Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Philosophy of Science as a Foundation for Scientific Method Development M. Thontawi; Ahmad Syukri SS; Badarussyamsi
International Journal of Education, Language, and Social Science Vol. 2 No. 2 (2024): IJELaSS: International Journal of Education, Language and Social Science
Publisher : Darul Ilmi Bina Insan Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62612/ijelass.v2i2.48

Abstract

Philosophy of science plays a critical role as the epistemological foundation in shaping research methodologies and guiding scientific inquiries. Although previous literature emphasizes the theoretical connection between philosophy and science, studies synthesizing how specific philosophical paradigms directly dictate operational research designs remain limited. This study aims to analyze the role of philosophy of science in developing scientific methods through a critical synthesis of ontological, epistemological, and axiological pillars across major research paradigms. Utilizing a descriptive-analytical library research approach, relevant literature on philosophy, methodology, and scientific inquiry was systematically examined. The findings demonstrate that philosophical paradigms directly govern research operations: (1) positivism enforces quantitative, experimental designs aimed at empirical verification and causal relationships; (2) constructivism drives qualitative, naturalistic approaches focused on contextual meaning and dialectical interpretation; and (3) pragmatism serves as the theoretical bridge for mixed-methods research, prioritizing practical problem-solving over methodological purity. Furthermore, the study underscores that integrating axiological reflection is vital for navigating contemporary methodological challenges, including algorithmic bias and data ethics. In conclusion, philosophy of science provides both the logical structure for operational methodology and the ethical framework necessary for maintaining scientific integrity
THE EFFORTS OF ACTS AND MORALS TEACHERS IN GUIDING RELIGIOUS MODERATION AT STATE TSANAWIYAH MADRASAH 2, JAMBI CITY Rachmat Sholahuddin Febry; Rasidin Rasidin; M. Thontawi
Journal of Islamic and Interdisciplinary Research Vol. 1 No. 1 June (2025): Journal of Islamic and Interdisciplinary Research
Publisher : Yayasan Dinamika Literasi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the efforts of Akidah Akhlak teachers in fostering religious moderation at MTsN 2 Jambi City. This study uses a qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed descriptively-qualitatively to describe strategies and challenges in fostering religious moderation. The research findings show that efforts to foster religious moderation are carried out inside and outside the classroom. In the classroom, teachers insert moderation values such as tolerance, justice, balance, deliberation, middle ground, and equality, all of which are related to students' daily lives. Outside the classroom, coaching focuses on strengthening national values and local culture through extracurricular activities and national moments. The obstacles faced include students' lack of understanding due to an unsupportive environment and the influence of social media that spreads extreme information. Strategic efforts involve all elements of the madrasah, including the principal, through synergy, role models, and integration of moderation values in activities and curriculum.
Digital Parenting : Pendampingan Orang Tua Mencegah Digital Native Dari Side Effect Of Internet Di Desa Penegah Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun Yuliana Afifah; M. Thontawi; Tuti Indriyani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.5625

Abstract

Pengabdian masyarakat dilakukan dengan pendekatan pendampingan dan pelatihan peran digital parenting dalam pendampingan digital native yang berlangsungdi Aula Kantor Desa Penegah, Sarolangun. Dalam konteks perkembangan teknologi yang semakin pesat, anak-anak yang lahir di era digital, sering disebut sebagai digital native, memerlukan pendampingan yang bijak agar dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan aman. Satuan Pendidikan sebagai lembaga pendidikan yang juga berfokus pada pembentukan karakter, berperan penting dalam memberikan arahan kepada orang tua terkait penggunaan teknologi, terutama aplikasi yang ramah anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan 20 partisipasi aktif orang tua dalam proses pengenalan dan pendampingan penggunaan aplikasi digital. Subjek penelitian dilibatkan dalam sesi pendampingan dan pelatihan untuk memahami aplikasi yang ramah anak serta bagaimana cara mengawasi dan mendampingi anak mereka dalam menggunakan aplikasi tersebut secara aman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pelatihan dan pendampingan, orang tua semakin paham tentang berbagai aplikasi yang dapat digunakan oleh anak-anak mereka dengan aman dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan serta perkembangan anak. Orang tua juga dapat mengidentifikasi aplikasi yang dapat menunjang pembelajaran di sekolah, serta bagaimana cara mengatur waktu penggunaan agar tidak mengganggu aktivitas keagamaan dan sosial anak. Pendampingan ini tidak hanya meningkatkan literasi digital orang tua, tetapi juga memperkuat hubungan antara orang tua dan anak dalam mengelola penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi pada pemahaman pentingnya peran orang tua dalam digital parenting, serta bagaimana pendekatan berbasis partisipasi dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka.