Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengembangan Modul Fisika Berbasis Kerja Laboratorium dengan Pendekatan Science Process Skill (SPS) Kelas XI SMAN 2 Pinrang Rosita Rosita; Suhardiman Suhardiman; Lisdayanti Liling
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i4.771

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian reserch and development yang bertujuan untuk mengembangkan Modul Fisika Berbasis Kerja Laboratorium menggunakan Pendekatan Science process skill khususnyanya materi suhu dan kalor pada kelas XI IPA 4 SMAN 2 Pinrang yang memenuhi kriteria valid dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model 4-D terdiri atas pengembangan modul, angket respon peserta didik dan guru terhadap modul serta tes keterampilan proses sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul memenuhi kategori valid. Rata-rata respon peserta didik terhadap Modul Fisika Berbasis Kerja Laboratorium dengan Pendekatan Science Process Skill berada pada kategori sangat positif. Modul Fisika Berbasis Kerja Laboratorium dengan Pendekatan Science process Skill layak digunakan sebagai sumber belajar kerena telah memenuhi kriteria valid dan efektif.
Peningkatkan Kualitas Belajar Matematika melalui Metode Student Facilitator and Explaining Ishak Ishak; Rosita Rosita
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 1 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.018 KB) | DOI: 10.58917/ijme.v1i1.13

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas belajar matematika melalui Metode Pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada siswa kelas VII2 MTS DDI Padanglolo tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan tahapan pelaksanaan meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di VII2 MTS DDI Padanglolo, Jl. Pancasila. No. 3 Langga Kabupaten Pinrang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII2 MTS DDI Padanglolo Kabupaten Pinrang dengan jumlah siswa sebanyak 31 orang yang terdiri dari 16 perempuan dan 15 laki-laki. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa 1) Skor rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas VII2 MTS DDI Padanglolo setelah penerapan Metode Pembelajaran Student Facilitator and Explaining, pada siklus I, 75,48 dan pada siklus II, 80,88. Persentase ketuntasan belajar matematika siswa kelas VII2 MTS DDI Padanglolo pada Siklus I sebesar 74,2% dan persentase ketuntasan belajar matematika siswa kelas VII2 MTS DDI Padanglolo pada Siklus II sebesar 90,3% dan memenuhi indikator keberhasilan. Dan 2) Penerapan Metode Pembelajaran Student Facilitator and Explaining dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII2 MTS DDI Padanglolo. Selain terjadinya peningkatan hasil belajar siswa, juga terjadi peningkatan keaktifan siswa kelas VII2 MTS DDI Padanglolo selama kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan Metode Pembelajaran Student Facilitator and Explaining.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN YANG BERFOKUS PADA CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Ayu Zulpiah Sulaiman; Afdalia Afdalia; Rosita Rosita; Sri Anggriani
Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya Vol 6 No 2 (2023): Karst : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/karst.v6i2.2107

Abstract

This research represents an effort in research and development with the main objectives of (i) developing a reliable and valid contextual-based learning tool, (ii) assessing the improvement of students' critical thinking skills after being taught using the developed tool, and (iii) evaluating students' responses to the learning tool. The developed learning tool includes Lesson Implementation Plans (RPP), Student Learning Materials (BAPD), and Student Activity Sheets (LKPD). The development of the learning tool follows the model formulated by Kemp, Morrison, and Ross, consisting of nine development elements, namely instructional problems, student characteristics, task analysis, instructional objectives, sequence content, instructional strategies, instructional delivery, evaluation instruments, and instructional resources. The tool was tested on students in grade XI IPA1 at SMA Negeri 6 Pinrang. The data analysis results indicate that (i) the profile of contextual-based learning tools, including Lesson Implementation Plans, Student Learning Materials, and Student Activity Sheets, is valid and reliable; (ii) there is a significant improvement in students' critical thinking skills with an increase of 0.42, categorized as a moderate improvement; (iii) students' responses to the learning tool and the implementation of learning activities
Edukasi Energi Alternatif Kepada Warga Masyarakat Dusun Kappe, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang Said, Sukmawati; Rosita; Ihfa Indira Nurnaifah
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v1i2.1721

Abstract

Alternative energy has become a highly discussed topic nowadays. Therefore, the introduction of alternative energy sources must continue to be socialized to the general public to make it common place to use alternative energy in daily life. One of interesting alternative energy source for activity implementers is used cooking oil as an alternative energy source. The implementation of an alternative energy education seminar, particularly on used cooking oil, for the community of Dusun Kappe, Pinrang Regency, has successfully increased the curiosity of the community, as seen from the interest of community members attending and the numerous questions raised during the Q&A session. Thus, activities like this can be continued so that the general public can effectively utilize environmentally friendly materials available in nature as alternative energy sources that have undergone testing and feasibility assessments
Transformasi Digital dalam Pendidikan: Pelatihan Tools AI untuk Mendukung Pengajaran dan Administrasi Guru Rosita, Rosita; Jumrah, Jumrah; Rahmayani, Sitti; Hamdana, Hamdana
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 6 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.438

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam penggunaan teknologi AI untuk mendukung pengajaran, memberikan pendampingan terkait pemanfaatan aplikasi Copilot, Chat GPT, Gamma dan Canva serta meningkatkan efisiensi dalam pembuatan materi ajar dan administrasi pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh para guru dalam menghadapi perubahan teknologi. Kegiatan ini berkontribusi pada program Merdeka Belajar Kampus Mengajar, terutama pada pilar penguatan keunggulan dan kerjasama antar lembaga. Dalam hal ini, kegiatan pelatihan keterampilan digital guru dapat membantu meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan di lingkungan sekolah, sekaligus membantu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai tenaga pendidik. Penggunaan AI dalam pengajaran memungkinkan personalisasi pembelajaran yang lebih baik), sementara dalam administrasi, AI membantu menyederhanakan proses seperti manajemen tugas, evaluasi, dan interaksi dengan siswa. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok MGMP Fisika Kabupaten Pinrang yang dilaksanakan di SMAN 11 Pinrang. Berdasarkan hasil pretest dan posttest mengenai pemahaman peserta pelatihan, diketahui bahwa terjadi peningkatan dari 70% menjadi 90%, sehingga dapat dikatakakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Pelatihan Pengajaran dan Administrasi Mudah dengan Tools AI” dapat meningkatkan kemampuan bapak/ibu dalam menggunakan tools AI dalam pengajaran maupun administrasi pembelajaran.
Penguatan Pondasi Matematika dan Sains Anak Pendidikan Dasar Rosita Rosita; Ayu Zulpiah Sulaiman; Jumrah Jumrah; Andi Kamal Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu (JPMASDI) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Dispilin Ilmu
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v1i2.2468

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan suatu pembelajaran dimulai dengan memperkuat dasar pemahaman atau pondasi, terutama pondasi matematika dan sains anak pendidikan dasar sehingga melalui kegiatan ini disarankan agar proses pembelajaran diciptakan suasana belajar yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak, serta mengembangkan sikap dan perilaku kreatif dan inovatif mereka. Suasana belajar yang demikian hanya dapat diperoleh melalui penggunaan metode mengajar yang tepat disertai dengan alat peraga matematika dan sains yang ada dikesehariannya. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan cara menganalisa data dari hasil catatan di lapangan atau kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Pendampingan terhadap anak usia pendidikan dasar selama kurun waktu dua bulan. Hasil penelitian: 70% kemampuan dasar/pondasi matematika membutuhkan penguatan pada perkalian dan pembagian. 70% kemampuan dasar/pondasi sains membutuhkan penguatan merumuskan masalah sehingga dapat memperoleh kesimpulan. Kesimpulan: Memahami permasalahan yang di hadapi setiap anak adalah hal yang harus di perhatikan terlebih dahulu, karena setiap anak memiliki tingkatan pemahaman yang berbeda dalam menerima setiap informasi yang diberikan, setiap pengajar harus memiliki strategi yang baik untuk menciptakan pengalaman pertama yang berbeda. Berupaya menghubungkan materi matematika dan sains dengan keseharian mereka karena pengalaman pertama yang diterima anak-anak akan menentukan hasil dan pembelajaran yang baik untuknya.
Hubungan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Fisika Di Masa Pandemi Covid-19 Rosita, Rosita; Ishak, Ishak
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 1 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.729 KB) | DOI: 10.58917/ijpe.v1i1.8

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk a) Untuk mengetahui gambaran motivasi belajar peserta didik dimasa Pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas X MA DDI Kaballangang, b) Untuk mengetahui gambaran hasil belajar fisika dimasa pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas X MA DDI Kaballangang, dan c) Untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar fisika dimasa Pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas X MA DDI Kaballangang. Berdasarkan analisis data dan pembahasan mengenai hasil penelitian tentang hubungan motivasi peserta didik terhadap Hasil Belajar Fisika peserta didik Kelas X MA DDI Kaballangang tahun Ajaran 2020/2021, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Dimana motivasi belajar memberikan pengaruh sebesar 27,5% disebabkan oleh faktor internal. Hubungan antara Motivasi belajar terhadap Hasil belajar termasuk dalam kriteria rendah karena nilai interval koefisiennya berada diantara 0,200 – 0,399. Besar kontribusi yang didapat sesuai dengan rumus KD = x 100% adalah sebesar 7,56%, ini menunjukkan bahwa Hasil belajar fisika dipengaruhi oleh Motivasi belajar fisika peserta didik. Besarnya pengaruh motivasi peserta didik terhadap Hasil Belajar Fisika peserta didik Kelas X MA DDI Kaballangang tahun Ajaran 2020/2021 adalah sebesar 27,5% terhadap Hasil Belajar Fisika, sedangkan sisanya 72,5% dipengaruhi oleh variabel lain diluar motivasi peserta didik. Kriteria persentase 27,5% termasuk dalam kategori rendah.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share terhadap Motivasi Belajar Fisika Siswa Rosita, Rosita; Sulaiman, Ayu Zulpiah; Haruna, Syahrir
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.159 KB) | DOI: 10.58917/ijpe.v1i2.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap motivasi belajar fisika, (2) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran konvensional terhadap motivasi belajar fisika, (3) mengetahui perbedaan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran konvensional ditinjau dari motivasi belajar fisika. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan menggunakan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Pinrang tahun ajaran 2019/2020. Kelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen berjumlah 25 peserta didik, sedangkan kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol berjumlah 26 peserta didik. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar observasi keterlaksanaan RPP, angket motivasi belajar awal, angket motivasi belajar akhir. Teknik pengambilan data adalah dengan observasi, angket, dan tes. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap motivasi belajar fisika, (2) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran konvensional terhadap motivasi belajar fisika, (3) tidak terdapat perbedaan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran konvensional ditinjau dari motivasi belajar fisika.
Pemberdayaan Mahasiswa Pendidikan Fisika dalam Pemilahan Sampah untuk Membuat Media Pembelajaran Ramah Lingkungan Idris, Ihfa Indira Nurnaifah; Rosita, Rosita; Jumrah, Jumrah; Rahmayani, Sitti; Jusriana, A.
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.548

