Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Kenyamanan Lingkungan Kerja sebagai Variabel Mediasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Fadil; Muhammad Donal Mon
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6152

Abstract

Secara global kolaborasi antara pemimpin dan pegawai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja pegawai. Tujuan organisasi dapat tercapai dengan kinerja pegawai yang efektif. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan seorang pemimpin, dan motivasi berhubungan terhadap kinerja pegawai dengan kenyamanan lingkungan kerja sebagai variabel mediasi. Uji data akan dilakukan menggunakan aplikasi SmartPLS 3.0. Jumlah populasi sebanyak 2800 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan sampel data sebanyak 358 orang responden Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gaya Kepemimpinan dan Kenyamanan Lingkungan Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Motivasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Gaya Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap Kenyamanan Lingkungan Kerja. Sementara itu, kenyamanan lingkungan kerja tidak dapat memediasi antara pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai begitupun dengan Motivasi terhadap Kinerja Pegawai.
Pengaruh Lingkungan Kerja, Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja dan Implikasinya terhadap Kinerja PNS di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Dewi Fortuna Siahaan; Muhammad Donal Mon
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.6299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji, menganalisis, dan membuktikan secara empiris pengaruh lingkungan kerja, gaya kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan implikasinya terhadap kinerja PNS di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan pemecahan persoalan teoritis. Berdasarkan karakteristik masalah, penelitian ini dapat dikategorikan sebagai penelitian kausal komparatif (causal-comparative research) dan penelitian deskriptif (descriptive research).  Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah PNS di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dengan target populasi yakni seluruh PNS selain tenaga pendidik yang berjumlah 2843 orang. Sampel yang akan digunakan adalah sebanyak 386 PNS yang bekerja di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Besar sampel ditentukan menggunakan perhitungan Slovin melalui sample size calculator dengan tingkat kepercayaan 95%, margin of error 5%, dan proporsi populasi 50%. Kuesioner itu akan dikonversikan ke google form untuk mempermudah penelitian. Jenis kuesioner yang digunakan bersifat tertutup sehingga responden hanya tinggal memilih jawaban secara langsung. Selanjutnya, data yang telah terkumpul akan dianalisis dengan teknik analisis data menggunakan aplikasi Smart PLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung lingkungan kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai, namun tidak berpengaruh signifikan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja. Gaya kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Sementara itu, gaya kepemimpinan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja tidak dapat memediasi terhadap lingkungan kerja dengan kinerja pegawai. Kepuasan kerja dapat berperan sebagai variabel mediasi antara gaya kepemimpinan dan kinerja pegawai. Kepuasan kerja dapat menjadi variabel mediasi antara budaya organisasi dan kinerja pegawai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk penetapan gaya kepemimpinan yang tepat, peningkatan kepuasan kerja, dan lingkungan kerja, serta budaya organisasi pegawai yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap peningkatan kinerja pegawai.
Pengaruh Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Beban Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Peningkatan Kinerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau dan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Ahmad Brillian Andra Pradhana; Muhammad Donal Mon
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6315

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian ini bermula dari pentingnya kinerja ASN dalam menunjang kelancaran tugas pemerintahan dan pelayanan publik, serta peran kompensasi, distribusi beban kerja, dan kondisi lingkungan kerja dalam memengaruhi kinerja tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian kausal komparatif. Data dihimpun melalui kuesioner tertutup yang disebarkan kepada ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Analisis data dilakukan dengan memakai aplikasi SmartPLS 4 untuk menguji hubungan langsung dan moderasi antar variabel. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa beban kerja dan TPP tidak berpengaruh signifikan pada kepuasan kerja maupun peningkatan kinerja. Sebaliknya, lingkungan kerja terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan peningkatan kinerja. Kepuasan kerja sendiri tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja serta tidak memoderasi hubungan antara TPP, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja ASN lebih dipengaruhi oleh faktor lingkungan kerja dibandingkan TPP atau beban kerja. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah daerah untuk memprioritaskan peningkatan dan pemeliharaan lingkungan kerja serta meninjau mekanisme pemberian TPP dan pembagian beban kerja agar lebih efektif dalam meningkatkan kinerja PNS.
Pengaruh Job Satisfaction dalam Memediasi Faktornya terhadap Organizational Commitment pada Karyawan Kafe di Kota Batam Sun Yiek Shea; Siti Rohani; Muhammad Donal Mon
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6946

