Komang Agus Budhi Arya Pramana
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASAANAK DI TK Komang Agus Budhi Arya Pramana
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.928

Abstract

 AbstrakPenelitian pada siswa TK di Kelurahan Banjar Tegal ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inside Outside Circle  terhadap kemampuan berbahasa anak. Penelitian ini merupakan quasi experiment yang berbentukpost test only with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa TK di Kelurahan Banjar Tegal, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 2 TK di Kelurahan Banjar Tegal. Data dalam penelitian dikumpulkan melalui pencatatan dokumen dan observasi. Analisis data dalam penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik analisis uji-t. Hasil penelitian pada siswa TK di Kelurahan Banjar Tegal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Inside Outside Circle dengan terhadap kemampuan berbahasa anak(thitung =  5,02>  ttabel = 2,00). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa yang dicapai oleh kelompok anak yang mengikuti pembelajaran dengan model IOC lebih baik dibandingkan dengan kelompok anak yang mengikuti pembelajaran tidak dengan model IOC. Kata kunci: berbahasa, inside outside circle, TK
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL DAN KETERAMPILAN MOTORIK PADA ANAK DI TK EKA DHARMA SINGARAJA Komang Agus Budhi Arya Pramana
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyakumara.v1i1.584

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan interpersonal dan keterampilan motorik melalui permainan tradisional. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kecerdasan interpersonal dan keterampilan motorik melalui permainan tradisional pada anak mengalami peningkatan, pada pra PTK kondisi kecerdasan interpersonal dan keterampilan motorik anak berada pada kondisi: 24% diklasifikasi baik, 29% diklasifikasi cukup, dan 47% diklasifikasi kurang. Pada siklus I untuk kecerdasan interpersonal 35% diklasifikasi baik, 47% diklasifikasi cukup dan 18% diklasifikasi kurang. Sedangkan untuk keterampilan motorik 29% diklasifikasi baik, 53% diklasifikasi cukup dan 18% diklasifikasi kurang. Pada siklus II terjadi peningkatan kecerdasan interpersonal dimana 59% diklasifikasi baik, 41% diklasifikasi cukup dan tidak ada anak diklasifikasi kurang. Untuk keterampilan motorik, dimana 53%  diklasifikasi baik, 47% diklsifikasi cukup, dan tidak ada anak diklasifikasi kurang. Bahkan pada siklus  III peningkatan kecerdasan interpersonal diperoleh hasil 88% diklasifikasi baik, 12% diklasifikasi cukup dan tidak ada anak diklasifikasi kurang. Pada keterampilan motorik diperoleh bahwa 88% diklasifikasikan baik, 12%diklasifikasi cukup dan tidak ada anak diklasifikasi kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal dan keterampilan motorik mengalami peningkatan, dari tahap awal (Pra PTK) sebesar 24% meningkat menjadi 88% pada akhir siklus III.Kata kunci: permainan tradisional, kecerdasasan interpersonal, keterampilan motorik  
Analisis Nilai-nilai Karakter Dalam Permainan Tradisional Megoak-goakan Komang Agus Budhi Arya Pramana
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyakumara.v2i1.1454

Abstract

Analisis Nilai-nilai Karakter Dalam Permainan Tradisional Megoak-goakan
PENANAMAN NILAI TAT TWAM ASI PADA ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN BERSAMA DI PAUD WIDYA DHARMA BONDALEM Kadek Anggarini; Komang Trisna Mahartini; Komang Agus Budhi Arya Pramana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63584

Abstract

This study was motivated by the importance of instilling character values in early childhood through activities that are appropriate to their developmental stage. At PAUD Widya Dharma Bondalem, several children were still found to exhibit egocentric behavior, reluctance to share, emotional outbursts during play, and limited ability to appreciate their peers' feelings. This study aimed to analyze teachers' strategies for instilling the values of Tat Twam Asi through collaborative play activities, identify the supporting and inhibiting factors in its implementation, and examine its implications for the social behavior development of early childhood learners. The study employed a descriptive qualitative approach conducted at PAUD Widya Dharma Bondalem. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation using triangulation techniques. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which consists of data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that teachers implemented the values of Tat Twam Asi through role modeling, group play, the habituation of sharing and helping behaviors, and role-playing activities integrated into collaborative play. Supporting factors included teachers' exemplary behavior, a conducive school environment, parental support, local cultural values, and cooperative play activities. Meanwhile, the inhibiting factors consisted of differences in children's characteristics, inconsistent character reinforcement at home, excessive gadget use, limited instructional time, and conflicts among children during play. Collaborative play activities were found to have positive implications for children's social behavior by enhancing empathy, mutual respect, cooperation, social awareness, and children's understanding of the importance of living harmoniously in accordance with the values of Tat Twam Asi.