Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Keamanan Internet Menggunakan IPS Yoga Pratama
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 2 - Februari 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus penggunaan keamanan publik memperkenalkan kebutuhan khusus mereka sendiri untuk komunikasi dan keamanan siber. Jaringan taktis seringkali perlu beroperasi dalam situasi terisolasi dengan koneksi terbatas ke layanan keamanan terpusat di cloud dan tanpa bantuan administrator dan analis keamanan jarak jauh. Solusi keamanan tidak dapat mengganggu operasi penyelamatan dengan memblokir pengguna bahkan jika mereka akan berkomunikasi dengan cara yang tidak wajar dan berpotensi mencurigakan. Solusi keamanan harus bertujuan untuk menjamin ketersediaan layanan konektivitas bahkan dalam situasi yang tidak bersahabat di mana jaringan sedang diserang. Jaringan taktis seringkali perlu beroperasi dalam situasi terisolasi dengan koneksi terbatas ke layanan keamanan terpusat di cloud dan tanpa bantuan administrator dan analis keamanan jarak jauh. Oleh karena itu, solusinya harus meminimalkan upaya konfigurasi di lapangan atau sepenuhnya otonom. Selanjutnya, solusi keamanan tidak dapat mengganggu operasi penyelamatan dengan memblokir pengguna bahkan jika mereka akan berkomunikasi dengan cara yang tidak wajar dan berpotensi mencurigakan. Di sisi lain, solusi keamanan harus bertujuan untuk menjamin ketersediaan layanan konektivitas bahkan dalam situasi yang tidak bersahabat di mana jaringan sedang diserang. Penggunaan multiple filter pada IPS membuatnya secara signifikan lebih efektif ketika menginspeksi, mengidentifikasi dan memblokir serangan berdasarkan urutan waktu. IPS membuat filter baru ketika sebuah metode serangan baru diidentifikasi.
Analisis Penyebab Defect Pada Part Electric Dalam Proses Incoming Inspection Yoga Pratama; Heru Darmawan; Yudi Prastyo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1974

Abstract

Kualitas part electric yang diterima pada proses incoming inspection merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi dan kualitas produk akhir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis defect dominan, menganalisis faktor penyebab, serta menyusun usulan perbaikan pada proses incoming inspection part electric di PT XYZ menggunakan metode Seven Quality Control Tools. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data primer melalui observasi dan wawancara serta data sekunder berupa laporan incoming inspection, Standard Operating Procedure (SOP), dan Work Instruction. Analisis dilakukan menggunakan Check Sheet, Histogram, Diagram Pareto, Scatter Diagram, Flowchart, Control Chart, dan Fishbone Diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect Under Spec Length pada Power Cord merupakan jenis defect yang paling dominan dengan jumlah 83 pcs (29,86%), diikuti Label Printing Faded sebanyak 50 pcs (17,99%), No Power sebanyak 45 pcs (16,19%), Missing Tapping sebanyak 43 pcs (15,47%), Missing IMS sebanyak 32 pcs (11,51%), dan No Sound sebanyak 25 pcs (8,99%). Scatter Diagram menunjukkan hubungan yang lemah antara jumlah PCS/LOT dengan persentase defect, sehingga tingginya defect lebih dipengaruhi oleh kualitas material, metode inspeksi, ketelitian inspector, dan kondisi proses sebelumnya. Fishbone Diagram mengidentifikasi faktor penyebab utama berasal dari aspek man, method, material, machine, dan environment. Berdasarkan hasil analisis tersebut, diusulkan beberapa tindakan perbaikan berupa pelatihan inspector, standarisasi SOP, penggunaan checklist inspection, evaluasi supplier, kalibrasi alat inspeksi, serta perbaikan area kerja melalui peningkatan pencahayaan dan penerapan prinsip 5R. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi PT XYZ dalam meningkatkan efektivitas proses incoming inspection, menurunkan jumlah defect, serta mendukung perbaikan kualitas secara berkelanjutan.