan berupa lubang. Nilai density dan deduct value dihitung untuk setiap segmen guna menentukan skor PCI akhir. Data sekunder berupa dokumentasi teknis dan standar nasional turut digunakan untuk memperkuat analisis. Hasil menunjukkan bahwa kerusakan paling signifikan terdapat pada segmen STA 0+1600–0+1800 dengan nilai deduct sebesar 87 dan skor PCI akhir sebesar 46, yang mengindikasikan kondisi jalan tergolong buruk. Total deduct value yang diperoleh dari seluruh segmen sebesar 304, dikoreksi menjadi 146, mempertegas urgensi penanganan struktural. Penelitian ini merekomendasikan perlunya intervensi pemeliharaan menyeluruh, termasuk perbaikan drainase dan peningkatan kualitas lapisan perkerasan. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan teknis bagi pemerintah daerah dalam menyusun strategi rehabilitasi jalan secara berkelanjutan.
Analisis Tingkat Keselamatan Ruas Jalan Trans Sulawesi Desa Pontolo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara Trimelia Katili; Ari Putra Rachman; Nurhediyati Tome
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keselamatan lalu lintas pada ruas Jalan Trans Sulawesi yang terletak di Desa Pontolo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh tingginya volume kendaraan dan tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah tersebut, khususnya pada segmen jalan yang memiliki tikungan tajam, tanjakan, dan permukaan jalan rusak. Situasi ini mendorong perlunya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan jalan guna menekan risiko kecelakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Traffic Conflict Technique (TCT), yang memfokuskan pada identifikasi potensi kecelakaan melalui observasi konflik lalu lintas (near-missed accident). Pengumpulan data dilakukan melalui survei primer yang dilaksanakan selama tiga hari pada waktu-waktu sibuk, serta pengukuran kecepatan kendaraan, jarak konflik antar kendaraan, dan tindakan pengendara saat konflik terjadi. Penelitian ini juga dilengkapi dengan survei kondisi geometrik jalan dan pemetaan titik rawan kecelakaan berdasarkan STA (Stationing Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmen STA 0+1300–0+1400 merupakan titik dengan jumlah kecelakaan tertinggi, sehingga dikategorikan sebagai black spot. Data kecelakaan tahun 2024 mencatat 30 korban, dengan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Kondisi geometrik jalan yang tidak memenuhi standar, minimnya fasilitas keselamatan jalan, serta tingginya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi menjadi penyebab utama meningkatnya risiko kecelakaan. Kesimpulannya, keselamatan lalu lintas di ruas jalan ini sangat bergantung pada intervensi fisik terhadap kondisi jalan, peningkatan manajemen lalu lintas, serta edukasi kepada pengguna jalan. Oleh karena itu, rekomendasi dari penelitian ini mencakup perbaikan infrastruktur jalan, penyediaan rambu-rambu keselamatan yang memadai, dan pengawasan berkala di titik-titik rawan kecelakaan.
Evaluasi Kinerja Ruas Jalan Studi Kasus Jl. Jalaludin Tantu Kota Gorontalo Amalia Ali; Ari Putra Rachman; Nurhediyati Tome
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jumlah kendaraan dan aktivitas masyarakat yang intens di sepanjang Jalan Jalaludin Tantu, Kota Gorontalo, memunculkan persoalan transportasi yang menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kinerja ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas, hambatan samping, serta tingkat pelayanan jalan (Level of Service/LOS) dalam konteks jam-jam sibuk harian, terutama pada hari pasar dan akhir pekan. Penelitian dilakukan melalui metode survei lalu lintas dengan pendekatan observasional pada tiga hari berbeda, mencakup pagi, siang, dan sore hari. Data primer dikumpulkan mencakup volume kendaraan, kecepatan arus, dan aktivitas pejalan kaki, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur serta peta lokasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas aktual ruas jalan hanya sebesar 1.885 smp/jam setelah dikoreksi menggunakan metode PKJI 2023. Tingkat pelayanan (LOS) pada hari biasa cenderung stabil pada kategori C hingga D, tetapi meningkat menjadi LOS E pada Sabtu sore, terutama pada pukul 17.00–18.00, menandakan volume lalu lintas hampir mencapai kapasitas maksimum. Aktivitas pasar dan pelabuhan turut memperberat beban lalu lintas, terutama dengan hadirnya kendaraan berat seperti truk tronton dan parkir liar di bahu jalan. Temuan ini memperkuat pentingnya manajemen lalu lintas dan perencanaan peningkatan infrastruktur, khususnya pelebaran jalan dan penertiban area pasar. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa Jalan Jalaludin Tantu memiliki performa yang layak pada sebagian besar waktu, tetapi mengalami penurunan signifikan pada jam sibuk sore hari. Intervensi kebijakan perlu difokuskan pada pengaturan waktu operasional kendaraan berat, optimalisasi ruang parkir, serta pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas pasar untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Evaluasi berkala dan penyesuaian kapasitas jalan menjadi krusial untuk menjamin fungsi jalan sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat Kota Gorontalo.
Analisis Dampak Hambatan Samping di Ruas Jalan Jendral Sudirman Segmen RRI – UNG terhadap Biaya Operasional Kendaraan Nia Fadhila Nur; Ari Putra Rachman; Nurhediyati Tome
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3767

Abstract

Kemacetan lalu lintas di kawasan perkotaan Indonesia semakin kompleks seiring pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan. Salah satu penyebab utama penurunan kinerja jalan adalah hambatan samping (side friction), yaitu aktivitas di sekitar badan jalan seperti parkir sembarangan, kendaraan keluar-masuk area samping, pejalan kaki, dan kendaraan lambat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak hambatan samping terhadap Biaya Operasional Kendaraan (BOK) di ruas Jalan Jendral Sudirman segmen RRI–UNG, Kota Gorontalo. Metode penelitian dilakukan melalui survei volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan inventarisasi hambatan samping. Data dianalisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023) dan model Highway Design and Maintenance Vehicle Operating Cost (HDM-VOC). Hasil menunjukkan bahwa tingkat hambatan samping pada jam puncak termasuk kategori tinggi, dengan dominasi aktivitas parkir dan keluar-masuk kendaraan. Kondisi ini menyebabkan penurunan kecepatan rata-rata menjadi 34,18 km/jam dan menurunkan tingkat pelayanan jalan hingga LOS D. Dampaknya, BOK kendaraan meningkat signifikan, yaitu Rp 12.378,3/km dibandingkan kondisi tanpa hambatan samping sebesar Rp 1.077,3/km. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pengendalian hambatan samping sebagai upaya efisiensi transportasi perkotaan.