Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Kecerdasan Adversity Quotien Membangun Optimisme Masa Depan Melalui Pelatihan Berbasis Participatory Action Research Pada Peserta Didik SMA Islam An Nuqthah Tangerang Nur Halimah; Aslihatul Rahmawati; Maharani Dewi Kartika; Hurien Ain Istigfariyah; Dati Nurul Iqnaul Hafidhoh
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 5 No. 2 (2025): Membangun Kemandirian Komunitas: Sinergi Digital, Partisipatif, dan Kultural da
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v5i2.2401

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dalam rangka memberikan penguatan kepada peserta didik mengenai pentingnya kecerdasan Adversity Quotien dalam menunjang kesuksesan seseorang dikemudian hari. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada SMA Islam An - Nuqthah Kota Tangerang dengan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka memberi penguatan dan meningkatkan kesadaran peserta didik bahwasanya kecerdasan Adversity Quotient merupakan faktor yang menentukan kesuksesan seseorang. Ikhtiar yang dapat peserta didik lakukan dalam meningkatkan kecerdasan Adversity Quotient mereka dengan cara memaksimalkan diri dalam menjalani program dan peraturan yang sudah dibiasakan dalam Pesantren dikarenakan pesantren mereka sudah sangat baik dalam menyiapkan kegiatan atau program yang mampu meningkatkan kecerdasan Adversity Quotient. Kata Kunci : Adversity Quotient, PAR
PENDIDIKAN ISLAM SYEKH YUSUF M. Asep Rahmatullah; Aslihatul Rahmawati; Neni Nuraeni
Cakrawala Pedagogik Vol 9 No 3 (2025): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v9i3.856

Abstract

The word of Islamic education today is experiencing a identity, morality dan multidimensional ciris of, encompassing both the curriculum system and the quality of teaching staff, as well as the availability of infrastructure. This has resulted in a liberalistic, materialistic, capitalistic, and secularistic education system that has lost its true purpose. The first Islamic education was carried out by the Prophet Muhammad SAW in Mecca and Sheikh Yusuf Al-Maqasari who was once an Islamic education teacher and Islamic law judge during the reign Of Sultan Ageng Tirtayasa Banten. This study employed qualitative methods based on a literature review, drawing on books, Google Scholar, and other sources. The results suggest. That Islamic education must return to its sources, the Quran dan the Sunnah. The First concept of Islamic education is the education of faith and belief, the second is the concept of sharia in Islam, and the third is the formation of moral character.