Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Website dan Instagram Desa Melalui Penulisan Artikel Berita Dan Produksi Pesan Visual Sebagai Media Publikasi Potensi Pariwisata Pravinska Aldino; Muhammad Rizqi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 1 No. 2 (2023): July - December 2023
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ez-sci-bin.v1i2.59

Abstract

Pengelolaan desa wisata telah menjadi pilihan pemerintah daerah baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota untuk mendorong dan membangun kepariwisataan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengusulkan strategi penulisan artikel berita dan produksi pesan visual sebagai media publikasi potensi pariwisata Desa Kebontunggul, Mojokerto. Solusi yang coba ditawarkan dalam menyelesaikan masalah yang sudah di identifikasi bersama dengan mitra adalah sebagai berikut, pemetaan SDM pada Pemerintah Desa dan Pengelola Wisata Lembah Mbencirang di Desa Kebontunggul, mengidentifikasi kegiatan potensial yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Desa dan Pengelola Wisata Lembah Mbencirang, serta mengidentifikasi jenis media yang dapat digunakan untuk menyebarluaskan informasi potensi wisata di Lembah Mbencirang. Hasil temuan dalam pengabdian ini adalah memberikan penjelasan tentang pemanfaatan media sosial instagram sebagai media publikasi potensi Wisata Lembah Mbencirang. Untuk lebih memudahkan pemahaman maka penyuluhan dilengkapi dengan materi yang disajikan dalam bentuk powerpoint. Selain itu, pada kegiatan ini juga diadakan sesi tanya jawab dengan tujuan memberikan kesempatan bagi mitra untuk bertanya terkait materi ataupun menyampaikan permasalahan yang mereka alami.
Edukasi Duta Wisata Dalam Mempromosikan Dusun Adat Segunung, Carawulung, Wonosalam, Jombang Pravinska Aldino
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v2i2.1861

Abstract

Dusun Adat Segunung is known as a traditional village that still holds traditional ceremonies. In addition, the main commodities are coffee (80 hectares of Robusta and Excelsa). Carangwulung Village is the village with the best coffee producers in Jombang Regency with the best excelsa type superior coffee number 2 in East Java. Unfortunately, Dusun Adat Segunung does not yet have a tourism ambassador who is able to promote tourism potential to the wider community. If Dusun Adat Segunung has tourism ambassadors, the economy of the residents of Dusun Adat Segunung will increase. The implementation of community service begins with training, at this stage the proposing team will act as resource persons or resource providers to be able to provide understanding and material about tourism ambassador education in promoting Dusun Adat Segunung, Wonosalam, Jombang. According to, education about tourism ambassadors in the Dusun Adat Segunung community runs smoothly. The community there responded positively regarding the material provided by the service team and was able to follow well. After the counseling was completed, the service team also distributed the materials used during the counseling. With this counseling, it is hoped that the people of Dusun Adat Segunung can form reliable Tourism Ambassadors in order to promote the richness of art, culture and tourism of Dusun Adat Segunung to tourists. The participants already knew about the tourism ambassadors of Dusun Adat Segunung after participating in the socialization. In addition, the participants also began to know how the role of tourism ambassadors in promoting Dusun Adat Segunung.
PERAN TWITTER/X DALAM PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK MELALUI PRAKTIK CANCEL CULTURE Pravinska Aldino
RELASI Vol 6 No 03 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i03.2994

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara masyarakat membentuk, menyebarkan, dan memengaruhi opini publik. Salah satu fenomena yang berkembang dalam ruang komunikasi digital adalah cancel culture, yaitu bentuk sanksi sosial kolektif yang dilakukan pengguna media sosial terhadap individu, kelompok, maupun organisasi yang dianggap melanggar norma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana cancel culture berkembang sebagai bentuk pembentukan opini publik di media sosial Twitter/X, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi proses tersebut, serta mengkaji implikasinya terhadap komunikasi digital. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2021–2026 dan dianalisis melalui proses reduksi data, pengelompokan tema, sintesis hasil penelitian, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Twitter/X menjadi ruang yang efektif dalam membentuk opini publik karena didukung oleh karakteristik komunikasi real-time, fitur retweet, reply, quote tweet, hashtag, dan trending topic yang mempercepat penyebaran informasi. Pembentukan opini publik melalui cancel culture dipengaruhi oleh kecepatan penyebaran informasi, viralitas isu, serta tingginya partisipasi pengguna dalam mendistribusikan dan memperkuat suatu narasi. Di sisi lain, cancel culture memberikan implikasi yang beragam, mulai dari tekanan psikologis dan kerusakan reputasi individu, perubahan citra organisasi dan figur publik, hingga munculnya polarisasi serta penghakiman kolektif dalam ruang komunikasi digital. Oleh karena itu, penguatan literasi digital menjadi aspek penting untuk mendorong masyarakat agar lebih kritis dalam memverifikasi informasi, menghargai etika komunikasi, serta membangun opini publik yang lebih objektif dan bertanggung jawab di era digital.