Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

TRANSFER OF KNOWLEDGE: BUKTI EKSISTENSI ADAT BEKUDUNG SUKU DAYAK GA’AI KAMPUNG TUMBIT DAYAK KABUPATEN BERAU Muhammad Fauzan Akbar; Mustangin Mustangin
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 1 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v24i1.240

Abstract

Upacara Bekudung Betiung merupakan bentuk upacara adat masyarakat Dayak Ga’ai yang ada sampai saat ini karena adanya transfer pengetahuan lokal dari generasi ke generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses transfer pengetahuan upacara adat bekudung betiung masyarakat suku dayak ga’ai dari generasi ke generasi di Kampung Tumbit Dayak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitataif dengan jenis penelitian deskriptif karena sesuai dengan tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan proses transfer pengetahuan upacara adat bekudung betiung masyarakat suku dayak ga’ai. Subjek data wawancara berupa narasumber pada penelitian ini yaitu kepala suku dayak ga’ai, orang tua sebagai pemberi ilmu pengetahuan, dan anak muda. Subjek data observasi berupa tindakan secara langsung ke Kampung Tumbit Dayak untuk mengamati proses transfer pengetahuan pada upacara adat bekudung betiung. Subjek data studi dokumentasi berupa foto proses upacara adat bekudung betiung. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transfer pengetahuan upacara adat bekudung betiung dari generasi ke generasi dilakukan dengan cara bercerita dari orang tua ke generasi selanjutnya dan melibatkan generasi selanjutnya dalam pelaksanaan upacara adat bekudung betiung di Kampung Tumbit Dayak Kabupaten Berau.
Social media among homosexuals: A new era of gay life in the age of technology Mustangin Mustangin
Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Vol. 31 No. 4 (2018): Masyarakat, Kebudayaan dan Politik
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.36 KB) | DOI: 10.20473/mkp.V31I42018.410-417

Abstract

The gay community in Indonesia is still considered to be a minority and not widely accepted by the general public. Therefore, many of gay individuals are looking for an alternative to be able to meet others through a community. Furthermore, the development of the media nowadays has contributed to the emergence of numerous social media created specifically for homosexuals to meet each one another. This study aims to reveal the phenomenon of social media specifically created for gay men, including the nature of the activities carried out and its purpose for the gay community. This study is a qualitative research study, conducted using a case study. This study found that social media specifically created for gay men is used as a tool to make friends, to communicate, and to be socially accepted. Their activity on social media is initiated with an introduction, similar to other social media. However, this social media possesses a gay radar that enables the user to find fellow gay men in their surroundings. The emergence of this gay-specific social media is a phenomenon caused by the development of technology. This particular form of social media is utilized by the gay community to interact with one another and to let their identity as a human to be acknowledged.
Analisis Proses Perencanaan Program Pendidikan Nonformal bagi Anak Jalanan di Klinik Jalanan Samarinda Mustangin Mustangin
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 16, No 1 (2020): Pepatudzu Volume 16, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v16i1.656

Abstract

Street children become one of the problems that exist today, so it needs non-formal education efforts through its programs to overcome these problems. To get maximum educational results, a non-formal education program planning strategy is needed for these street children. This study aims to analyze the planning process of non-formal education programs for street children in Klinik Jalanan Samarinda. This study uses a qualitative approach because it will reveal how the non-formal education program planning process is for street children. This type of research is a descriptive study that will produce a description of the focus of the research conducted. Data collection techniques using interviews, observation, and study of documents. While the data analysis technique uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The analyzing the validity of the data using data triangulation. The results of the study revealed that the planning process carried out by the Klinik Jalanan Samarinda was divided into several processes including the approach to street children as a means of learning citizens. The next process is identifying the learning needs of street children to design non-formal education programs such as what is suitable for street children. Next is the preparation of learning to get an agreement with street children because street children have their preoccupations, so the need for an agreement on the time and place for the implementation of learning.
Analysis of Factors Influencing the Success in Implementing Non-Formal Education Programs for MSMEs Actors in Rumah BUMN Samarinda Mustangin Mustangin; Hepy Tri Winarti; A Ismail Lukman; Muhammad Fauzan Akbar; M Iqbal
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v9i1.47115

Abstract

Abstract: The implementation of non-formal education programs by non-formal educational institutions must have supporting factors and obstacles that affect the implementation process. This study aimed at revealing what factors affect non-formal education implementation. This is qualitative research with the descriptive method. The approach and method were chosen because it is in accordance with the purpose of the study, i.e. to reveal in detail what factors affected the non-formal education process in Rumah BUMN Samarinda (center for state-owned enterprises in Samarinda). The data were collected using the interview technique by digging data from sources or informants, namely Rumah BUMN Samarinda managers, tutors or educators in Rumah BUMN Samarinda, and learning residents. The data were then analyzed in several steps, i.e. data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. The results of the study proved that the factors that affect the implementation of non-formal education programs in Rumah BUMN Samainda are the availability of educators or Tutors of BUMN Samarinda, the interest of MSMEs in Rumah BUMN Samarinda, as well as facilities provided by the managers of Rumah BUMN Samarinda to support the learning process. 
Analisis perilaku konsumsi melalui gaya hidup pada usia remaja Ratna Fitri Astuti; Vitria Puri Rahayu; Mustangin Mustangin; Ritma Ratri Candra Dewi; Rosyidah Rahmaniah
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 6 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v6i2.22313

Abstract

Mahasiswa yang saat ini masih tergolong pada usia remaja akhir di Kota Samarinda memiliki gaya hidup yang tinggi terutama masalah penampilan karena cenderung mengikuti tren, namun hal ini tidak didukung oleh pendapatan yang memadai serta belum mandirinya mahasiswa secara finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan lebih rinci bagaimana perilaku konsumsi yang dilakukan individu terutama diusia remaja jika dilihat dari gaya hidup yang dijalani. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mahasiswa di kota Samarinda sebagian besar suka berbelanja, suka bergaul dan juga suka untuk berlibur, tetapi mahasiswa juga memiliki motif berkonsumsi pada pembelian produk bermanfaat. Hal tersebut ditunjukkan oleh gaya hidup mahasiswa yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan untuk menunjang pendidikan. Gaya hidup mahasiswa lebih berorientasi pada masa depan, sehingga membuat mahasiswa dalam bertindak memiliki banyak pertimbangan termasuk pada perilaku konsumsinya. Dapat disimpulkan bahwa gaya hidup mahasiswa di kota Samarinda adalah gaya hidup yang senang berbelanja namun tetap dibarengi dengan pertimbangan yang matang terkait kebermanfaatan produk.                            Students who are currently still classified as late teens in Samarinda City have a high lifestyle, especially appearance problems because they tend to follow trends, but this is not supported by adequate income and students are not financially independent. This study aims to describe in more detail how consumption behavior is carried out by individuals, especially at the age of teenagers when viewed from the lifestyle they live. The type of research conducted is descriptive qualitative, data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the study, it is known that students in Samarinda city mostly like shopping, like to hang out and also like to go on vacation, but students also have a consumption motive for buying useful products. This is indicated by the student's lifestyle which is oriented towards meeting the needs to support education. The student's lifestyle is more future-oriented, so that students have a lot of considerations in their actions, including their consumption behavior. It can be concluded that the student lifestyle in the city of Samarinda is a lifestyle that loves to shop but is still accompanied by careful considerations regarding the usefulness of the product.
The Implementation of Training Programs to Make Tumpeng for the Community Hamdani Hamdani; A Ismail Lukman; Albert Richart Singal; Mustangin Mustangin; Hepy Tri Winarti; Muhammad Alisalman
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v9i2.50039

Abstract

The background of this research is the Empowerment of Citizens Learning through a Training Program to make Tumpeng in Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Samarinda give an influence on Knowledge, Attitudes and Skills. The purpose of this study is how the process of implementing the training program makes Tumpeng rice, as well as reviewing factors that inhibit and support the factors and impacts of the Training Program to make Tumpeng in SKB Samarinda City. The type of research used is the Type of Qualitative Research Method. The data sources in this study are the Head of Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Samarinda, Tutors and Learners. Data Collection techniques using Observation, Interviews and Documentation. Data Analysis techniques include Data Collection, Data Reduction, Data Display and Conclusion Drawing. The results of this research are (1) program planning is carried out through the identification of needs to the community (2) the implementation of the program is related to the learning process using methods of delivering material and practice to improve knowledge and skills and (3) evaluation is implemented to see the success of the program. Supporting Factors for Training Programs make Tumpeng is an excellent Learners Response, The Presence of Competent and Experienced Speakers. Factor The existence of other jobs such as gardening.
Upacara Metatah Massal dalam upaya membantu keluarga yang tidak mampu melaksanakan ajaran Agama di Desa Kerta Bhuana Kecamatan Tenggarong Seberang Ni Luh Suparni Asih; Suryaningsi Suryaningsi; Mustangin Mustangin
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 9, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.9.1.219-230.2023

Abstract

Perwujudan sradha dan bhakti kepada Sang Pencipta, Umat Hindu melaksanakan kewajibannya untuk beryadnya salah satunya adalah melaksanakan prosesi metatah. Metatah merupakan Upacara potong gigi yang dalam bahasa Bali disebut Metatah, Mepandes, atau Mesangih. Upacara keagamaan Hindu-Bali ini dilaksanakan apabila seorang anak sudah beranjak dewasa dan diartikan juga sebagai pembayaran hutang oleh orang tua kepada anaknya karena sudah bisa menghilangkan keenam sifat buruk dari diri manusia atau yang disebut dengan Sad Ripu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami makna serta manfaat dilaksanakannya metatah massal bagi masyarakat  Desa Kerta Bhuana Kecamatan Tenggarong Seberang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi dan wawancara ke pihak-pihak yang  mengikuti upacara metatah massal di Desa Kerta Bhuana. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masih cukup banyak masyarakat yang belum menjalankan salah satu syarat ajaran agama Hindu yakni upacara Manusa Yadnya “Metatah”  yang dilakukan secara massal pada masyarakat Hindu Desa Kerta Bhuana. Oleh karena itu, dilaksanakannya metatah massal ini yang bertujuan agar memudahkan masyarakatnya terutama bagi keluarga yang tidak mampu untuk melaksanakan ajaran agama dengan salah satu upacara penyucian diri yaitu upacara potong gigi atau yang disebut Metatah.
Pembelajar Pendidikan Nonformal: Studi Proses Pembelajaran Peminatan IPA di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Balikpapan Selatan Nurul Aulia Achsana; Mustangin Mustangin; Sri Wahyuni; Hepy Tri Winarti
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 15 No 1 (2022): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.5 KB) | DOI: 10.36277/kompetensi.v15i1.60

