Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Model Tilawati dalam Pembelajaran Al-Qur’an pada Anak Tunagrahita Abdul Rochim; Mohammad Fahmi; M. Suyudi
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.686

Abstract

The Qur'an is a guide for Muslims throughout the world, and they must learn it. Educating children to learn the Qur'an should begin as early as possible so that they can better grasp the Qur'an, with no exceptions for children with special needs, such as those with intellectual disabilities, who also have the right to academic and religious education. In general, there are still many children who cannot read the Qur'an. Therefore, this research aims to find out the implementation process, evaluation system, and implications of the application of the tilawati model in learning the Qur'an for children with intellectual disabilities at the Special School of the Foundation for the Development of Disabled Children (YPAC) Surabaya. This study employs a qualitative approach and descriptive method using a descriptive-qualitative research design. The research findings reveal that the process of integrating the tilawati paradigm in learning the Qur'an for children with intellectual disabilities at YPAC Surabaya Special School is carried out in one class with normal children, but is taught differently considering that learning for children with intellectual disabilities takes a long time. Regarding teaching methods, the learning process for these children is carried out by applying classical and individual methods.
Hadis Kewajiban Menuntut Ilmu Sebagai Landasan Pendidikan Islam Inklusif Gender Widiana Putri Wulandari; M. Suyudi
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i2.5940

Abstract

Pendidikan Islam idealnya tidak berhenti pada aspek formal keagamaan, tetapi mampu mencerminkan nilai keadilan yang menjadi inti risalah Nabi SAW. Dalam konteks itu, hadis tentang kewajiban menuntut ilmu bagi setiap Muslim menjadi pijakan teologis penting untuk memastikan bahwa perempuan memiliki hak akses belajar yang sama dengan laki-laki. Penelitian ini bertujuan memahami relevansi hadis tersebut terhadap konsep pendidikan Islam inklusif gender, dengan cara mengkaji redaksi hadis beserta syarahnya, meneliti biografi para perawi untuk menilai ketersambungan sanadnya, serta menelusuri konteks historis keterlibatan perempuan sebagai subjek ilmu di masa Rasulullah SAW. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif kepustakaan dengan analisis teks hadis, literatur klasik, dan referensi kontemporer mengenai pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban menuntut ilmu bersifat universal dan tidak dibatasi oleh jenis kelamin, sehingga hadis tersebut dapat dijadikan dasar normatif bagi penyelenggaraan pendidikan Islam inklusif gender. Kontribusi penelitian ini terletak pada penegasan hubungan langsung antara makna hadis dan implikasi kelembagaan pendidikan Islam modern, khususnya dalam membangun akses setara, kurikulum non-bias gender, serta legitimasi peran perempuan sebagai pelajar maupun pendidik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam yang berkeadilan gender bukan gagasan modern yang asing bagi Islam, melainkan merupakan kelanjutan dari praktik pendidikan pada masa Nabi SAW.