Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN FISIK ZIG-ZAG RUN TERHADAP PERUBAHAN KELINCAHAN PEMAIN FUTSAL GALAXY FC DI SUDIANG MAKASSAR 2021: The Effect of Zig-Zag Run Physical Exercise on Changes in Agility of Galaxy Fc Futsal Players in Sudiang Makassar 2021 Fahrul Islam; Suriani; Hendrik; Darwis Durahim; Muhammad Awal
Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14 No 1 (2022): Media Fisioterapi Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/fis.v14i1.41

Abstract

Kelincahan merupakan kemampuan seseorang untuk dapat mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan. Kelincahan sangat erat kaitannya dengan keseimbangan, karena atlet perlu untuk mengatur pergeseran dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh latihan fisik zig-zag run terhadap perubahan kelincahan pemain futsal Galaxy Fc Sudiang Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra- experimental dengan menggunakan desain penelitian one-group pretest posttest design dengan variabel independent adalah latihan fisik zig-zag run dan variabel dependent adalah kelincahan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 20 orang yang yang diberi perlakuan berupa latihan fisik zig-zag run. Penentuan sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen atau alat pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Illinois Agility Run. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan, Februari- Agustus 2021.Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh pemberian zig-zag run exercise terhadap perubahan kelincahan pemain Futsal Galaxy Fc Sudiang Makassar, dari niali pre test 18,269 menjadi 15,484 pada post test. Dari uji wilcoxon ada nilai beda rerata sebesar 2,5605 dengan nilai p=0,000 <0,05 yang berarti ada pengaruh yang bermakna pemberian zig-zag run exercise terhadap perubahan kelincahan dengan nilai 2,5605. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan kesimpulan ada pengaruh pemberian latihan fisik zig-zag run terhadap perubahan kelincahan pemain futsal Galaxy Fc Sudiang Makassar. Disarankan pemain Futsal Galaxy Fc Sudiang Makassar untuk tetap melakukan metode zig-zag run exercise pada saat latihan untuk meningkatkan level kelincahan. Kata Kunci : Zig-Zag Run Exercise, Kelincahan, Pemain Futsal
The "Prevent Anemia" Board Game Increases Adolescent Knowledge Ade Devriany; Fitri Suci Ramadani; Wirawati Amin; Suriani
Napande: Jurnal Bidan Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Anemia remains a public health problem among adolescent girls, primarily due to low iron intake and non-compliance with iron supplementation (IBP). Anemia in adolescent girls can impact learning concentration, academic achievement, and fitness, and is at risk of continuing into pregnancy. One important factor influencing anemia prevention behavior is knowledge. The prevalence of iron supplementation among adolescent girls in South Sulawesi in 2023 was 65.5% and in Jeneponto Regency it was 73.0%, still below the national target of 75.0%. Therefore, innovative, engaging, and easily understood educational media are needed for adolescents, one of which is through board-based educational games. Interactive approaches are considered capable of increasing engagement, motivation, and understanding of adolescent girls' health. Methods: This study employed a quantitative method with a pre-experimental one group pre-test and post-test design. The sample consisted of 80 adolescent girls at SMPN 1 Tamalatea, Jeneponto Regency, selected using a purposive sampling technique. The research instrument was a questionnaire measuring knowledge of anemia and iron supplementation, which had been tested for validity and reliability. The intervention was delivered through health education using the “Cegah Anemia” boardgame, implemented in group-based learning sessions. Results: The findings showed that prior to the intervention, most respondents had a moderate (61.3%) or poor (37.5%) level of knowledge. After the intervention, knowledge levels increased, with the majority of respondents categorized as having good knowledge (57.5%). The Wilcoxon signed-rank test indicated a statistically significant improvement in knowledge following the intervention. Conclusion: Health education using the “Cegah Anemia” boardgame is effective in improving adolescent girls’ knowledge regarding anemia and iron supplementation at SMPN 1 Tamalatea