Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Strategis Elit Lokal dan Konsep Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Pandeglang Neka Fitriyah; Anna Gustina Zainal; Sarwititi Sarwoprasodjo
Society Vol 12 No 2 (2024): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v12i2.602

Abstract

Pandeglang Regency is home to numerous potential tourism villages dispersed across various locations; however, their management remains fragmented and lacks comprehensive stakeholder involvement. This study examines the participation and role of local elites in tourism village development through a qualitative approach involving in-depth interviews and observations. The findings reveal that Community-Based Tourism (CBT), emphasizing community participation in organizing, managing, and developing tourism independently with self-awareness, is the most suitable concept for the region. Local elite participation manifests in two forms: mechanical participation, driven by external systemic requirements, and organic participation, arising from the elites’ intrinsic awareness and commitment. The political roles of local elites are categorized as opinion leaders generating and disseminating ideas, mediators bridging aspirations and interests among stakeholders, and decision-makers formulating and implementing policy decisions. It is recommended that tourism village development actively involves local elites to ensure shared responsibility and accountability in addressing potential challenges.
URGENSI PENDIDIKAN PEMILIH DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK KELOMPOK DISABILITAS PADA PILKADA 2024 KOTA CILEGON Neka Fitriyah; Rd. Nia Kania Kurniawati; Idi Dimiyati; Nunung Nurjanah
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): JP2N: Mei - Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/2evrdj06

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan kelompok masyarakat yang memiliki hak politik yang sama dengan kelompok masyarakat lainnya dan harus terlindungi. Meskipun undang-undang dan peraturan pemerintah telah menjamin dan melindungi hak politik kelompok penyandang disabilitas, partisipasi politiknya sejauh ini masih belum maksimal. Partisipasi penyandang disabilitas masih terbatas dan hanya terlihat pada saat pemilihan suara. Salah satu upaya yang digagas dalam mendorong literasi politik penyandang disabilitas pada Pilkada Kota Cilegon adalah dengan melakukan pendidikan politik bagi pemilih.  Kegiatan pengabdian dan pendidikan pemilih bagi penyandang disabilitas menjadi penting dilakukan dengan tujuan meningkatkan partisipasi dan menumbuhkan pemahaman tentang hak dan kewajiban politiknya. Metode dan tahapan kegiatan pengabdian dan pendidikan ini dilakukan melalui empat tahap yakni tahap pre-test, edukasi, simulasi dan post-test. Hasil kegiatan ini, bertambahnya pengetahuan, pemahaman dan kesadaran politik peserta penyandang disabilitas yang pengetahuan politiknya menjadi lebih baik, lebih komprehensif baik terkait politik, partisipasi politik dan penyelenggaraan Pilkada serta hak dan kewajibannya sebagai warga negara.