Abstract

Meningkatnya jumlah kafe di Indonesia, khususnya di Kota Batam, menunjukkan perkembangan industri kreatif yang pesat. Namun, di tengah persaingan yang ketat, banyak kafe menghadapi masalah turnover intention yang tinggi karena rendahnya organizational commitment, kurangnya perhatian terhadap job satisfaction, dan gaya kepemimpinan yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana organizational culture, organizational innovation, dan transformational leadership memengaruhi organizational commitment yang dimediasi oleh job satisfaction karyawan kafe di Batam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 220 orang yang bekerja di kafe selama minimal satu tahun. Metode analisis data SEM yang dibantu oleh aplikasi SmartPLS 3.0 digunakan untuk pengambilan sampel purposive.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational culture, organizational innovation, dan transformational leadership sangat memengaruhi organizational commitment.  Hasilnya menunjukkan bahwa menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan, kreatif, dan menggunakan gaya kepemimpinan transformasional sangat penting untuk meningkatkan kepuasan karyawan dan meningkatkan loyalitas dan komitmen mereka terhadap perusahaan.
Analisa Pengaruh Work-life Balance Pada Karyawan di Batam Lily Gabriel Malau; Siti Rohani; Muhammad Donal Mon
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6950

Abstract

Penelitian ini untuk bertujuan untuk menganalisis pengaruh worklife balance pada karyawan di Batam dengan variabel Worklife Balance, Burnout, Working Condition, Flexibility, Job Satisfaction. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan di kota Batam dan target responden adalah karyawan yang sedang bekerja. Metode pengumpulan data yaitu melalui penyebaran Google Form dengan skala Likert lima poin sebagai instrumen pengumpulan data terhadap 301 karyawan . Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah probability sampling dengan teknik purpotional sampling. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa Burnout berpengaruh negatif terhadap Job Satisfaction, Flexibility berpengaruh positif terhadap Job Satisfaction, Job Satisfaction berpengaruh positif terhadap Work-life Balance, dan Job Satisfaction dapat memediasi hubungan Work-life Balance dengan Flexibility.
Pengaruh Manajemen Pengetahuan dan Perilaku Kerja Inovatif terhadap Kinerja Organisasi melalui Kompetensi Guru sebagai Variabel Mediasi di Bidang Pendidikan Yuddy Giovanna Pricill; Angelica Cleryn Cesy; Muhammad Donal Mon
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 2 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i2.9632

Abstract

This study aims to analyze the influence of knowledge management (KM) and innovative work behavior (IWB) on the performance of educational organizations through teacher competence as a mediating variable. The research seeks to examine how KM and IWB contribute to enhancing teacher competence and, consequently, organizational performance in the education sector. The population of this study consists of private senior high school teachers in Batam City, with a sample of 185 respondents selected using purposive sampling. The research instrument was a five-point Likert scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using Partial Least Squares (PLS) through the evaluation of the measurement model (outer model) and structural model (inner model). The results indicate that KM and IWB have a positive and significant effect on teacher competence, with path coefficient values of 0.521 and 0.332, respectively. Teacher competence plays a significant role as a mediator in improving organizational performance, with indirect effect contributions of 0.430 for KM and 0.274 for IWB. This study highlights the integration of knowledge management and innovative work behavior in the educational context, particularly in enhancing teacher competence. The novelty of this research lies in using teacher competence as a mediating variable linking KM and IWB to organizational performance, an approach that is still rarely examined empirically in formal education in Indonesia.The findings provide practical implications for educational policymakers, particularly school management, to design programs that enhance teacher capacity based on knowledge and innovation sustainably. Developing teacher competence strategically can directly improve the effectiveness and competitiveness of educational organizations..