Zahra Kayla Mazril
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Comparison of Knowledge and Traditional Medicine Use Patterns Among Health and Non-Health Students in Medan City Wahyudi Wahyudi; Iqbal Fathur Rifqy; Zahra Kayla Mazril; Nabila Fatila
PROMOTOR Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i1.563

Abstract

Traditional medicine is an ingredient or concoction made from elements in the form of plants, animals, minerals, extract preparations (galenic), or a mixture of these ingredients, which has been used for treatment for generations. This research aims to describe the knowledge and patterns of use of traditional medicine among health and non-health students. This research is descriptive quantitative research using survey methods. Data was collected using a questionnaire via Google form, which was then analyzed to describe the research results. The research results showed that 43.86% of health students understood and comprehended traditional medicine knowledge, while 24.5% of non-health students had low knowledge of traditional medicine. The pattern of traditional medicine use by health students is 76.87% lower than that of non-health students, who use traditional medicine patterns as much as 80.96%. The conclusion of this research is that the level of knowledge regarding traditional medicine is better in health students at around 43.86% compared to non-health students, and the pattern of effort to use traditional medicine is more significant in non-health students at 80.96% than in health students.
Korelasi Tingkat Pengetahuan Pedagang Dengan Kepadatan Lalat di Pasar Tradisional Pancur Batu Kota Medan Meutia Nanda; Zahra Kayla Mazril; Salsabilla Aishya Khaiyath; Syifa Amalia; Kusnur Kholijah
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8817

Abstract

Sanitasi lingkungan pasar tradisional merupakan faktor penting dalam mencegah berkembangnya vektor penyakit seperti lalat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan pedagang mengenai sanitasi lingkungan serta mengukur kepadatan lalat di Pasar Tradisional Pancur Batu. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 50 pedagang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan pedagang dan observasi langsung menggunakan metode fly grill pada tiga lokasi pengamatan, yaitu Tempat Pembuangan Sementara (TPS), area pedagang ikan, dan kamar mandi/WC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang memiliki tingkat pengetahuan kategori sangat baik (22%), baik (48%), cukup baik (20%), kurang baik (8%), sangat tidak baik (2%). Pengukuran kepadatan lalat menunjukkan rata-rata kepadatan tertinggi ditemukan pada area TPS sebesar 5,0 ekor per menit, diikuti area pedagang ikan sebesar 3,0 ekor per menit, dan terendah pada kamar mandi/WC sebesar 1,0 ekor per menit. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat pengetahuan pedagang mengenai sanitasi lingkungan tergolong baik, kepadatan lalat masih ditemukan terutama pada area yang memiliki akumulasi sampah organik. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan sampah yang lebih optimal serta pemeliharaan sanitasi lingkungan secara berkelanjutan untuk mengendalikan populasi lalat dan menciptakan lingkungan pasar yang lebih sehat.