Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Bauran Pemasaran pada Produk Kerupuk Udang di Kelurahan Sungai Kapih Kecamatan Sambutan Kota Samarinda Dandi Satriawan Amin; Qoriah Saleha; Etik Sulistiowati Ningsih
Juvenil Vol 4, No 4: November (2023)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v4i4.22994

Abstract

Hasil perikanan di Kelurahan Sungai Kapih yang melimpah dapat dimanfaatkan menjadi produk kerupuk udang yang dapat bersaing dengan usaha sejenis, Dengan penerapan bauran pemasaran, produsen dapat mengembangkan usaha dan memenuhi kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat penerapan bauran pemasaran pada produk kerupuk udang, serta mengukur tingkat kepuasan konsumen terhadap penerapan bauran pemasaran tersebut. Penelitian dilaksanakan sejak April 2022 hingga November 2023 di Kelurahan Sungai Kapih Kecamatan Sambutan Kota Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sebanyak 2 sampel produsen dipilih dengan teknik sensus dan 30 sampel konsumen dipilih dengan teknik Accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan bauran pemasaran pada produk kerupuk udang bahwa 5 dari 7 unsur bauran pemasaran termasuk dalam kategori diterapkan yaitu Produk, Harga, Tempat, Proses, Bentuk fisik. Sedangkan, unsur Orang termasuk sebagian diterapkan dan unsur Promosi termasuk tidak diterapkan. Tingkat kepuasan konsumen terhadap bauran pemasaran pada produk kerupuk udang terdapat 6 unsur bauran pemasaran termasuk dalam kategori sangat puas yaitu Produk, Harga, Tempat, Orang, Proses, Bentuk fisik. Sedangkan, unsur Promosi termasuk kategori puas.Kata kunci: Bauran pemasaran, Kepuasan konsumen, Produk kerupuk udang.ABSTRACTThe abundance of fishery products in Sungai Kapih Village that are can be used to make shrimp cracker products, and the desire of producers to compete with similar businesses. By implementing the marketing mix, producers can develop their businesses and meet consumer satisfaction. This research was conducted in Sungai Kapih Village in Samarinda City from April 2022 to November 2023. The research purpose are to assess the level of application of the marketing mix and consumer satisfaction with the marketing mix. This research method was using the descriptive qualitative, and 2 samples of producers were selected using the census technique and 30 samples of consumers were selected using the accidental sampling technique. The results of the research indicate that 5 of the 7 marketing mix elements are included in the applied category, that are product, price, place, process, and physical evidence. The person element is partially applied and the promotion element is not applied. Consumer satisfaction with the marketing mix for shrimp cracker products, 6 marketing mix elements are included in the very satisfied category, that are product, price, place, people, process, and physical evidence. The promotion element is included in the satisfied category.Keywords: Marketing mix, Consumer satisfaction, Shrimp cracker product
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJERIAL KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) DESA PONORAGAN KECAMATAN LOA KULU Haqiqiansyah, Gusti; Eko Sugiharto; Muhammad Syafril; Zul Asman Randika; Etik Sulistiowati Ningsih; Said Abdusysyahid
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1594

Abstract

Penguatan kapasitas manajerial kelompok pembudidaya ikan sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap keberhasilan dan keberlanjutan usaha perikanan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial Kelompok Pembudidaya Ikan di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu. Permasalahan yang dihadapi kelompok meliputi lemahnya perencanaan usaha, pencatatan keuangan, serta administrasi kelompok. Kegiatan dilakukan melalui observasi kebutuhan, pelatihan manajemen usaha perikanan, penyusunan rencana produksi, pelatihan pembukuan sederhana, dan pendampingan penerapan di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam merancang rencana usaha, melakukan pencatatan keuangan yang sistematis, dan mengelola produksi secara lebih efisien. Program ini memberikan kontribusi pada penguatan kapasitas organisasi dan peningkatan efektivitas usaha budidaya ikan di Desa Ponoragan.