ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan interpersonal dan keterampilan motorik melalui permainan tradisional. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kecerdasan interpersonal dan keterampilan motorik melalui permainan tradisional pada anak mengalami peningkatan, pada pra PTK kondisi kecerdasan interpersonal dan keterampilan motorik anak berada pada kondisi: 24% diklasifikasi baik, 29% diklasifikasi cukup, dan 47% diklasifikasi kurang. Pada siklus I untuk kecerdasan interpersonal 35% diklasifikasi baik, 47% diklasifikasi cukup dan 18% diklasifikasi kurang. Sedangkan untuk keterampilan motorik 29% diklasifikasi baik, 53% diklasifikasi cukup dan 18% diklasifikasi kurang. Pada siklus II terjadi peningkatan kecerdasan interpersonal dimana 59% diklasifikasi baik, 41% diklasifikasi cukup dan tidak ada anak diklasifikasi kurang. Untuk keterampilan motorik, dimana 53% diklasifikasi baik, 47% diklsifikasi cukup, dan tidak ada anak diklasifikasi kurang. Bahkan pada siklus III peningkatan kecerdasan interpersonal diperoleh hasil 88% diklasifikasi baik, 12% diklasifikasi cukup dan tidak ada anak diklasifikasi kurang. Pada keterampilan motorik diperoleh bahwa 88% diklasifikasikan baik, 12%diklasifikasi cukup dan tidak ada anak diklasifikasi kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal dan keterampilan motorik mengalami peningkatan, dari tahap awal (Pra PTK) sebesar 24% meningkat menjadi 88% pada akhir siklus III.Kata kunci: permainan tradisional, kecerdasasan interpersonal, keterampilan motorik
Copyrights © 2020