Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Model Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Untuk Meningkatkan Taraf Hidup di Desa Durensewu Pandaan Titin Lestariningsih; Paulus Yehuda Chrismartin
Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan Vol 6, No 2 (2025): SOCIAL INCLUSION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jisp.v6i2.22276

Abstract

Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu pendekatan penting dalam upaya peningkatan taraf hidup, terutama di kawasan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis efektivitas model kolaborasi pemberdayaan masyarakat berbasis pengolahan pangan di Desa Durensewu. Model ini mengintegrasikan peran masyarakat lokal, pemerintah, dan stakeholder terkait untuk menciptakan ekosistem agribisnis yang mandiri dan berkelanjutan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk pangan bernilai tambah. Selain itu, model ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa pengolahan pangan berbasis kolaborasi dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Untuk itu, diperlukan penguatan pelatihan teknis, dukungan kebijakan pemerintah, dan pendampingan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program.
TINGKAT PENERIMAAN SENSORIS PENTOL VEGAN BERBAHAN DASAR TEPUNG KEDELAI MELALUI UJI HEDONIK Brenda Gracia Christi; Titin Lestariningsih; Mahmudi
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.33

Abstract

Perkembangan pola makan berbasis nabati mendorong meningkatnya kebutuhan akan produk pangan vegan yang tidak hanya memenuhi aspek gizi dan prinsip vegan, tetapi juga memiliki tingkat penerimaan sensoris yang baik. Pentol sebagai jajanan tradisional Indonesia berpotensi dikembangkan menjadi produk vegan, tetapi kajian mengenai penerimaan sensoris pentol vegan yang sepenuhnya bebas bahan hewani masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesukaan konsumen terhadap pentol vegan berbahan dasar tepung kedelai melalui uji sensoris metode hedonik. Penelitian menggunakan desain eksperimental deskriptif dan dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di Vihara Buddhayana Surabaya. Produk pentol vegan diformulasikan menggunakan tepung kedelai sebagai sumber protein utama dengan penambahan jamur kancing, jamur kuping, dan wortel. Uji sensoris melibatkan 25 panelis tidak terlatih dari komunitas vegan yang menilai atribut warna, rasa, aroma, dan tekstur menggunakan skala hedonik lima tingkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh atribut sensoris memperoleh tingkat kesukaan pada kategori “cukup suka” hingga “suka”. Nilai rata-rata tertinggi diperoleh pada atribut rasa sebesar 3,56, diikuti oleh warna sebesar 3,44, serta aroma dan tekstur masing-masing sebesar 3,36. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pentol vegan berbahan dasar tepung kedelai dapat diterima oleh konsumen vegan, meskipun aspek visual dan tekstural masih perlu dioptimalkan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan produk jajanan vegan berbasis bahan lokal yang berkelanjutan dan berpotensi diterima oleh konsumen.
Pelatihan Kewirausahaan Kuliner bagi Guru Bimbingan Konseling SMA: Mengolah Zuppa Soup sebagai Peluang Usaha Pensiun Daniel Pandu Mau; Ivy Dian Puspitasari Prabowo; Mahmudi; Titin Lestariningsih; Daniel Ch. Tarigan; Andreas Aditama Dachi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.2618

Abstract

Pelatihan kewirausahaan kuliner bagi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Sidoarjo bertujuan untuk mempersiapkan peserta menghadapi masa pensiun melalui pengembangan keterampilan berwirausaha, khususnya dalam pembuatan Zuppa Soup. Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta dari MGBK SMA Kabupaten Sidoarjo dan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pembekalan teori terkait bisnis makanan dan minuman (F&B), pelatihan praktis pembuatan Zuppa Soup, serta evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pengetahuan peserta. Sebanyak 86,7% peserta puas atau sangat puas dengan materi yang disampaikan, khususnya dalam aspek manajemen usaha, pengembangan produk, dan operasional dapur. Namun, beberapa peserta menginginkan pendalaman lebih lanjut pada materi pemasaran digital dan manajemen keuangan. Evaluasi juga menunjukkan bahwa tantangan utama peserta adalah dalam penerapan strategi digital dan pengelolaan cash flow. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan peserta, namun perlu perbaikan pada materi pemasaran digital dan manajemen keuangan untuk mendukung keberlanjutan bisnis kuliner mereka. Rekomendasi untuk pelatihan berikutnya meliputi peningkatan materi pemasaran digital, pendalaman manajemen keuangan, dan dukungan mentoring pasca pelatihan.
Sensory Evaluation and Consumer Preference of a Tempeh–Beef Burger Prototype for Urban Markets Ivy Dian Puspitasari Prabowo; Daniel Pandu Mau; Titin Lestariningsih; kezia Tjahjadi; Nani Kharisma Nur Hidayah; Prijo Tjahjono
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 9 No 1: September 2025
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v9i1.3465

Abstract

Urban culinary development creates opportunities to reintroduce local ingredients in formats that meet modern consumer preferences for taste, nutrition, and attractive presentation. This study explored the acceptance of a tempeh-based burger (ITBurger) as an innovative soybean product for urban markets. A total of 20 urban consumers aged 18–30 participated in a controlled sensory evaluation. The burger patty was formulated with 60% steamed tempeh and 40% lean ground beef, then assessed for taste, texture, aroma, and appearance using a 9-point hedonic scale. Participants also identified the primary reason for their preference among taste, texture, appearance, or nutritional value. Results showed high overall acceptance, with taste receiving the highest mean score (8.2 ± 0.5), followed by appearance (8.0 ± 0.4), texture (7.8 ± 0.6), and aroma (7.6 ± 0.7). Taste was the most frequently cited reason for liking the product (50%), while appearance and texture each accounted for 20%, and nutritional value 10%. These findings confirm that flavor and visual appeal are the key drivers of consumer acceptance, while health benefits play a secondary role. The positive response to a tempeh–beef hybrid highlights the potential of flexitarian approaches to reposition traditional soybean products as modern, appealing foods. This model offers a practical pathway for small food enterprises to promote healthy, locally based innovations in urban culinary markets.