Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Effectiveness of Interactive Demonstration in Improving Tooth Brushing Techniques School-Aged Children Kili Astarani; Fidiana Kurniawati; Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Journal of Ners and Midwifery Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk..v13i1.ART.p106-116

Abstract

Incorrect tooth brushing techniques in school-aged children can lead to dental and oral problems, such as tooth decay, cavities, and dental caries. One approach used to improve good tooth brushing habits is through demonstrations. Interactive demonstrations are an effective method to enhance school children's understanding, helping them develop the correct knowledge and habits for proper tooth brushing. This study aims to analyze the effectiveness of interactive demonstrations in improving proper tooth-brushing techniques among school-aged children at SD YBPK Kediri. The research design was a pre-experiment with a one-group pre-test and post-test design. The population consisted of 32 fourth and fifth-grade students at SD YBPK Kediri. The inclusion criteria for the study were children aged 7–12 years, those who attended school during data collection, and those willing to participate in the study. A total sampling technique was applied. Data were analyzed using the Wilcoxon test. Before the interactive demonstration, the children's tooth brushing behavior was suboptimal, with 22 respondents (68.8%) demonstrating inadequate brushing techniques. There was a significant improvement in tooth brushing techniques after the interactive demonstration, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). The interactive demonstration was found to be highly effective in improving tooth-brushing behavior among school-aged children at SD YBPK Kediri
Skrining Kesehatan Komunitas untuk Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Srinalesti Mahanani; Kili Astarani; Selvia David Richard; Fidiana Kurniawati; Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani; Lorraine Shields; Lisa Bursch; Sungguh Manullang; Alejandra Arrogo; Wasyana Debora Aurelia Ayu; Sharon Rose; Ahmad Zururi; Ester Eliana; Yessi Putri Thalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i2.691

Abstract

Penyakit tidak menular sering berkembang tanpa gejala yang jelas sehingga deteksi dini berbasis komunitas penting, terutama pada kelompok dewasa dan lanjut usia yang belum rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi risiko metabolik dan kardiovaskular melalui skrining kesehatan terpadu serta memberikan edukasi individual berdasarkan hasil pemeriksaan. Program dilaksanakan di Kabupaten Kediri pada April 2026 dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Sasaran berasal dari keluarga binaan klinik komunitas, komunitas Hamba Tuhan, dan jemaat gereja. Skrining meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol total, dan asam urat, kemudian dilanjutkan dengan interpretasi hasil, konseling individual, serta rekomendasi pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan bagi peserta dengan temuan abnormal. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi, persentase, dan indikator ketercapaian target. Sebanyak 102 peserta mengikuti kegiatan sehingga mencapai 121,4% dari target awal. Pemeriksaan gula darah sewaktu menemukan 10,8% peserta pada kategori pradiabetes dan 2,9% pada kategori skrining diabetes. Kadar asam urat tinggi ditemukan pada 43,1% peserta, sedangkan 52,9% memiliki kolesterol total batas tinggi atau tinggi. Dari 101 peserta dengan klasifikasi tekanan darah lengkap, 94,1% berada pada kategori peningkatan tekanan darah, prahipertensi, atau hasil skrining hipertensi. Kegiatan mencapai cakupan skrining yang tinggi dan capaian peningkatan pemahaman masyarakat tentang deteksi gejala awal penyakit tidak menular. Skrining komunitas yang terintegrasi dengan edukasi individual bermanfaat untuk menemukan peserta yang memerlukan pemeriksaan konfirmasi dan mengarahkan konseling pencegahan, meskipun hasil skrining satu kali tidak dapat diperlakukan sebagai diagnosis klinis definitif.
THE EFFECT OF HEALTHY LIFESTYLE EDUCATION ON THE LEVEL OF KNOWLEDGE OF HYPERTENSION CONTROL IN THE ELDERLY IN GBI BUKIT PENGHARAPAN KEDIRI Maria Nubatonis; Dinar Yuni A. A. C
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 3 No. 3 (2026): Volume 3 Number 3 2026
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/d057ac62

