Aniesatun Nurul Aliefah
Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BISNIS DI ERA DIGITAL MELALUI PELATIHAN DIGITAL ENTREPRENEURSHIP DAN SERTIFIKASI HALAL UNTUK MEWUJUDKAN BANOM NU BERJIWA WIRAUSAHA MELALUI PENDEKATAN ABCD (ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT) Siti Fatimah; Akhmad Nurkholis; Aniesatun Nurul Aliefah; Ali Fajar; Sesi Triana Rahayu; Laila Khurul Ainu; Erikatul Khusnia; Lina Ni’matul Ma’wiyah; Arsela Titin Cahyani; Aziz Arwani; Khaerus Syahidi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4675-4687

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan terhadap semua banom NU di Desa Purbowangi melalui pendekatan ABCD. Kegiatan ini berlangsung selama program KKN IAINU Kebumen pada bulan Juli-Agustus 2023 di Desa Purbowangi Kecamatan Buayan. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2023 di Balai Desa Purbowangi  yang dihadiri oleh anggota banom NU Desa Purbowangi dan pelaku UMKM yang ditindaklanjuti sampai peserta mendapatkan sertifikasi halal. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang memfokuskan kepada pemanfaat asset dan potensi dari UMKM yang dimiliki oleh banom NU Desa Purbowangi. Hasil dari pelatihan ini adalah adanya sikap antusias peserta mengikuti pelatihan ini seperti peserta antusias untuk mengikuti pelatihan membuat website sampai dapat bergabung dengan website usaha, mendaftar di market place dan berani mempromosikan produknya di media sosial. Kegitan ini juga memberikan memberikan pemahaman dan kemampuan bagi pelaku usaha mikro agar dapat menyusun strategi usaha yang tepat dan memaksimalkan penggunaan teknologi digital serta memahami sertifikasi halal yang baik bagi usahanya.
Accelerating Sharia Fintech Based on a Green Economy: The Creative Role of the Young Generation in the Society 5.0 Era Aniesatun Nurul Aliefah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.3235

Abstract

This research explores the role of the younger generation in optimizing sharia fintech through digital economy creativity and green economy in the Society 5.0 era for sustainable Islamic economic growth. Using qualitative research methods, this study analyzes how digital technologies, particularly Islamic fintech, contribute to financial inclusion and environmental sustainability. This study uses data from in-depth interviews and case studies to understand the perspective of the younger generation on the use of sharia fintech and its impact on the green economy. The results of the study show that the young generation has great potential in advancing sharia fintech, especially through innovations that support environmental sustainability and sharia principles. The findings also reveal that sharia fintech can meet Islamic financial criteria and contribute to financial inclusion. The implications of this study show the need for policies that support the development of sharia fintech and education that focuses on digital innovation. The recommendations for stakeholders including policymakers, academics, and practitioners of the sharia fintech industry are to strengthen support for the younger generation, create regulations that support innovation, and develop an environmentally friendly fintech platform.