Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA SMA MENGGUNAKAN LKS HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI BERBASIS MULTIREPRESENTASI TERINTEGRASI PhET SIMULATION Ferdy Sugianto; I Ketut Mahardika; Alex Harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisika merupakan mata pelajaran yang menekankan pada penguasaan konsep, dengan menguasai konsep fisika hasil belajar fisika siswa akan meningkat. Hasil belalajar dapat ditingkatkan dengan melatihkan kemampuan multirepresentasi siswa, sehingga perlu adanya upaya untuk melatihkan kemampuan multirepresentasi siswa. Fisika merupakan mata pelajaran yang dapat disajikan dalam berbagai bentuk format multirepresentasi yaitu verbal, matematis, gambar, dan grafik.. Maka dari itu dikembangkan LKS hukum Newton gravitasi berbasis multirepresentasi terintegrasi Phet Simulation. tujuan penelitian ini, untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa SMA. metode penelitisn ini merupakan pengembangan menggunakan model Plomp yang terdiri atas (1) investigasi awal, (2) desain, (3) realisasi/kontruksi, (4) tes, evaluasi, dan revisi, (5) implementasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, untuk melihat peningkatan hasil belajar menggunakan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan LKS hukum Newton gravitasi berbasis multirepresentasi terintegrasi Phet Simulation. kemudian, di uji menggunakan N-Gain dan menghasilkan peningkatan hasil belajar dengan kriteria sedang yaitu 0,67. Maka, dapat disimpulkan LKS hukum Newton gravitasi berbasis multirepresentasi terintegrasi Phet Simulation dapat meningkatkan hasil belajar Fisika siswa di SMA. Kata Kunci: LKS, Multirepresentasi, Phet Simulation,Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MODUL HUKUM NEWTON BERBASIS STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, MATHEMATICS) UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PENALARAN ILMIAH Ferdy Sugianto; Dewi Ria Agustin; Marinda Resti Sari
FKIP e-PROCEEDING 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN KA-FKIP UNEJ
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu sumber belajar yang harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran kurikulum 2013. Bahan ajar tersebut harus mampu memperhatikan keterampilan berpikir yang menjadi tuntutan pembelajaran abad 21, salah satunya adalah keterampilan bernalar. Fisika merupakan bagian dari ilmu sains yang menekankan pada penguasaan konsep, dengan penalaran ilmiah siswa dapat meningkatkan pemahaman konsep dan literasi sains. Pembelajaran menggunakan pendekatan STEM Sciece, Technology, Engineering, and Mathematics telah terbukti mampu meningkatkan keterampilan penalaran ilmiah siswa, oleh sebab itu dikembangkan Modul Hukum Newton berbasis STEM untuk melatih keterampilan penalaran ilmiah siswa. Proses pengembangan modul ini menggunakan desain penelitian pengembangan Nieveen & Plomp yang terdiri atas tahap preliminary research, prototyping stage, assesment stage, dan systematic reflection and documentation. Sehingga dihasilkan rancangan bahan ajar berupa Modul materi Hukum Newton yang bernuansa Pendekatan STEM yang didalamnya dilatihkan keterampilan penalaran ilmiah pada siswa. Keywords: Modul; STEM; Penalaran Ilmiah (Scientific Reasoning)
Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Materi Pencemaran Lingkungan Menggunakan Model Pembelajaran Reqol (Real Quest Outdoor Learning) Ferdy Sugianto
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v5i2.1490

Abstract

  Proses  pembelajaran IPA hendaknya  diselenggarakan  secara  interaktif,  menyenangkan dan  memotivasi  peserta  didik  untuk  berpartisipasi  aktif dalam kegiatan pembelajaran. Rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA akan menyebabkan kondisi proses  belajar  mengajar  tidak  kondusif  dan tidak  efektif, sehingga  menghambat  siswa dalam memahami materi  pelajar secara aktif. Pengalaman belajar yang bersentuhan langsung  dengan alam akan memberikan motivasi belajar dan pemahaman konsep yang lebih mendalam bagi siswa. Salah satu model pembelajaran yang menerapkan pendekatan Outdoor Learning adalah model pembelajaran ReQol (Real Quest Outdoor Learning). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran ReQol terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA materi pencemaran lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai motivasi belajar kelas kontrol 1,66 dengan kriteria kurang baik dan kelas eksperimen 4,06 dengan kriteria sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan motivasi belajar pada pembelajaran IPA materi pencemaran lingkungan menggunakan model pembelajaran ReQol adalah sangat baik. Selanjutnya nilai N-Gain kelas kontrol 0,3524 dengan kriteria sedang, nilai N-Gain kelas eksperimen 0,8315 dengan kriteria tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran IPA materi pencemaran lingkungan menggukan model pembelajaran ReQol efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konsep siswa.  
Penerapan Model Pembelajaran Role Playing dengan Media Gambar Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII MTs At-Taqwa Materi Ekosistem Siti Holisah; Dwi Sucianingtyas Sukamto; Ferdy Sugianto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3528