Abstract

Hypertension is a silent killer with long-term and dangerous impacts if left untreated. Prevention can be achieved through a healthy lifestyle. This study aimed to determine the effect of healthy lifestyle education on knowledge of hypertension control in the elderly. This was a quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design, involving 45 elderly students aged 60-79 years selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using frequency distribution and the Wilcoxon test. After receiving education, all respondents (100%) demonstrated good knowledge of hypertension control. The statistical test showed a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant change in respondents' attitudes. Providing education on healthy lifestyles has been shown to have a positive effect on knowledge of hypertension control in the elderly at GBI Bukit Pengharapan in 2026. The elderly are encouraged to adopt a healthy lifestyle by exercising regularly, maintaining a balanced diet, limiting salt, and managing stress to prevent hypertension early.
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI POSBINDU REMAJA TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS PADA REMAJA DI KELURAHAN BANARAN, KOTA KEDIRI Kili Astarani; Dinar Yuni A.A.C; Tri Sulistyarini; Debora Aurelia Ayu Wasyana; Stephanie Aurellya Putri Widayat; Cherys Floreantina
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 3 No. 3 (2026): Volume 3 Number 3 2026
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/gvvc1h45

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat dicegah melalui peningkatan pengetahuan sejak usia remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Posbindu Remaja terhadap pengetahuan tentang pencegahan Diabetes Mellitus pada remaja di Kelurahan Banaran. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design pada 36 remaja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan proporsi responden dengan pengetahuan kategori baik meningkat dari 58,3% menjadi 91,7%, dengan rata-rata skor meningkat dari 6,89 ± 1,72 menjadi 8,00 ± 0,99. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,002). Implementasi Posbindu Remaja efektif meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan Diabetes Mellitus.
PENGARUH EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DALAM PENCEGAHAN DIABETES MELITUS DI KOMUNITAS KARANG TARUNA Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani; Kili Astarani; Tri Sulistyarini; Debora Aurelia; Stephanie Aurellya
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i1.1014

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan mulai mengancam kelompok usia remaja akibat perubahan gaya hidup. Upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi gaya hidup sehat menjadi strategi penting dalam pengendalian faktor risiko DM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gaya hidup sehat terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan diabetes melitus di komunitas Karang Taruna Karya Winatra Kelurahan Banaran. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 remaja anggota Karang Taruna Karya Winatra yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa edukasi gaya hidup sehat meliputi pola makan seimbang, aktivitas fisik, pengendalian berat badan, dan pencegahan perilaku berisiko. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan dan sikap remaja setelah diberikan edukasi gaya hidup sehat. Uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan edukasi gaya hidup sehat terhadap pengetahuan (p < 0,05) dan sikap remaja (p < 0,05) dalam pencegahan diabetes melitus. Edukasi gaya hidup sehat berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan diabetes melitus. Edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif di tingkat komunitas.
EFEKTIVITAS PROGRAM GERMAS LANSIA MELALUI EDUKASI DAN SKRINING PENYAKIT KRONIS TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIDUP SEHAT PADA LANSIA DI GBI BUKIT PENGHARAPAN KEDIRI Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani; Maria Nubatonis; Putu Indraswari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i2.1075

Abstract

Penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperurisemia, dan hiperkolesterolemia merupakan masalah kesehatan utama pada kelompok lanjut usia (lansia). Rendahnya pengetahuan dan perilaku hidup sehat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko komplikasi penyakit kronis. Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan strategi promotif dan preventif yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi kesehatan dan deteksi dini penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas Program GERMAS Lansia melalui edukasi kesehatan dan skrining penyakit kronis terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku hidup sehat pada lansia di GBI Bukit Pengharapan Kediri. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 45 lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi meliputi edukasi mengenai hipertensi, diabetes melitus, kolesterol tinggi, asam urat, pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol total, serta asam urat. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pilihan ganda, sedangkan perilaku hidup sehat menggunakan kuesioner berbasis skala Likert. Analisis data menggunakan uji Paired t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Rata-rata skor pengetahuan meningkat secara bermakna setelah intervensi (p<0,001). Skor perilaku hidup sehat juga mengalami peningkatan signifikan (p<0,001). Hasil skrining menunjukkan sebagian lansia memiliki hipertensi, hiperglikemia, hiperurisemia, dan hiperkolesterolemia sehingga memerlukan tindak lanjut pelayanan kesehatan. Program GERMAS Lansia efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat serta membantu deteksi dini faktor risiko penyakit kronis pada lansia.