Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pengawasan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Tinggi: Tinjauan Terhadap Praktik dan Tantangan di Indonesia Nana Noviada Kwartawaty; Barokah Isdaryanti; Adi Nugroho; Syifa Fauziah
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5768

Abstract

Upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi telah menjadi fokus utama pemerintah dan stakeholder pendidikan. Namun, peningkatan mutu pendidikan tinggi tidaklah terjadi secara otomatis. Diperlukan pengawasan yang efektif untuk memastikan bahwa lembaga pendidikan tinggi menjalankan tugasnya dengan baik, sesuai dengan standar yang ditetapkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan terhadap praktik dan tantangan pengawasan pendidikan tinggi di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengawasan pendidikan tinggi di Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah tantangan. Keterbatasan sumber daya manusia dan keuangan, kompleksitas struktur lembaga pendidikan tinggi, serta masalah ketidaktransparanan dan korupsi merupakan beberapa tantangan utama yang perlu diatasi. Perlunya Peningkatan Transparansi dan Good Governance untuk peningkatan transparansi dalam pengelolaan keuangan dan administrasi, serta penerapan prinsip-prinsip tata kelola yang baik (good governance) di semua tingkat lembaga pendidikan tinggi.
Perubahan Tata Ruang dan Relokasi Masyarakat dalam Proyek Rempang Eco-City sebagai Proyek Strategis Nasional: Analisis Kepastian Hukum dan Perlindungan Hak Atas Tanah Azriel Raffi Wahyudy; Aisyka Widi Kumala; Adi Nugroho; Viola Afriyenti
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perubahan tata ruang dan relokasi masyarakat dalam proyek Rempang Eco-City sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan fokus pada kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah masyarakat terdampak. Permasalahan muncul karena pembangunan kawasan industri dan investasi di Pulau Rempang menimbulkan konflik antara kepentingan pembangunan nasional dengan hak masyarakat adat dan masyarakat lokal yang telah lama menempati wilayah tersebut secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian perubahan tata ruang dalam proyek Rempang Eco-City dengan prinsip kepastian hukum dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang serta mengkaji perlindungan hukum terhadap hak atas tanah masyarakat terdampak relokasi berdasarkan perspektif hukum agraria. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek Rempang Eco-City belum sepenuhnya memenuhi prinsip kepastian hukum karena masih terdapat persoalan sinkronisasi tata ruang, minimnya partisipasi masyarakat, serta ketidakjelasan perlindungan hak masyarakat adat atas tanah ulayat. Selain itu, perlindungan hukum terhadap masyarakat terdampak relokasi dinilai belum optimal karena masyarakat masih menghadapi ketidakpastian mengenai status hak atas tanah dan keberlanjutan kehidupan sosial ekonomi mereka setelah relokasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pembangunan yang lebih partisipatif, transparan, dan berkeadilan