Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE RECONSTRUCTION OF THE TEXTS IN ENGLISH BIOLOGY TEXTBOOK ENTITLED ANIMAL TAXONOMY Gadis Herningtyasari
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v4i1.1730

Abstract

This study aims to describe the errors are found in English Biology Textbook entitled Animal Taxonomy. By using Qualitative Descriptive method, this study classifies the errors based on Dulay, Burt, and Karshen (1982) method about Error Analysis, namely Omission, Addition, Misformation, and Misordering. From the results of the study, it was found that some categories of errors in which Omission Error is caused by the missing of items that need to complete the phrases or sentences. Then, addition error in which the addition of unnecessary items in the phrase or sentences. The next is Misformation refers to wrong form of words. The last is Misordering refers to incorrect placement of a morpheme or a group of morpheme. The errors are found in English Biology Textbook entitled Animal Taxonomy are caused by the different rules of grammar such as the construction of adjective and noun phrase, grammatical endings, the use of tenses, and the use of articles between two languages. From this output, it can be seen that Omission and Misordering are the dominant errors in English Biology Textbook entitled Animal Taxonomy. Therefore, it is necessary to reconstruct the text in English Biology Textbook entitled Animal Taxonomy to make it useable. Key words: Errors, English Biology Textbook, qualitative descriptive method.
Pendampingan Pembelajaran Mendalam Bagi Guru di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu Malaysia Aris Abdul Ghoni; Ma'as Shobirin; Martanti, Fitria; Gadis Herningtyasari; Nurbaiti; Fauqo Nur Oktaviana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3606

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru SD di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu mengenai konsep dan implementasi pembelajaran mendalam sebagai pendekatan yang menekankan proses berpikir kritis, pemaknaan, serta keterlibatan aktif peserta didik. Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu pendekatan pemberdayaan yang menempatkan peserta sebagai pihak utama yang memahami kebutuhan, permasalahan, dan potensi mereka sendiri. Melalui metode PRA, guru terlibat aktif dalam proses identifikasi kebutuhan, analisis permasalahan, perumusan solusi, hingga penerapan strategi pembelajaran mendalam secara kolaboratif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan pemetaan kebutuhan guru, diskusi partisipatif, lokakarya penyusunan perencanaan pembelajaran, praktik implementasi, serta refleksi bersama untuk mengevaluasi hasil. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada seluruh peserta. Dari 47 guru yang terlibat, 30 guru berada pada kategori pemahaman sangat baik, 12 guru dalam kategori baik, dan 5 guru berada pada kategori cukup baik, sedangkan tidak ada guru yang menunjukkan pemahaman kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa metode PRA efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual guru, kemampuan merancang pembelajaran, serta keterampilan mengimplementasikan pembelajaran mendalam. Secara keseluruhan, pengabdian ini memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Pembelajaran Mendalam Bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah Ersila Devy Rinjani; Fitria Martanti; Ana Quthratun Nada; Ummu Jauharin Farda; Ma'as Shobirin; Gadis Herningtyasari; Linda Indiyarti Putri; Aris Abdul Ghoni; Muhammad Hasan Istamar; Sa'addudin An Nasih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v5i3.4486

Abstract

This service activity was motivated by the finding that most teachers did not understand the concept of deep learning, so the teaching modules used were still conventional, focused on text delivery, and minimally used interactive digital elements. This condition has an impact on the lack of optimal learning activities that should encourage high-level thinking skills. This service aims to assist teachers in developing deep learning-based teaching modules that are more meaningful and relevant to the Independent Curriculum. The method used is Participatory Rural Appraisal (PRA) through the active involvement of teachers in each stage of activities. The results of the service showed a significant 79 percent increase among the 108 teachers who participated in the service activities. The improvement is evident in the teacher's understanding of deep learning and their ability to develop teaching modules based on this concept.