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perlunya dilakukan penerapan model pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna dalam menyampaikan suatu konsep pada kegiatan pembelajaran. Tujuaan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VII MTs At-Taqwa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Role Playing dengan media gambar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu observasi dan testertulis. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan.  Keaktifan belajar siswa pada siklus I rata-rata presentase keaktifannya 57,63 % yang dikategorikan aktif, mengalami peningkatan pada siklus II dengan rata-rata presentase 82,07 % yang dikategorikan sangat aktif, yang menunjukkan bahwa presentase yang diperoleh mencapai indikator ketuntasan yang ditentukan peneliti yaitu 51 %. Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 68,6 dengan presentase ketuntasan 55 %, sedangkan pada siklus II rata-rata yang diperoleh 84,8 dengan presentase 85 % yang menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus II mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditentukan peneliti yaitu ketuntasan diatas 80 %. Dengan demikian penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model pembelajaran Role Playing dengan media gambar terbukti dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dikelas.
Penggunaan Metode Mind Mapping Berbasis Scientific Reasoning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IX MTS Miftahul Ulum Kalisat Pada Materi Sistem Pernafasan Zilvin Nabila; I Lila Maharani; Ferdy Sugianto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3540

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak metode tersebut terhadap peningkatan prestasi akademik siswa. Metode yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur perubahan hasil belajar siswa    sebelum dan setelah penerapan metode mind mapping.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi dibandingkan pretest. Analisis statistik menunjukkan bahwa penggunaan mind mapping berbasis scientific reasoning berkontribusi positif terhadap pemahaman siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode mind mapping berbasis scientific reasoning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan, dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dalam konteks pendidikan.
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Menggunakan Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup di SMPN 1 Sumberjambe Jember Laelatul Fitriyah; Waris Waris; Ferdy Sugianto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3557

Abstract

Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas VII SMPN 1 Sumberjambe masih tergolong rendah, khususnya pada materi ciri-ciri makhluk hidup. Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan kurangnya media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan media puzzle terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Control Group Design. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII A (kelas eksperimen) dan VII C (kelas kontrol), masing-masing 32 siswa. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 87,34, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 79,69. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil uji menunjukkan nilai signifikan ,001 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Model inkuiri terbimbing dengan media puzzle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dan dapat dijadikan strategi alternatif yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar.
Pengembangan Media Digital Flipbook Berbasis Project Based Learning  (PJBL) pada Materi Isu-Isu Lingkungan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IX SMP Siti Romlatul Hasanah; Dwi Sucianingtyas Sukamto; Ferdy Sugianto
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8708

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran IPA di SMP Tahfidz Al-Azhar yang masih cenderung berpusat pada guru, penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi, serta rendahnya keterlibatan siswa dalam memahami materi isu-isu lingkungan. Materi ini bersifat kompleks dan kontekstual, sehingga membutuhkan media pembelajaran yang mampu menghubungkan konsep IPA dengan permasalahan nyata di sekitar siswa. Penelitian terdahulu telah menunjukkan manfaat Project Based Learning (PjBL) dan media digital secara terpisah, tetapi pengembangan media digital flipbook yang secara khusus mengintegrasikan sintaks PjBL pada materi isu-isu lingkungan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media digital flipbook berbasis PjBL serta menguji validitas, respon siswa, dan efektivitasnya terhadap pemahaman konsep siswa kelas IX SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IX SMP Tahfidz Al-Azhar. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respon siswa, serta tes pemahaman konsep berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh rata-rata validasi sebesar 93,54% dengan kategori sangat valid. Respon siswa terhadap media memperoleh persentase rata-rata sebesar 84% dengan kategori sangat baik. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 40,35 menjadi 67,40. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sedangkan nilai N-Gain sebesar 0,45 berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa media digital flipbook berbasis PjBL layak digunakan, mendapat respon positif dari siswa, dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pemahaman konsep, meskipun efektivitasnya belum optimal. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji media pada sampel yang lebih luas, sekolah yang berbeda, serta materi IPA lainnya