Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penerimaan Mahasiswa Baru: Orientasi, Manajerial, dan Strategi Muhardi, Muhardi; Sulaiman, Sulaiman; Mustamin B, Mustamin B
Jurnal Mirai Management Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v9i1.6322

Abstract

Pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan tidak memperhatikan manajerial akan membuat kesulitan bagi panitia pelaksana dan calon mahasiswa baru dalam mengikuti segala proses yang mesti dilakukan dan keberhasilan dalam perekrutan mahasiswa baru bisa menurun yang disebabkan oleh strategi yang digunakan sudah jauh dari kondisi yang ada. Dalam tulisan ini merumuskan masalah yaitu: 1) bagaimanakah orientasi pelaksanaan PMB, 2) bagaimanakah manajerial PMB, dan 3) bagaimanakah strategi PMB di STKIP Darud Da’wah wal Irsyad Pinrang. Kebaruan penelitian ini terletak pada implementasi secara bersamaan antara manajerial dengan strategi untuk melakukan proses PMB khussnya dilingkup STKIP Darud Da’wah wal Irsyad Pinrang. Metode penelitian ini menggunakan mix metod yaitu desain penelitian campuran dengan melakukan analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Perolehan data dikumpulkan dengan menggunakan angket yang meliputi proses, manajerial, dan strategi PMB. Hasil temuan dalam penelitian ini yaitu: 1) proses PMB pada penentuan perencanaan PMB sebesar 37%, penetapan sebesar 36%, dan seleksi sebesar sebesar 27%, 2) manajemen PMB pada aspek penentuan kebijakan PMB dan 3) rekrutmen mahasiswa baru sebesar 34%, dan pelaksanaan promosi sebesar 32%, dan strategi PMB aspek pelaksanaan PMB sebesar 36%, perencanaan sebesar 33% dan evaluasi sebesar 31%. Jika menghendaki peningkatan jumlah mahasiswa pada pelaksanaan PMB yang perlu diperhatikan adalah aspek strategi PMB dan indikator pelaksanaan PMB meliputi kebijakan PMB, perencanaan PMB, Rekrutmen, strategi perencanaan, penetapan kelulusan di STKIP Darud Da’wah wal Irsyad Pinrang Tahun Akademik 2022/2023.
Ecological Impact on Grain Prices Mediated by Rice Production in Pinrang Regency Sulaiman, Sulaiman; Sudirman, Sudirman; Muhardi, Muhardi
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 5 No. 6 (2024): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v4i6.6724

Abstract

This study aims to analyze the influence of climate change and irrigation intensity on rice production and grain prices both directly and indirectly. The data analysis method used is Two Stage Least Square (2SLS) with 100 farmer samples. The results of the study showed that climate change had a negative and insignificant effect on rice production, while irrigation intensity had a positive and insignificant effect on rice production, other tests showed that climate change had a significant negative effect on grain prices, while irrigation intensity had a significant positive effect on grain prices. In indirect testing, climate change and irrigation intensity have no effect on grain prices through rice production. The government's role is important in strengthening irrigation systems, making climate change mitigation policies to protect farmers from the impact of extreme weather changes, and formulating policies to maintain grain price stability. Farmers are also expected to optimize irrigation management and use the right rice varieties that are resistant to climate change to increase production productivity.
Academic Ethics in the Age of AI: A case study at STKIP DDI Pinrang Walid, Abdul; Masri, Mawardi Jalil; Sulaiman, Sulaiman; Aris, Nurul Amalia; Nurhandayani, Nurhandayani
APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 3 (2025): APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities
Publisher : Lembaga Junal dan Publikasi, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/aplikatif.v4i3.667

Abstract

This study explores the extent of Artificial Intelligence (AI) usage among students and its implications for academic ethics, with a specific focus on STKIP DDI Pinrang. Employing a mixed-methods approach, quantitative data were collected through Likert-scale questionnaires distributed to 40 students, while qualitative insights were gathered via interviews with selected respondents. The findings indicate that students’ AI usage is very high (mean score: 4.45), particularly through tools such as ChatGPT, Grammarly, and Quillbot. However, their ethical awareness remains moderate, both in terms of understanding academic ethics (3.1562) and awareness of the ethical implications of AI use (3.04). Correlation analysis reveals a negative relationship between the intensity of AI usage and students' ethical perceptions. Thematic analysis of interviews confirms that students tend to use AI as a substitute rather than a support, and lack institutional guidance on its ethical boundaries. These findings highlight a critical gap between technological proficiency and ethical literacy. The study recommends integrating digital ethics education across curricula and establishing clear institutional policies to ensure responsible AI use in academic settings.
Reframing Freelancer Retention: The Role of Hybrid Work Culture in Shariah Sustainable Workforce Management on Digital Platforms Muhardi; Sulaiman; B, Mustamin
BANCO: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah Vol 7 No 2 (2025): Banco: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/banco.v7i2.14059

