Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN EKOSISTEM DALAM AL-QUR’AN: UPAYA MENUJU PELESTARIAN LINGKUNGAN Dewi Syafitri Oktaviani; Apriyanti; Kamaruddin
Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies Vol. 1 No. 2 (2023): Al-Shamela : Journal of Quranic and Hadith Studies
Publisher : CV DOKI COURSE AND TRAINING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/alshamela.v1i2.162

Abstract

The environmental crisis is so bad that it certainly causes various problems in the lives of living things, both humans, animals and plants. Excessive exploitation of natural resources without recovery can cause damage to the balance of nature. Land, water, and air become polluted which will eventually threaten life on earth. This research is shown to discuss the level of human awareness in maintaining the balance of ecosystems, both biotic and abiotic. This research will be described using thematic interpretation method. The results of this study conclude that prioritizing the existence of living things with all their functions is an important clue to the power of Allah SWT., because every living thing is created nothing in vain. Humans as creatures created by Allah SWT. with its perfection, must provide protection and preservation. Efforts to protect and utilize nature can be done by planting trees and reforestation, protecting natural resources, keeping the air clean, maintaining and utilizing water and maintaining the balance of the ecosystem.
MAKNA HUJAN SEBAGAI SARANA PENYEMBUHAN DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS TAFSIR AL-AZHAR TERHADAP QS. AL-ANFAL AYAT 11 Noni Melinda; Kusnadi; Kamaruddin; Raden Ayu Erika Septiana
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 3 No. 1 (2026): JME: Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jme.v3i1.856

Abstract

Hujan merupakan salah satu fenomena alam yang banyak disebutkan dalam Al-Qur’an dan memiliki berbagai fungsi dalam kehidupan manusia. Selain sebagai sumber kehidupan, hujan dalam konteks tertentu juga digambarkan sebagai bagian dari pertolongan Allah kepada manusia. Salah satu ayat yang memperlihatkan fungsi tersebut adalah QS. Al-Anfal ayat 11. Ayat ini menjelaskan bahwa Allah menurunkan air hujan untuk menyucikan kaum Muslimin, menghilangkan gangguan setan, menguatkan hati, dan memperteguh kaki. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna hujan dalam QS. Al-Anfal ayat 11 berdasarkan penafsiran Hamka dalam Tafsir Al-Azhar serta mengkaji relevansinya dengan konsep penyembuhan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber utama penelitian adalah Al-Qur’an dan Tafsir Al-Azhar karya Hamka, sedangkan sumber pendukung berasal dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan tafsir, hujan, kesehatan, dan hubungan Al-Qur’an dengan kehidupan manusia. Analisis dilakukan dengan metode tafsir tahlili, yaitu mengkaji ayat berdasarkan konteks, makna kebahasaan, hubungan antarayat, dan kandungan penafsirannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hujan dalam QS. Al-Anfal ayat 11 memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar fenomena alam. Dalam penafsiran Hamka, hujan merupakan bagian dari pertolongan Allah yang berfungsi dalam aspek kebersihan fisik, ketenangan batin, penguatan hati, serta penguatan kondisi fisik kaum Muslimin. Oleh karena itu, istilah “penyembuhan” dalam penelitian ini lebih tepat dipahami secara integratif, yaitu mencakup dimensi fisik, psikologis, dan spiritual, bukan sebagai klaim bahwa air hujan merupakan obat medis bagi penyakit tertentu.