Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BASRENG (BAKSO GORENG) SEBAGAI GERBANG KECERDASAN DALAM MENUMBUHKAN INOVASI DAN KREATIVITAS MAHASISWA Rosalia Deflora Nona; Eufemia Atika Wao; Yuliana Daka Kendo; Novita Sari; Cresensiana Theresia Yunita Kue; Natalia Peni; Maria Fatima Mei
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.249-253

Abstract

Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM - K) merupakan program yang mendorong mahasiswa untuk menciptakan kegiatan wirausaha. Melalui program PKM - K  mahasiswa memiliki peluang yang luas untuk mengimplementasikan ide kreatif dalam menciptakan produk. Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan keanekaragaman budaya. Oleh karena itu, Indonesia juga memiliki beragam jenis makanan atau jajanan salah satunya adalah Bakso. Bakso merupakan makanan khas Indoensia yang digemari banyak orang dan juga suatu makanan berbentuk bola daging, bola ini dibuat dengan menggunakan bahan campuran tepung tapioka dan daging segar yang telah digiling. Pada zaman sekarang, bakso banyak diinovasikan menjadi suatu cemilan yaitu salah satunya Basreng. Basreng sendiri adalah suatu cemilan yang terbuat dari olahan bakso ikan atau bakso sapi di iris  tipis kemudian digoreng. Saat ini, basreng disajikan dalam berbagai tingkat kepedasan yang berbeda. Selain variasi rasa, basreng juga dapat digoreng hingga kering atau setengah matang. Ketika digoreng hingga kering, teksturnya menjadi renyah seperti kerupuk, sedangkan jika setengah matang, teksturnya akan terasa kenyak bila dikunyah.
EFEKTIVITAS GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SISWA DAN PENGAJAR Paulina Masliani Gobang; Maria Restina Repe; Kartika Chandra Kirana Mandona; Yuliana Daka Kendo; Novita Sari
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.250

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemanfaatan Learning Management System (LMS) dalam dunia pendidikan, salah satunya melaui Google Classroom. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan google classroom sebagai sarana pembelajaran daring sekaligus mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan interaksi antara siswa dan guru di SMA Negeri 1 Nangapanda. Metode yang digunakan adalah mixed methods, yaitu gabungan pendekatan kuantitatif deskriptif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS, sedangkan data kualitatif diperoleh dari wawancara dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa dan satu orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Classroom memiliki tingkat efektivitas yang tinggi, dengan skor rata-rata 44,00 dan persentase efektivitas sebesar 84% serta tingkat interaksi antara siswa dan guru yang juga tinggi, yaitu 86%. Temuan ini menunjukkan bahwa google classroom tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran digital, tetapi juga mampu memperkuat keterlibatan antara guru dan siswa. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam optimalisasi pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan interaksi di masa mendatang.