Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Masyarakat Melalui Pendidikan Keterampilan Menanam Sayur Skala Rumah Tangga Di Kelurahan Teluk Lerong Ilir Ridwan Ridwan; Muhamad Alisalman; Saraka Saraka; Sri Wahyuni; Hepy Tri Winarti; Mustangin Mustangin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8749

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil di dalam masyarakat, sebagai salah satu organisasi terkecil di masyarakat keluarga memiliki peran dalam mensejahterakan anggota keluarga. Salah satunya adalah meningkatkan ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga berkaitan dengan kebutuhan pangan pada setiap keluarga yang ada, artinya setiap keluarga harus memastikan kebutuhan pangan tercapai. Ketahanan keluarga berkaitan dengan ketahanan pangan keluarga itu sendiri. Oleh karena itu, keluarga harus memiliki sumber pangan mandiri. Sumber pangan mandiri dapat dibuat dengan jalan hidroponik sehingga masyarakat dapat terpenuhi kebutuhan sayur untuk pangannya. Kelurahan Teluk Lerong RT 28 Jalan Siti Aisyah Kota Samarinda, tempat dilakukan kegiatan penyuluhan ini merupakan salah satu wilayah yang memiliki lahan sempit sehingga adanya keterbatasan dalam melakukan tanam menanam. Masyarakat kelurahan teluk lerong ilir bergantung pada ketersediaan sayur dari pasar. Berdasarkan hal tersebut maka sistem pertanian hidroponik dapat menjadi solusi dalam upaya ketahanan pangan khususnya ketahanan pangan yang ada di kota seperti Kota Samarinda. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan untuk memberikan keterampilan masyarakat dalam hidroponik. Kegiatan dilaksanakan dengan tahapan perizinan untuk pengkondisian awal masyarakat, tahapan penyusunan perangkat pembelajaran, dan tahapan pelaksanaan. Pelaksanaan dilaksanakan dengan pemaparan materi yang dilanjutkan dengan diskusi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat diikuti oleh peserta atau masyarakat sasaran dengan penuh antusias. Hal ini diketahui dari adanya keaktifan saat diskusi dan juga pelaksanaan praktek bersama.
GERAKAN ANTI PERGAULAN BEBAS REMAJA MELALUI PENYULUHAN DI KELURAHAN SEMPAJA SELATAN Sarifah Fadia; Nuryuliyanti Handayani; Cheria Salsabila; Risa Irvani Salsabila; Siti Aisyah Jasmin Lathifah; Dilla Ananda Putri; Afriah Tompagea; Elniati Elniati; Muhamad Alisalman; Mustangin Mustangin; Norhidayat Norhidayat
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v3i1.35

Abstract

Isu pergaulan bebas merupakan isu permasalahan yang terjadi pada remaja dan dapat memberikan dampak negatif pada pertumbuhan remaja. Oleh karena itu, perlu adanya penyuluhan kepada remaja untuk terhindar dari adanya pergaulan bebas sebagai gerakan anti pergaulan bebas. Program ini dilaksanakan bagi remaja di Sempaja Selatan, Kota Samarinda. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan tentang anti pergaulan bebas melalui penyuluhan dengan peserta berjumlah 20 Orang. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan dengan rentang waktu bulan Januari sampai Februari 2023, dimulai dari tahapan persiapan untuk perizinan pemangku kepentingan. Tahapan penyusunan bahan ajar untuk penyuluhan. Tahapan pelaksanaan sebagai tahapan inti dengan melaksanakan kegiatan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan dimulai dengan pembukaan. Kegiatan inti yaitu penyampaian materi dengan menggunakan metode ceramah dan dilanjutkan dengan diskusi bersama untuk umpan balik. Pada pengabdian kepada masyarakat ini peserta kegiatan antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat hal ini terlihat dari adanya keterlibatan aktif dalam diskusi. Dari kegiatan ini peserta memiliki pengetahuan tentang pergaulan bebas.