Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membutuhkan pengelolaan keuangan yang sistematis untuk mendukung pengambilan keputusan dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap 80 UMKM yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Variabel penelitian terdiri atas Sistem Informasi Akuntansi sebagai variabel independen dan pengelolaan keuangan sebagai variabel dependen. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, regresi linier sederhana, analisis korelasi, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM dengan koefisien regresi sebesar 0,767 dan nilai t sebesar 15,494 (p < 0,001). Koefisien korelasi sebesar 0,869 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel, sedangkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,755 menunjukkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi mampu menjelaskan 75,5% variasi pengelolaan keuangan UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan Sistem Informasi Akuntansi, semakin baik pula proses perencanaan, pencatatan, pelaporan, dan pengendalian keuangan UMKM. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu meningkatkan penerapan Sistem Informasi Akuntansi dan pemanfaatan pencatatan keuangan berbasis digital untuk mendukung pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan usaha yang lebih efektif.