Ishak Ishak
STKIP Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Pinrang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hasil Belajar PAI Melalui Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay Ishak Ishak; Sulaiman Sulaiman
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 1 (2022): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.461 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i1.3

Abstract

Tujuan  penelitian  ini adalah  Untuk  mengetahui: (i) aktivitas belajar  PAI  yang  diajarkan dengan Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay pada Siswa Kelas V UPT SDN 116 Pinrang (ii) hasil belajar PAI yang diajarkan dengan Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay pada Siswa Kelas V UPT SDN 116 Pinrang (iii) perbedaan hasil belajar PAI yang diajarkan dengan Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay pada Siswa Kelas V UPT SDN 116 Pinrang. Objek Penelitian ini dilaksanakan di UPT SDN 116 Pinrang dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas V sebanyak 26 yang terdiridari 12 siswa laki-laki dan 14 siswa  perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dimana  dalam prosesnya menggunakan siklus yang terdiri dari dua siklus, yakni siklus I dan siklus II untuk setiap siklusnya mengikuti langkah-langkah secara garis besar terdapat empat tahapan yang digunakan dimulai dalam perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan reflex. Data dianalisi menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Dari hasil tes PAI siswa pada siklus I masih terdapat siswa yang memperoleh nilai dibawah standar, yakni ada 21 orang siswa yang berada dalam kategori tidak tuntas dan hasil belajarnya masih dalam kategori sedang dan rendah. Skor siswa yang tidak tuntas disebabkan karena mereka tidak mempersiapkan diri dengan baik untuk  menghadapi tes tersebut.  Siswa yang memperoleh  hasil tidak  tuntas ini diberikan perhatian  dan  bimbingan  khusus. Hasil yang telah dicapai setelah pelaksanaan tindakan melalui Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay ini mengalami peningkatan. Sehingga perlakuan ini memberikan  dampak  positif  terhadap  peningkatan  ketuntasan  belajar  PAI siswa.
Hubungan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Fisika Di Masa Pandemi Covid-19 Rosita Rosita; Ishak Ishak
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 1 No 1 (2022): Al-Irsyad Journal of Physics Education
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.729 KB) | DOI: 10.58917/ijpe.v1i1.8

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk a) Untuk mengetahui gambaran motivasi belajar peserta didik dimasa Pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas X MA DDI Kaballangang, b) Untuk mengetahui gambaran hasil belajar fisika dimasa pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas X MA DDI Kaballangang, dan c) Untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar fisika dimasa Pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas X MA DDI Kaballangang. Berdasarkan analisis data dan pembahasan mengenai hasil penelitian tentang hubungan motivasi peserta didik terhadap Hasil Belajar Fisika peserta didik Kelas X MA DDI Kaballangang tahun Ajaran 2020/2021, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Dimana motivasi belajar memberikan pengaruh sebesar 27,5% disebabkan oleh faktor internal. Hubungan antara Motivasi belajar terhadap Hasil belajar termasuk dalam kriteria rendah karena nilai interval koefisiennya berada diantara 0,200 – 0,399. Besar kontribusi yang didapat sesuai dengan rumus KD = x 100% adalah sebesar 7,56%, ini menunjukkan bahwa Hasil belajar fisika dipengaruhi oleh Motivasi belajar fisika peserta didik. Besarnya pengaruh motivasi peserta didik terhadap Hasil Belajar Fisika peserta didik Kelas X MA DDI Kaballangang tahun Ajaran 2020/2021 adalah sebesar 27,5% terhadap Hasil Belajar Fisika, sedangkan sisanya 72,5% dipengaruhi oleh variabel lain diluar motivasi peserta didik. Kriteria persentase 27,5% termasuk dalam kategori rendah.