Abstract

Proses pembelajaran merupakan upaya yang dilakukan tutor dan peserta didik untuk mengolah dan berbagi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran peminatan IPA program paket C di SPNF SKB Balikpapan Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif karena sesuai dengan tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran peminatan IPA program paket C di SPNF SKB Balikpapan Selatan. Subjek data wawancara berupa narasumber pada penelitian ini yaitu kepala SPNF SKB Balikpapan Selatan, tutor peminatan IPA, dan peserta didik peminatan IPA. Subjek data observasi berupa tindakan secara langsung ke SPNF SKB Balikpapan Selatan untuk mengamati pelaksanaan pembelajaran peminatan IPA. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran peminatan IPA di SPNF SKB Balikpapan Selatan dilakukan dengan cara melakukan kegiatan pembelajaran, proses pembelajaran, metode belajar dan sarana pembelajaran pada peserta didik peminatan IPA.
STUDI PENYEBAB PUTUS SEKOLAH WARGA BELAJAR PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PKBM KEDONDONG SAMARINDA Wahyu Kharisma Murdani; Mustangin Mustangin; A. Ismail Lukman; Albert Richart Singal
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 15 No 1 (2022): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.976 KB) | DOI: 10.36277/kompetensi.v15i1.68

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan pendidikan adalah adanya kasus anak putus sekolah. Anak putus sekolah disebabkan oleh berbagai faktor penyebab yang melatarbelakangi anak putus sekolah. Penelitian bertujuan untuk mengkaji lebih dalam apa yang menjadi penyebab kasus putus sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif karena untuk sesuai dengan tujuan penelitian yaitu akan mengkaji lebih dalam penyebab kasus putus sekolah. Jenis penelitian dengan menggunakan jenis penelitian studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Wawancara dilaksanakan dengan menggali informasi ke informan penelitian. Adapun informan penelitian adalah Warga Belajar Paket C, Tutor, dan Pengelola Program Pendidikan Kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab putus sekolah warga belajar di PKBM Kedondong terbagi menjadi 2 faktor, yaitu faktor internal dengan sub-faktor yaitu rendahnya minat belajar anak, dan faktor eksternal dengan sub-faktor yaitu faktor ekonomi, sistem kebijakan yang digunakan sekolah, adanya pendidikan lembaga keagamaan yang tidak menerapkan pendidikan formal, dan faktor sosial seperti adanya kasus bullying.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Aksi Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme Untuk Mengatasi Permasalahan Sampah Organik di Kelurahan Air Putih, Kota Samarinda Anisa Fauziah; Bika Nisa Luthfiana; Putri Aisyiya; Ihlas Nur Fahman; Khairunnisa Salsabila Ramadhani; Mustangin Mustangin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 5, No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v5i3.2138

Abstract

Berdasarkan observasi, diketahui bahwa mahasiswa tingkat akhir di Unimar, khususnya Fakultas Teknik, belum terbiasa menulis jurnal ilmiah. Oleh karena itu, program studi Teknik Industri mengadakan kegiatan pelatihan penulisan jurnal ilmiah bagi mahasiswa Unimar. Tahapan dalam kegiatan pelatihan ini adalah persiapan, promosi dan kegiatan inti. Kegiatan inti dilaksanakan tanggal 17 Juli 2023. Peserta pelatihan ini adalah mahasiswa Fakultas Teknik dan Farmasi Unimar. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan praktek menulis jurnal ilmiah. Ceramah yang disampaikan berisi tentang materi pengertian jurnal ilmiah, jenis jurnal ilmiah dan tahap penulisan jurnal ilmiah. Peserta juga berdiskusi interaktif untuk memperbaiki ketidaksesuaian dari contoh cuplikan artikel yang ditampilkan. Praktek yang dilakukan adalah membuat jurnal ilmiah yang bersumber dari hasil penelitian atau skripsi mahasiswa. Perwakilan peserta diminta untuk menyampaikan hasil praktek yang telah dilakukan. Dari kuesioner diketahui bahwa 27% peserta merasa sangat puas dengan materi yang disampaikan dan 67,5 % peserta merasa puas dengan materi yang disampaikan. Kata kunci: Pelatihan, Jurnal, Mahasiswa