Abstract

Purpose – This study investigates the influence of hybrid work culture, work-life balance, organizational support, and employee engagement on freelancer retention within the Upwork platform. Method – Using a quantitative approach with 210 respondents, data were analyzed through Structural Equation Modeling to explore relational dynamics among the key variables. Findings – Results indicate that hybrid work culture significantly enhances retention, particularly when mediated by strong organizational support and high levels of engagement. Work-life balance plays a moderating role, reinforcing the positive effects of flexible work models on freelancers’ long-term commitment. Practical implications – Theoretically, this study extends retention discourse into the gig economy, bridging management and labor sustainability frameworks. From a Shariah perspective, the findings emphasize equitable treatment, well-being, and dignity in employment practices, aligning with the objectives of maqāṣid al-sharī‘ah. Originality/value digital platforms and Islamic financial institutions seeking to design sustainable, ethical, and resilient workforce strategies
Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing terhadap Peningkatan Hasil Belajar Fisika Sulaiman, Sulaiman; Walid, Abdul; Taba, Yunus
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.481 KB) | DOI: 10.58917/ijpe.v1i2.35

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model snowball throwing terhadap pembelajaran fisika dan hasil belajar fisika siswa setelah penerapan model pembelajaran snowball throwing pada kelas VII di SMP Negeri 2 Patampanuan Kabupaten Pinrang. Metode Penelitian studi ini merupakan pembelajaran berbasis masalah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Class Action Research) yaitu suatu penelitian yang dikembangkan bersama sama untuk peneliti dan decision maker tentang variable yang dimanipulasikan dan dapat digunakan untuk melakukan perbaikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung untuk siklus I siswa yang hadir di kelas dari pertemuan pertama samapai pertemuan ke III angka persentase adalah 91,35%. Siswa yang memperhatikan guru pada saat menjelaskan materi pada pertemuan I sampai pertemuan ke III angka persentasenya adalah 69,13%. Selanjutnya, terdapat peningkatan hasil belajar fisika siswa dengan penerapan pembelajaran Snowball Throwing pada siklus II adalah 84,25 niai yang dicapai siswa dari nilai terndah 75 dan nilai tertinggi adalah 90 dengan rentang nilai 15 dari nilai ideal 98.
A Comparative Analysis of Curriculum 2013 and Merdeka Curriculum Implementation in Elementary Schools: A Case Study in Pinrang Regency Abdul Walid; Muhardi Muhardi; Sulaiman Sulaiman; Mawardi Jalil Masri
APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities
Publisher : Lembaga Junal dan Publikasi, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/aplikatif.890

Abstract

The transition from Curriculum 2013 to the Merdeka Curriculum represents a strategic effort to enhance flexibility and personalization in Indonesia’s education system. This study conducts a comparative analysis of both curricula at the elementary level, focusing on philosophical foundations, curriculum structure, instructional strategies, assessment systems, and implementation challenges. A case study approach was employed through policy analysis and field observations at two elementary schools in Pinrang Regency. The findings reveal that Curriculum 2013 emphasizes standardized procedures and structured scientific approaches, which often limit instructional flexibility. In contrast, the Merdeka Curriculum adopts a phase-based structure that grants teachers greater autonomy to implement differentiated instruction responsive to students’ diverse needs. The integration of the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) further strengthens contextual and character-based learning. However, the effectiveness of the Merdeka Curriculum is strongly influenced by teacher readiness and institutional capacity. This study offers empirical insights to support policymakers and schools in designing adaptive curriculum transition strategies grounded in professional development, institutional support, and contextual considerations to ensure sustainable improvement in elementary education quality.
Hasil Belajar PAI Melalui Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay Ishak Ishak; Sulaiman Sulaiman
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 1 (2022): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.461 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i1.3

Abstract

Tujuan  penelitian  ini adalah  Untuk  mengetahui: (i) aktivitas belajar  PAI  yang  diajarkan dengan Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay pada Siswa Kelas V UPT SDN 116 Pinrang (ii) hasil belajar PAI yang diajarkan dengan Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay pada Siswa Kelas V UPT SDN 116 Pinrang (iii) perbedaan hasil belajar PAI yang diajarkan dengan Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay pada Siswa Kelas V UPT SDN 116 Pinrang. Objek Penelitian ini dilaksanakan di UPT SDN 116 Pinrang dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas V sebanyak 26 yang terdiridari 12 siswa laki-laki dan 14 siswa  perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dimana  dalam prosesnya menggunakan siklus yang terdiri dari dua siklus, yakni siklus I dan siklus II untuk setiap siklusnya mengikuti langkah-langkah secara garis besar terdapat empat tahapan yang digunakan dimulai dalam perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan reflex. Data dianalisi menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Dari hasil tes PAI siswa pada siklus I masih terdapat siswa yang memperoleh nilai dibawah standar, yakni ada 21 orang siswa yang berada dalam kategori tidak tuntas dan hasil belajarnya masih dalam kategori sedang dan rendah. Skor siswa yang tidak tuntas disebabkan karena mereka tidak mempersiapkan diri dengan baik untuk  menghadapi tes tersebut.  Siswa yang memperoleh  hasil tidak  tuntas ini diberikan perhatian  dan  bimbingan  khusus. Hasil yang telah dicapai setelah pelaksanaan tindakan melalui Metode Kooperatif Tipe Course Review Horay ini mengalami peningkatan. Sehingga perlakuan ini memberikan  dampak  positif  terhadap  peningkatan  ketuntasan  belajar  PAI siswa.