Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia Muana Nanga; Adrianus Kabubu Hudang
Jurnal Minfo Polgan Vol. 12 No. 2 (2023): Artikel Penelitian 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v12i2.13201

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah menganalisis dampak dari desentralisasi fiskal terhadap partumbuhan ekonomi daerah di Indonesia. Desentralisasi fiskal yang telah dilakukan Indonesia selama ini diharapkan telah membawa dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk mengetahui sejauh mana dampak desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi daerah tersebut, dilakukan penelitian dengan menggunakan data time series(1985-2014) dan dianalisis dengan menggunalan model regresi berganda (multiple regression model) dan diestimasi dengan metode ordinary least squares (OLS). Hasil estimasi menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal terbukti memiliki dampak yang positip atau ekspansif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang, desentralisasi fiskal ternyata cenderung berdampak negatip atau kontraktif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Analisis Pengaruh Variabel Fasilitas Perumahan, Kesehatan, dan Standar Hidup Layak, Terhadap Pendidikan dan Kemiskinan di Provinsi NTT Vievien Abigail Damu Djara; Adrianus Kabubu Hudang
Jurnal Statistika Terapan (ISSN 2807-6214) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Statistika Terapan
Publisher : Badan Pusat Statistik Provinsi NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64930/jstar.v5i1.109

Abstract

East Nusa Tenggara (NTT) Province in 2024 is included in the top 5 (five) with the highest percentage of poor people in Indonesia, so it needs to be a concern for researchers in studying poverty in NTT. Several variables used in this study refer to the dimensions of the Human Development Index calculation and several previous studies. The unit analysis in this study is all regency/municipality in NTT. The Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) was considered. The results at a significance level of five percent show that social variables (decent housing, improved drinking water, and improved sanitation) had a significant effect in reducing poverty in NTT. This social variable had the greatest effect in reducing poverty in NTT compared to other variables used in this study. Social variables also had a significant effect in increasing health variables, and then this health variable had a significant effect in reducing poverty in NTT. The result of this study also found that the decent standard of living variable had a significant effect in increasing education and health in NTT. The results of this study have a Goodness of Fit (GoF) index of 0.709, which means that the model is fit for use in the analysis.
THE EFFECT OF VILLAGE FUND ALLOCATION ON THE DEVELOPING VILLAGE INDEX IN EAST SUMBA REGENCY Dini Ue Mone; Adrianus Kabubu Hudang; Yuniarti Reny Renggo
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v5i1.321

Abstract

The allocation of village funds aims to support rural development, community empowerment, and to strengthen the capacity of village governance in managing resources and fostering sustainable development. The objective of this study is to examine the effect of Village Fund Allocation (ADD) on the Village Development Index (IDM). The findings of the study indicate that ADD has a positive and significant influence on the Village Development Index
PENGARUH DANA PERIMBANGAN DAN PAD TERHADAP BELANJA DAERAH DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Elsi Ata Dawu; Adrianus Kabubu Hudang; Yuniarti Reny Renggo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan kemandirian fiskal di daerah sering kali tercermin dari besarnya dominasi dana transfer dalam membiayai kebutuhan pembangunan serta operasional. Penelitian ini mengkaji fenomena tersebut dengan menganalisis pengaruh Dana Perimbangan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Belanja Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan memanfaatkan data panel yang mencakup 21 kabupaten/kota selama periode 2020–2023, analisis dilakukan melalui penerapan Fixed Effect Model (FEM). Temuan penelitian menunjukkan bahwa Dana Perimbangan memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan belanja daerah karena porsi terbesar pembiayaan daerah masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Di sisi lain, PAD ditemukan memiliki pengaruh yang signifikan namun secara statistik tergolong lemah; variabel ini tidak signifikan pada tingkat kepercayaan 95%, tetapi menunjukkan signifikansi pada tingkat kepercayaan 90%. Hasil ini mengindikasikan bahwa kapasitas belanja daerah di NTT masih sangat bergantung pada dukungan pusat dibandingkan kekuatan pendapatan internal. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan potensi sumber daya lokal guna meningkatkan kontribusi PAD terhadap struktur belanja daerah secara mandiri dan berkelanjutan