Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PERAN ORANGTUA DALAM MENDIDIK ANAK USIA DINI DI ERA GLOBALISASI Bety Vitriana; Suprijadi Suprijadi; Sri Purwanti; Norlaila Norlaila; Lisda Hani Gustina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4410-4415

Abstract

Era Globalisasi dapat menimbulkan perubahan prilaku dan kebiasaan pada generasi saat ini, khususnya di kalangan anak usia dini. Semakin mudah akses informasi membuat anak-anak lebih cepat mendapatkan ilmu pengetahuan yang luas, serta membentuk kreatifitas tanpa batas. namun hal ini juga membawa dampak buruk jika anak-anak tidak mendapatkan pendampingan yang cukup dalam tumbuh kembang di rumah, Akibatnya anak usia dini mudah terpapar informasi negatif dan kurang baik untuk dicontoh dalam kehidupan sehari-hari sehingga kebiasaan ini berubah menjadi karakter prilaku yang buruk. Upaya dalam mengatasi permasalahan ini, tentunya diperlukan peran orang tua untuk memberikan pendidikan di rumah dengan baik dan tepat. Hal inilah yang menjadi tujuan kami bergerak melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan metode penyuluhan di sekolah-sekolah Paud / TK yang sasaran utama yaitu wali murid atau orang tua dari siswa paud. Dalam pertemuan ini kami memberikan materi parenting atau pola asuh yang dapat diterapkan di era globalisasi, serta pendampingan konsultasi bebas untuk menangani masalah anak mereka di rumah. Hasil dari kegiatan ini sangat baik, terlihat dari antusias orangtua murid yang banyak berdiskusi masalah anak mereka dan terlihat komitmen mereka untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh dari kegiatan ini.
UPAYA PENINGKATAN PERAN ORANGTUA DALAM MENDIDIK ANAK USIA DINI DI ERA GLOBALISASI Bety Vitriana; Suprijadi Suprijadi; Sri Purwanti; Norlaila Norlaila; Lisda Hani Gustina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4410-4415

Abstract

Era Globalisasi dapat menimbulkan perubahan prilaku dan kebiasaan pada generasi saat ini, khususnya di kalangan anak usia dini. Semakin mudah akses informasi membuat anak-anak lebih cepat mendapatkan ilmu pengetahuan yang luas, serta membentuk kreatifitas tanpa batas. namun hal ini juga membawa dampak buruk jika anak-anak tidak mendapatkan pendampingan yang cukup dalam tumbuh kembang di rumah, Akibatnya anak usia dini mudah terpapar informasi negatif dan kurang baik untuk dicontoh dalam kehidupan sehari-hari sehingga kebiasaan ini berubah menjadi karakter prilaku yang buruk. Upaya dalam mengatasi permasalahan ini, tentunya diperlukan peran orang tua untuk memberikan pendidikan di rumah dengan baik dan tepat. Hal inilah yang menjadi tujuan kami bergerak melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan metode penyuluhan di sekolah-sekolah Paud / TK yang sasaran utama yaitu wali murid atau orang tua dari siswa paud. Dalam pertemuan ini kami memberikan materi parenting atau pola asuh yang dapat diterapkan di era globalisasi, serta pendampingan konsultasi bebas untuk menangani masalah anak mereka di rumah. Hasil dari kegiatan ini sangat baik, terlihat dari antusias orangtua murid yang banyak berdiskusi masalah anak mereka dan terlihat komitmen mereka untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh dari kegiatan ini.
STRATEGI GURU DALAM PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER MANDIRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Dian Lestari; Dian Ramadhani Yahya; Suprijadi Suprijadi
JURNAL PELANGI Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam pembentukan karakter anak bangsa dalam mencapai visi pembangunan nasional. PAUD KB SPNF SKB Balikpapan Selatan menerapkan pendidikan karakter melalui strategi pembelajaran yang melibatkan guru sebagai teladan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru, faktor penghambat dan faktor pendukung dalam penerapan karakter mandiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data pada penelitian adalah guru, kepala sekolah dan orangtua murid. Hasil temuan penelitian ini adalah guru memiliki peran strategis sebagai model perilaku. Guru harus menjadi contoh baik dan mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran. Peran guru termasuk kepemimpinan, komunikator, motivator, fasilitator, supervisor, dan pengembangan iklim pembelajaran. Penerapan karakter mandiri dilakukan melalui strategi pemahaman, pendekatan, dan kebiasaan. Evaluasi menunjukkan karakter mandiri tercermin di luar sekolah. Faktor pendukung melibatkan guru, orang tua, dan antusiasme siswa, sementara faktor penghambat meliputi tantangan komunikasi dan keterbatasan sumber daya.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA MELALUI PERMAINAN BALOK BERKELOMPOK PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Zaishica Della Novita; Dian Ramadhani Yahya; Suprijadi Suprijadi
JURNAL PELANGI Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama melalui permainan balok kelompok pada anak usia 4-5 tahun di TK Az Zahrah Balikpapan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, subjek penelitian ini adalah siswa kelompok A di TK Az Zahrah Balikpapan yang berjumlah 17 anak, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan balok kelompok dapat meningkatkan kemampuan kerjasama pada anak usia 4-5 tahun di TK Az Zahrah Balikpapan. Hal ini terbukti dari hasil tindakan yang telah dilakukan. Peningkatan perkembangan secara persentase pada kondisi awal prasiklus dengan indikator aktif Mulai Berkembang sebesar 12% kemudian pada siklus I meningkat menjadi Berkembang Sesuai Harapan sebesar 47% dan Berkembang Sangat Baik sebesar 88% pada siklus II. Untuk indikator berbagi pada pra siklus, Mulai Berkembang sebesar 24%, kemudian siklus I meningkat menjadi 53% dan Berkembang Sangat Baik sebesar 71% pada siklus II. Indikator merespon pada prasiklus mulai berkembang sebesar 12%, kemudian pada siklus I meningkat menjadi 18% dan berkembang sangat baik sebesar 82% pada siklus II. Saran bagi guru dan peneliti selanjutnya adalah menggunakan metode bermain kelompok untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak