Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Lolita Fabiola Rohani; Tri Sulistyarini; Maria Anita Yusiana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v6i2.493

Abstract

Masalah bagi perawat mereka tidak puas dengan pekerjaannya. Tinjauan pustaka ini dimaksudkan untuk menjelaskan faktor kepuasan kerja perawat berdasarkan tinjauan pustaka. Penelitian ini menggunakan Literature Review. Metode penelitian menggunakan jurnal Google Scholar, SINTA dan Jurnal manuskrip yang terdiri dari teks abstrak dan teks lengkap, dengan jumlah reputasi yang diperoleh di Google Scholar; 4, S2; 2, S1; 1, Q; 3 dan Q; 2 total 10 tinjauan literatur dilakukan pada analisis PICO. Variabel yang digunakan adalah faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja perawat. Hasil ketidak puasan pekerjaan akan berdampak pada motivasi kerja, lingkungan, gaji, interaksi sosial dengan atasan, loyalitas, penghargaan, komunikasi, rekan kerja dari 10 jurnal kepuasan kerja saat ini sangat kurang puas, untuk melihat apakah perawat puas dengan motivasikerja, lingkungan, gaji, interaksi sosial dengan atasan, loyalitas, penghargaan, komunikasi, rekan kerja.
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI POSBINDU REMAJA TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS PADA REMAJA DI KELURAHAN BANARAN, KOTA KEDIRI Kili Astarani; Dinar Yuni A.A.C; Tri Sulistyarini; Debora Aurelia Ayu Wasyana; Stephanie Aurellya Putri Widayat; Cherys Floreantina
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 3 No. 3 (2026): Volume 3 Number 3 2026
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/gvvc1h45

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat dicegah melalui peningkatan pengetahuan sejak usia remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Posbindu Remaja terhadap pengetahuan tentang pencegahan Diabetes Mellitus pada remaja di Kelurahan Banaran. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design pada 36 remaja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan proporsi responden dengan pengetahuan kategori baik meningkat dari 58,3% menjadi 91,7%, dengan rata-rata skor meningkat dari 6,89 ± 1,72 menjadi 8,00 ± 0,99. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,002). Implementasi Posbindu Remaja efektif meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan Diabetes Mellitus.
PENGARUH EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DALAM PENCEGAHAN DIABETES MELITUS DI KOMUNITAS KARANG TARUNA Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani; Kili Astarani; Tri Sulistyarini; Debora Aurelia; Stephanie Aurellya
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i1.1014

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan mulai mengancam kelompok usia remaja akibat perubahan gaya hidup. Upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi gaya hidup sehat menjadi strategi penting dalam pengendalian faktor risiko DM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gaya hidup sehat terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan diabetes melitus di komunitas Karang Taruna Karya Winatra Kelurahan Banaran. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 remaja anggota Karang Taruna Karya Winatra yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa edukasi gaya hidup sehat meliputi pola makan seimbang, aktivitas fisik, pengendalian berat badan, dan pencegahan perilaku berisiko. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan dan sikap remaja setelah diberikan edukasi gaya hidup sehat. Uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan edukasi gaya hidup sehat terhadap pengetahuan (p < 0,05) dan sikap remaja (p < 0,05) dalam pencegahan diabetes melitus. Edukasi gaya hidup sehat berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan diabetes melitus. Edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif di tingkat komunitas.