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan pembuatan media pembelajaran berbahan limbah padat pada kegiatan sebelumnya. Tujuannya untuk 1) meningkatkan kesadaran dan keterampilan mahasiswa serta masyarakat dalam memilah sampah, (2) meningkatkan pemahaman tentang jenis sampah yang layak untuk media pembelajaran fisika, sehingga mereka dapat menyiapkan bahan yang tepat untuk digunakan dalam pembuatan media pembelajaran eco-friendly pada kegiatan selanjutnya, serta (3) membangun kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan lingkungan.  Berdasarkan beberapa penelitian, penggunaan media pembelajaran terbukti meningkatkan minat belajar anak-anak karena memberikan pengalaman belajar yang nyata, menarik, dan menyenangkan. Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan mahasiswa Pendidikan Fisika dalam memilah sampah sebelum dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mengenai jenis sampah organik dan anorganik, pelatihan pemilahan sampah berdasarkan karakteristiknya, serta pendampingan praktik pemilahan sampah di lingkungan kampus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya memilah sampah, terutama dalam menyiapkan bahan yang aman, bersih, dan sesuai standar untuk digunakan sebagai media pembelajaran fisika. Kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian lingkungan pada mahasiswa dan mempersiapkan mereka untuk memanfaatkan sampah terpilah secara efektif dalam pembuatan media pembelajaran pada kegiatan selanjutnya. Luaran kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan mahasiswa tentang pemilahan sampah, keterampilan memilah sampah secara tepat, serta terciptanya lingkungan kampus yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengisi kesenjangan penelitian  tentang pemilahan sampah. Sebab banyak penelitian yang membahas pembuatan media ajar dari limbah, tetapi sedikit yang fokus pada tahap awal yang sangat penting, yaitu pemilahan sampah sebagai fondasi pembuatan media ajar.
INOVASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI ERA DIGITAL Sri Wulandari Bharun; Rosita Rosita; Ahmed Sardi; Ishak Ishak; Abdul Razzaq
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v5i1.475

Abstract

Tantangan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di era digital sering kali ditandai oleh kurangnya kolaborasi yang efektif dan hasil belajar siswa pada konsep-konsep IPA yang masih belum optimal. Kondisi ini menuntut inovasi model pembelajaran yang mampu mengintegrasikan teknologi dan mendorong interaksi aktif siswa dalam memahami materi IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) berbasis digital guna meningkatkan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII MTs DDI Padanglolo pada mata pelajaran IPA. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam dua siklus, studi ini secara konsisten menunjukkan peningkatan di semua aspek yang diukur. Aktivitas guru meningkat signifikan dari 65% (Siklus I) menjadi 85% (Siklus II), sejalan dengan kenaikan aktivitas siswa dari 60% menjadi 80%, menunjukkan peningkatan kepatuhan dan keterlibatan. Peningkatan paling mencolok terlihat pada aspek kolaborasi siswa, yang melonjak drastis dari 56,25% pada pra-siklus menjadi 87,5% pada akhir Siklus II, membuktikan efektivitas model ini dalam mendorong kerja tim. Selain itu, rata-rata hasil belajar siswa pada materi IPA mengalami lonjakan yang substansial, dari 51,84% pada tahap pra-siklus menjadi 82,36% pada Siklus II. Peningkatan ini berhasil mencapai tingkat ketuntasan klasikal yang memuaskan, yaitu sebesar 89,47%. Secara keseluruhan, penerapan inovasi pembelajaran kooperatif Numbered Head Together yang terintegrasi dengan teknologi digital terbukti efektif dalam meningkatkan kolaborasi sekaligus hasil belajar siswa dalam konteks Pendidikan IPA, menjadikannya solusi yang relevan untuk tantangan pembelajaran IPA di abad ke-21.