Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Optimalisasi Kecerdasan Adversity Quotien Membangun Optimisme Masa Depan Melalui Pelatihan Berbasis Participatory Action Research Pada Peserta Didik SMA Islam An Nuqthah Tangerang Nur Halimah; Aslihatul Rahmawati; Maharani Dewi Kartika; Hurien Ain Istigfariyah; Dati Nurul Iqnaul Hafidhoh
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 5 No. 2 (2025): Membangun Kemandirian Komunitas: Sinergi Digital, Partisipatif, dan Kultural da
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v5i2.2401

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dalam rangka memberikan penguatan kepada peserta didik mengenai pentingnya kecerdasan Adversity Quotien dalam menunjang kesuksesan seseorang dikemudian hari. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada SMA Islam An - Nuqthah Kota Tangerang dengan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka memberi penguatan dan meningkatkan kesadaran peserta didik bahwasanya kecerdasan Adversity Quotient merupakan faktor yang menentukan kesuksesan seseorang. Ikhtiar yang dapat peserta didik lakukan dalam meningkatkan kecerdasan Adversity Quotient mereka dengan cara memaksimalkan diri dalam menjalani program dan peraturan yang sudah dibiasakan dalam Pesantren dikarenakan pesantren mereka sudah sangat baik dalam menyiapkan kegiatan atau program yang mampu meningkatkan kecerdasan Adversity Quotient. Kata Kunci : Adversity Quotient, PAR
PENGARUH GAMIFIKASI BERBASIS KAHOOT TERHADAP MINAT BELAJAR MURID DI MADRASAH ALIYAH DA’IL KHAIRAAT JAKARTA BARAT Nur Halimah; Nur Fahriyah Sahifah; Aslihatul Rahmawati
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol. 22 No. 1 (2026): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/wrffe750

Abstract

ABSTRAK Kemajuan teknologi yang terus meningkat turut mendorong perkembangan gamifikasi menjadi semakin modern dan inovatif. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif. Salah satu aplikasi yang menjadi inovasi dalam pembelajaran yaitu aplikasi kahoot. Penggunaan gamifikasi interaktif seperti Kahoot mampu menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan pendidikan, khususnya terkait rendahnya minat belajar murid dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh gamifikasi berbasis kahoot terhadap minat belajar murid di Madrasah Aliyah Da’il Khairaat Jakarta Barat. (2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gamifikasi berbasis kahoot terhadap minat belajar murid di Madrasah Aliyah Da’il Khairaat Jakarta Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket (kuesioner) dengan sampel acak (random sampling). Teknik analisis datanya menggunakan rumus statistika regresi linear sederhana dengan perhitungan SPSS Versi 25. Data populasi sebesar 192 murid dan sampel sebesar 130 murid. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai R Square sebesar 0,393 atau sebesar 39,3%. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung sebesar 9,112 > ttabel sebesar 1,978. Dengan demikian dapat disimpulkan gamifikasi berbasis kahoot memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat belajar murid di Madrasah Aliyah Da’il Khairaat Jakarta Barat sebesar 39,3% sedangkan 60,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Kata Kunci: Gamifikasi, Berbasis, Kahoot, Minat, Belajar  
PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI PRODUK PALAWIJA: KRIPIK PARE DAN SPONSE OYONG DI DESA LEBAK WANGI KECAMATAN SEPATAN TIMUR Nur Halimah; Aslihatul Rahmawati; Ainul Azhari; Ahmad Haromaini; Faiz Fikri Al-Fahmi; Muhamad Mas'ud
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19420

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan kewirausahaan sekaligus memberdayakan masyarakat Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, melalui pemanfaatan komoditas lokal berupa pare dan oyong. Kedua jenis palawija tersebut pada umumnya dianggap kurang memiliki nilai jual, padahal dapat diolah menjadi produk inovatif bernilai tambah, seperti kripik pare dan sponse oyong. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan kewirausahaan, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang diversifikasi pangan sebesar 72%, keterampilan pengolahan produk meningkat, serta muncul motivasi untuk berwirausaha. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan praktis berbasis inovasi produk lokal mampu menumbuhkan kreativitas dan kesadaran masyarakat terhadap potensi ekonomi yang ada di lingkungannya. Dengan demikian, PKM ini berkontribusi pada penguatan kemandirian dan keberdayaan masyarakat desa.
Pengaruh Model Pembelajaran Interactive Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Murid Pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMPN 5 Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Khofifatul Amnah; Aslihatul Rahmawati; Hasim
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss3.art8

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti karena memungkinkan peserta didik menganalisis informasi, mengevaluasi argumentasi, dan membangun pemahaman secara lebih reflektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan model pembelajaran interactive learning dengan persepsi kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas VII di SMPN 5 Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 317 peserta didik dan sampel sebanyak 177 peserta didik yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang terdiri atas 12 butir untuk mengukur interactive learning dan 12 butir untuk mengukur persepsi kemampuan berpikir kritis, serta didukung catatan lapangan dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, dan regresi linear sederhana dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara interactive learning dan persepsi kemampuan berpikir kritis peserta didik (p < 0,05). Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran yang melibatkan eksplorasi, diskusi, presentasi, refleksi, serta evaluasi dan umpan balik berkaitan dengan persepsi kemampuan berpikir kritis yang lebih baik. Secara teoretis, hasil ini memperkuat relevansi pembelajaran interaktif dalam menyediakan ruang bagi aktivitas kognitif yang mendukung berpikir kritis dalam pembelajaran PAI. Secara praktis, guru PAI perlu mengembangkan pembelajaran yang memberi kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk bertanya, mengevaluasi informasi, menyampaikan argumentasi, dan melakukan refleksi. Mengingat desain penelitian bersifat ex post facto dan kemampuan berpikir kritis diukur melalui self-report, temuan penelitian diinterpretasikan sebagai hubungan statistik dan bukan bukti kausal
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik Di Kelas VIII SMP Daarul Muttaqien 2 Tangerang Muhammat Iqbal Ritonga; Aslihatul Rahmawati; Neni Nuraeni Wiatiningsih
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss3.art11

Abstract

Kecerdasan spiritual merupakan dimensi penting dalam pendidikan karena berkaitan dengan kemampuan peserta didik memahami, memaknai, dan mengaktualisasikan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembinaan kecerdasan spiritual peserta didik kelas VIII di SMP Daarul Muttaqien 2 Tangerang serta mengidentifikasi pola pembinaan yang terbentuk dalam konteks sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan delapan informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru PAI, dan lima peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menjalankan peran sebagai pendidik, pembimbing, motivator, teladan, dan evaluator yang saling berkaitan dalam memediasi nilai agama. Pembinaan diperkuat melalui pembiasaan berdoa, membaca Al-Qur’an, murajaah, salat berjamaah, peringatan hari besar Islam, dan pesantren kilat. Budaya religius sekolah, konsistensi program, kolaborasi antarguru, dan keterlibatan orang tua turut mendukung proses pembinaan. Namun, internalisasi nilai menghadapi perbedaan karakter, latar belakang keluarga, kebiasaan keagamaan, kesadaran dan motivasi, pengaruh lingkungan sosial dan teknologi, serta keterbatasan waktu pembinaan. Penelitian ini mengidentifikasi pola interpretatif berupa pemahaman nilai, bimbingan dan keteladanan, pembiasaan religius, internalisasi nilai, kesadaran spiritual, dan perilaku spiritual. Pola tersebut menunjukkan bahwa pembinaan kecerdasan spiritual berlangsung secara bertahap melalui keterhubungan antara mediasi guru, pengalaman religius, pemaknaan, dan aktualisasi nilai dalam perilaku.